Menu

Mode Gelap
KAI Daop 7 Madiun dan Kejari Blitar Teken MoU Penanganan Hukum Perdata dan TUN Update KA Mudik: Penjualan Tiket Tembus 2,1 Juta, Okupansi Capai 47,1 Persen IPC TPK Hadirkan Kepedulian Ramadan Lewat 1.600 Paket Takjil Gratis untuk TKBM dan Pengguna Jasa Tahun 2025, FIF Catatkan Laba Bersih Rp4,63 Triliun  Pemain “Istiqomah Cinta” Berbagi Kebahagiaan Bersama Anak Panti Asuhan Begini Strategi J&T Cargo Siapkan Layanan di Ramadhan

OLAH RAGA

Puluhan Muralis Ramaikan Lomba Mural “Dolan Kali” di Boyolali

badge-check


 Puluhan Muralis Ramaikan Lomba Mural “Dolan Kali” di Boyolali Perbesar

Wartatrans.com, BOYOLALI — Puluhan muralis dari Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta berkumpul di Taman Rekreasi Pemancingan dan Kolam Renang Dolan Kali, Desa Godeg Ngenden, Kecamatan Ampel, Kabupaten Boyolali, Minggu, 11 Januari 2026. Mereka mengikuti lomba mural bertema “Dolan Kali”, yang digelar bertepatan dengan peluncuran destinasi wisata baru berbasis alam pedesaan.

Acara diawali dengan technical meeting pada pagi hari, sebelum para peserta mulai melukis mural pukul 09.00 WIB. Sejak hari pertama, suasana kawasan wisata tampak ramai. Panitia membuka uji coba wahana dengan akses gratis untuk kolam renang dan arena pemancingan, yang menarik perhatian warga sekitar dan pengunjung dari luar desa.

Technical meeting pada pagi hari, sebelum para peserta mulai melukis mural.

Penggagas kegiatan mural ini, Mbah Kuyubi, mengatakan lomba mural bukan sekadar ajang kompetisi seni rupa. Ia ingin para seniman memvisualkan kerinduan akan kelestarian alam, terutama sumber-sumber mata air yang menjadi kekayaan utama Desa Ngenden. “Tipologi desa ini sangat potensial dikembangkan sebagai wisata pedesaan berbasis alam dan konservasi,” kata dia.

Menurut Mbah Kuyubi, mural dipilih sebagai medium karena mampu menyampaikan pesan lingkungan secara langsung dan mudah diterima masyarakat. Dinding-dinding di kawasan wisata menjadi kanvas bersama yang merekam gagasan tentang hubungan manusia dan alam, sekaligus memperkuat identitas desa wisata yang sedang dirintis.

Selain kompetisi, kegiatan ini juga dimaksudkan sebagai ruang silaturahmi dan reuni para muralis dari berbagai daerah. Peserta datang dari Salatiga, Ambarawa, Magelang, Yogyakarta, Surakarta, Semarang, hingga Boyolali sebagai tuan rumah.

Panitia berharap festival mural ini dapat menjadi agenda rutin ke depan. Dengan seni sebagai pintu masuk, Desa Ngenden diharapkan semakin dikenal sebagai destinasi wisata alam yang mengedepankan keberlanjutan lingkungan dan partisipasi komunitas lokal.*** (Priyo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

IPC TPK Hadirkan Kepedulian Ramadan Lewat 1.600 Paket Takjil Gratis untuk TKBM dan Pengguna Jasa

4 Maret 2026 - 21:40 WIB

Tahun 2025, FIF Catatkan Laba Bersih Rp4,63 Triliun 

4 Maret 2026 - 21:29 WIB

Pemain “Istiqomah Cinta” Berbagi Kebahagiaan Bersama Anak Panti Asuhan

4 Maret 2026 - 21:24 WIB

STIP Mantapkan Langkah jadi World Class Maritime Institute

4 Maret 2026 - 17:20 WIB

Bupati Fadia Tersangka Kasus Dugaan Korupsi, Berkembang Mitos Ini di Pekalongan

4 Maret 2026 - 15:36 WIB

Embarkasi Banten Akan jadi Pilot Project One Stop Services Umrah

4 Maret 2026 - 14:22 WIB

IPC TPK Wujudkan Mudik Aman, Nyaman, dan Inklusif Lewat Mudik Gratis Bersama Pelindo Group  

4 Maret 2026 - 11:33 WIB

Kunjungi PT Terminal Teluk Lamong, Dirut Pelindo Dorong Peningkatan Layanan dan Ekspansi Bisnis

4 Maret 2026 - 11:22 WIB

Ramadhan 1447 H: Pelindo Solusi Digital dan Forwahub Hadirkan Kepedulian bagi Anak Yatim

4 Maret 2026 - 11:09 WIB

2,7 Juta Pemudik Diproyeksikan Gunakan DAMRI, Tiket Mudik Lebaran Mulai Ramai Dipesan

3 Maret 2026 - 23:38 WIB

Trending di JALUR