Menu

Mode Gelap
Belajar dari Insiden KA Malabar, KAI Daop 1 Jakarta: Disiplin di Perlintasan Lindungi Nyawa dan Perjalanan Ketua Fraksi PKS DPRD Depok: Depok Darurat LGBT DDII Kota Depok Mendukung Gerakan Dakwah di Parlemen Depok Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia  Kota Depok Lakukan Silaturahmi Dakwah ke Sekretaris Fraksi PKS dan Anggota DPRD Kota Depok I.League Berlakukan 3.000 Menit Bermain Jadi Insentif Finansial Bagi Pesepakbola Muda KPK Geledah Dua Kantor Pemkab Bogor, Dugaan Pemotongan Upah Pungut Jadi Sorotan

PERISTIWA

KPK Geledah Dua Kantor Pemkab Bogor, Dugaan Pemotongan Upah Pungut Jadi Sorotan

badge-check


 KPK Geledah Dua Kantor Pemkab Bogor, Dugaan Pemotongan Upah Pungut Jadi Sorotan Perbesar

Wartatrans.com, BOGOR — Aktivitas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menyita perhatian di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor. Pada Kamis (27/8/2026), tim lembaga antirasuah melakukan penggeledahan di dua kantor badan pemerintahan daerah, yakni Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (Bappenda) dan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM).

Penggeledahan berlangsung di tengah proses penyidikan dugaan tindak pidana korupsi yang berkaitan dengan pemotongan upah pungut di lingkungan Bappenda Kabupaten Bogor.

Pantauan di lokasi menunjukkan sejumlah kendaraan Toyota Innova berwarna hitam dengan pelat nomor Jakarta terparkir di sekitar kantor. Sejumlah orang yang diduga bagian dari tim KPK juga terlihat keluar dari ruangan sambil membawa tas gendong dan sejumlah barang.

Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, membenarkan adanya kegiatan tersebut. Namun, ia memilih tidak memberikan penjelasan lebih jauh mengenai materi maupun hasil penggeledahan.

“Iya, benar penggeledahan kedua badan tersebut,” ujar Ajat kepada wartawan.

Penggeledahan ini menjadi bagian dari rangkaian penanganan perkara yang sebelumnya telah mengarah pada tahap penyidikan. KPK diketahui telah mengamankan uang sekitar Rp1,5 miliar dalam rangkaian kegiatan terkait perkara tersebut.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, membenarkan adanya uang yang diamankan penyidik.

“Betul, memang ada sejumlah uang yang diamankan dalam rangkaian kegiatan penyelidikan tersebut dengan nilai sekitar Rp1,5 miliar,” kata Budi.

Menurut KPK, perkara tersebut berkaitan dengan dugaan penerimaan oleh penyelenggara negara yang bersumber dari pemotongan upah pungut di lingkungan Bappenda Kabupaten Bogor.

Meski perkara telah naik ke tahap penyidikan, KPK hingga kini belum mengumumkan siapa yang ditetapkan sebagai tersangka. Lembaga tersebut menggunakan Surat Perintah Penyidikan (Sprindik) umum, sehingga penetapan pihak yang bertanggung jawab masih menunggu proses pengumpulan dan penguatan alat bukti.

“Saat ini masih digunakan sprindik umum, artinya belum ada penetapan tersangka dalam perkara tersebut,” jelas Budi.

KPK menegaskan proses penyidikan masih berjalan. Penyidik akan mendalami aliran maupun penerimaan uang serta pihak-pihak yang diduga memiliki keterkaitan dengan perkara tersebut.

Dengan penggeledahan di Bappenda dan BKPSDM, perhatian kini tertuju pada barang atau dokumen yang diamankan penyidik serta sejauh mana temuan tersebut dapat mengungkap konstruksi perkara.

KPK memastikan proses pendalaman akan terus dilakukan untuk mencari pihak yang bertanggung jawab dalam dugaan tindak pidana korupsi tersebut.

Kasus ini sekaligus menempatkan tata kelola penerimaan daerah dan mekanisme pemberian upah pungut di lingkungan Pemkab Bogor dalam sorotan penegak hukum.*** (MY)

Baca Lainnya

KKP Intensifkan Bantuan untuk Korban Gempa NTT, Donasi Terkumpul Rp920 Juta

26 Agustus 2026 - 13:02 WIB

KPK Ungkap Fakta Baru Kasus Unsoed, Ali Rokhman Ditunjuk Jadi Plt Rektor

25 Agustus 2026 - 15:23 WIB

Kebakaran Hutan Dan Lahan Di Kalimantan Makin Meluas, Presiden Prabowo Turun Tangan

23 Agustus 2026 - 05:56 WIB

Pascagempa, Kemenkes Siapkan Rumkitlap di Flores dengan 100 Tempat Tidur

21 Agustus 2026 - 06:53 WIB

Kemenhub Salurkan Bantuan Kemanusiaan bagi Korban Gempa Flores NTT

20 Agustus 2026 - 15:03 WIB

Di Istana Kepresidenan Yogyakarta IPEMAH LUTYO Tampilkan Didong Gayo dan Tari Guel Meriahkan Pesta Rakyat HUT RI ke-81

17 Agustus 2026 - 22:03 WIB

Menteri KKP Trenggono Kerahkan Kapal Pengawas Perikanan Angkut Bantuan ke NTT

17 Agustus 2026 - 17:27 WIB

Indonesia Alami 3 Gempa Besar dalam Sehari

17 Agustus 2026 - 08:02 WIB

3 Pekan Sebelum Gempa M7,7, NTT Baru Perkuat Pusdalops

16 Agustus 2026 - 21:07 WIB

Pertamina Patra Niaga Percepat Penanganan Bencana dan Pemulihan Suplai BBM & LPG di Flores

16 Agustus 2026 - 19:56 WIB

Trending di NASIONAL