Menu

Mode Gelap
KKP Tangkap Kapal Pencuri Ikan Filipina, 25 Rumpon Ilegal Ditertibkan di Maluku Utara KAI Commuter Tambah 13 Perjalanan KRL Lintas Bogor, Operasional Kembali Normal InJourney Tegaskan Komitmen Optimalisasi Layanan Kesiapsiagaan di Seluruh Bandara InJourney Airports Penutupan Bandara Wunopito NTT Diperpanjang hingga Besok Pukul 07.00 WITA Cuaca Aceh Tengah Perlu Diwaspadai, Masyarakat Diminta Antisipasi Hujan Lebat TPA Aisyiyah Jayan, Adakan Acara Maulid Nabi, Cahaya Kelahiran Sang Penghulu Semesta

PERISTIWA

Gubernur Jateng Mengingatkan DCF 2026 Agar Menjaga Identitas Daerah

badge-check


 Gubernur Jateng Mengingatkan DCF 2026 Agar Menjaga Identitas Daerah Perbesar

Wartatrans.com, JATENG — Dieng Culture Festival (DCF) 2026 berlangsung meriah dan mampu mengundang ribuan wisatawan domestik dan manca negara. Beragam kesenian ditampilkan di sejumlah lokasi, antara lain kawasan Candi Arjuna, Pandawa, Gatotkaca, serta kompleks Candi Dieng.

Pada penyelenggaraan ke 16 kali ini mengusung tema Spirit of Harmony. Selama tiga hari (28 – 30 Agustus 2026), kawasan.Dieng tidak hanya menjadi tempat wisata, tetapi juga ruang perjumpaan seni budaya, masyarakat, UMKM dan pelaku ekonomi kreatif.

Alif Faozi selaku Ketua Pelaksana, mengatakan DFC 2026 tidak sekadar agenda pariwisata tapi menjadi ruang merawat tradisi, memperkuat kebersamaan, sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya Dieng kepada masyarakat luas.

“Kesemua semangat dirangkum dalam tema Spirit of Harmony. Dan harmoni antara budaya, alam, pariwisata, dan kehidupan masyarakat lokal ini sudah berlangsung puluhan tahun. Yang ke 16 adalah pengukuhannya,” ujar Alif.

Salah satu agenda yang paling dinantikan adalah ruwatan cukur rambut gimbal. Selain mengadakan ritual khasnya, DCF 2026 juga menghadirkan beragam kegiatan budaya dan hiburan. Diantaranya Dieng Bersih, Festival Domba Batur, Kongko Budaya bersama Kiai Kanjeng, pertunjukan seni tradisi, festival kopi, hingga panggung hiburan.

Suasana tambah meriah dengan adanya Jazz Atas Awan. Sejumlah penyanyi tampil menghibur penonton, sebut saja Yura Yunita, Kunto Aji, Barasuara, Raim Laode, dan Pusakata.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi dalam sambutannya mengatakan DCF 2026 bukan saja menjadi ikon budaya lokal Jateng tapi juga nasional. “Festival ini sangat spesial, karena sudah menjadi destinasi nasional dan internasional. Pemprov Jateng sangat mendukung DCF dilaksanakan berkelanjutan,” katanya.

Lebih lanjut Gubernur mengingatkan bahwa festival budaya seperti DCF memiliki arti penting dalam menjaga identitas daerah sekaligus memperkuat daya tarik pariwisata.

“Ini mengapa tradisi lokal tidak boleh berhenti sebagai seremoni tahunan. Kekayaan budaya harus terus dirawat dan dikembangkan masyarakat. Jika ini dilakukan, akan diperoleh banyak manfaat termasuk ekonomi,” ujar Luthfi.***  (Slamet Widodo)

Baca Lainnya

KKP Tangkap Kapal Pencuri Ikan Filipina, 25 Rumpon Ilegal Ditertibkan di Maluku Utara

10 September 2026 - 10:35 WIB

Whoosh Tetap Melaju di Tengah Erupsi Anak Krakatau, Ini Langkah Pengamanan KCIC

10 September 2026 - 07:15 WIB

AMIN ABDULLAH, Direktur Musik Kemenekraf Luncurkan Single “Biarkan Ada Ruang di Antara Kita” 

9 September 2026 - 21:06 WIB

KSOP Banten dan Tim SAR Gabungan Optimalkan Pencarian 5 Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda

9 September 2026 - 15:25 WIB

Menelusuri Jejak Kereta Api Masa Lalu lewat KAI Explore Kedungjati–Tuntang

9 September 2026 - 13:54 WIB

Liputan Aktivitas Gunung Anak Krakatau, 5 Jurnalis Dilaporkan Hilang Kontak

9 September 2026 - 05:33 WIB

BNPB Sebut hingga September, Ada 1.730  Bencana di Indonesia

9 September 2026 - 05:15 WIB

FKSTIM Desak Transparansi Pemilihan DKJ, Wacana PTUN hingga Pembubaran AJ Mengemuka

8 September 2026 - 22:18 WIB

Kholbi Berani Dorong Expert Saat Casting Dhot Design The Movie, Dream Ticket Masih Lepas

8 September 2026 - 15:59 WIB

SANFFEST 2026 Kembali, Hadirkan Nilai Al-Qur’an untuk Menjawab Tantangan Zaman

8 September 2026 - 12:17 WIB

Trending di SENI BUDAYA