Menu

Mode Gelap
Pedang, Amanah, dan Marwah Linge Gubernur Jateng Mengingatkan DCF 2026 Agar Menjaga Identitas Daerah Aset Master Lagu Diduga Dialihkan Tanpa Izin, Valdy Nyong Somasi Label Ide Timur  Manusia Di Antara Dua Setan  Kemenhub Gelar Rakorwil, Perkuat Aksesibilitas Penerbangan di Papua Kemenhub Kembali Salurkan Bantuan, 7,9 Ton untuk Korban Gempa NTT

PERISTIWA

Gubernur Jateng Mengingatkan DCF 2026 Agar Menjaga Identitas Daerah

badge-check


 Gubernur Jateng Mengingatkan DCF 2026 Agar Menjaga Identitas Daerah Perbesar

Wartatrans.com, JATENG — Dieng Culture Festival (DCF) 2026 berlangsung meriah dan mampu mengundang ribuan wisatawan domestik dan manca negara. Beragam kesenian ditampilkan di sejumlah lokasi, antara lain kawasan Candi Arjuna, Pandawa, Gatotkaca, serta kompleks Candi Dieng.

Pada penyelenggaraan ke 16 kali ini mengusung tema Spirit of Harmony. Selama tiga hari (28 – 30 Agustus 2026), kawasan.Dieng tidak hanya menjadi tempat wisata, tetapi juga ruang perjumpaan seni budaya, masyarakat, UMKM dan pelaku ekonomi kreatif.

Alif Faozi selaku Ketua Pelaksana, mengatakan DFC 2026 tidak sekadar agenda pariwisata tapi menjadi ruang merawat tradisi, memperkuat kebersamaan, sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya Dieng kepada masyarakat luas.

“Kesemua semangat dirangkum dalam tema Spirit of Harmony. Dan harmoni antara budaya, alam, pariwisata, dan kehidupan masyarakat lokal ini sudah berlangsung puluhan tahun. Yang ke 16 adalah pengukuhannya,” ujar Alif.

Salah satu agenda yang paling dinantikan adalah ruwatan cukur rambut gimbal. Selain mengadakan ritual khasnya, DCF 2026 juga menghadirkan beragam kegiatan budaya dan hiburan. Diantaranya Dieng Bersih, Festival Domba Batur, Kongko Budaya bersama Kiai Kanjeng, pertunjukan seni tradisi, festival kopi, hingga panggung hiburan.

Suasana tambah meriah dengan adanya Jazz Atas Awan. Sejumlah penyanyi tampil menghibur penonton, sebut saja Yura Yunita, Kunto Aji, Barasuara, Raim Laode, dan Pusakata.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi dalam sambutannya mengatakan DCF 2026 bukan saja menjadi ikon budaya lokal Jateng tapi juga nasional. “Festival ini sangat spesial, karena sudah menjadi destinasi nasional dan internasional. Pemprov Jateng sangat mendukung DCF dilaksanakan berkelanjutan,” katanya.

Lebih lanjut Gubernur mengingatkan bahwa festival budaya seperti DCF memiliki arti penting dalam menjaga identitas daerah sekaligus memperkuat daya tarik pariwisata.

“Ini mengapa tradisi lokal tidak boleh berhenti sebagai seremoni tahunan. Kekayaan budaya harus terus dirawat dan dikembangkan masyarakat. Jika ini dilakukan, akan diperoleh banyak manfaat termasuk ekonomi,” ujar Luthfi.***  (Slamet Widodo)

Baca Lainnya

Aset Master Lagu Diduga Dialihkan Tanpa Izin, Valdy Nyong Somasi Label Ide Timur 

30 Agustus 2026 - 08:50 WIB

Sastra Semesta #16 Rayakan 7 Tahun, Komunitas Seni Didorong Jadi Penggerak Pemajuan Kebudayaan

29 Agustus 2026 - 22:23 WIB

Bupati Aceh Tengah Temukan Siswa SMKN 1 Takengon Main Domino dan Merokok Saat Jam Belajar

28 Agustus 2026 - 20:15 WIB

Pelindo Regional 2 Banten Perkuat Kolaborasi dengan Pengguna Jasa melalui Voice of Customer

28 Agustus 2026 - 20:11 WIB

InJourney Group Ramaikan Garuda Indonesia Travel Fair 2026

28 Agustus 2026 - 14:52 WIB

KKP Tangkap Kapal Diduga Pelaku Bom Ikan di Perairan Spermonde

28 Agustus 2026 - 13:48 WIB

“Jakarta Kulminasi”, Lima Bola Besar Tandai Momentum 500 Tahun Jakarta

28 Agustus 2026 - 13:29 WIB

Film Black Coffee Angkat Perjuangan Tunanetra dan Budaya Gayo ke Layar Lebar

28 Agustus 2026 - 12:19 WIB

Tanta Ginting Tertantang Perankan Tan Malaka, Belajar Sejarah hingga Bangun Chemistry dengan Arswendy Bening Swara

27 Agustus 2026 - 20:22 WIB

KPK Geledah Dua Kantor Pemkab Bogor, Dugaan Pemotongan Upah Pungut Jadi Sorotan

27 Agustus 2026 - 17:27 WIB

Trending di PERISTIWA