Menu

Mode Gelap
Dzul Rajali Nahkodai Senat Mahasiswa STKIP YPUP Makassar, Siap Bangkitkan Semangat Organisasi 20 Muharram 1448 H: Momentum Memperkuat Iman, Hijrah, dan Kepedulian Sosial Lewat Car Free Day, FIFGROUP Gaungkan Kampanye “Perempuan Berperan” untuk Mendorong Kesetaraan Gender KMP Aceh Hebat 2 Kembali Berlayar Pascainsiden, Siap Melayani dengan Standar Keselamatan Terbaik Wisatawan Asing Makin Gemar Naik Kereta, KAI Layani 308 Ribu Penumpang Mancanegara pada Semester I 2026 Walikota Langsa Rombak Kabinet Secara Besar besaran 

PERISTIWA

Bupati Fadia Tersangka Kasus Dugaan Korupsi, Berkembang Mitos Ini di Pekalongan

badge-check


 Bupati Fadia Tersangka Kasus Dugaan Korupsi, Berkembang Mitos Ini di Pekalongan Perbesar

Wartatrans.com, PEKALONGAN — Pada hari Selasa (3/3/2026) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Bupati Pekalongan Fadia Arafiq bersama ajudan dan orang kepercayaannya di sebuah hotel wilayah Simpang Lima Semarang, Jawa Tengah.

Total KPK menyeret 11 orang termasuk Sekretaris Daerah Kabupaten Pekalongan Mohammad Yulian Akbar.

Dengan gerak cepat, Rabu (4/3/206) KPK menetapkan status hukum kepada pihak-pihak yang diamankan. Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengumumkan FA sebagai Tersangka dugaan kasus pengadaan outsourcing pada beberapa dinas di Pemerintah Kabupaten Pekalongan.

Budi menjelaskan penetapan dilakukan KPK setelah mengadakan gelar perkara pada Selasa (3/3/26) malam. “Untuk kronologi, konstruksi, dan kemungkinan ada pihak yang ditetapkan sebagai tersangka lain, kami akan sampaikan lengkap melalui konferensi pers susulan,” katanya.

Atas ditetapkannya Fadia Arafiq sebagai tersangka, ada mitos yang berhasil diungkap oleh Wartatrans.com dan Tim Media AHY. Mitos tersebut adalah belum pernah ada orang yang menjabat Bupati Pekalongan selama (penuh) dua periode. Ini terjadi sejak Masa Pemerintahan Indonesia yaitu tahun 1960.

Laila Fadia Elfouz Rafiq adalah Bupati Pekalongan yang sebetulnya bisa memutus mitos tersebut, namun keburu ditahan KPK.

Berikut daftar nama Bupati Pekalongan di Masa Pemerintahan Indonesia (1960 – sekarang)

Kisworo 1957 – 1962

R. Moch. Oesman (1962 – 1967)

R. Soetedjo Mangoenhardjo (1967 – 1972)

R.M. Hardjo Probo Dirdjo (1972 – 1975)

Karsono (1975 – 1981)

Letkol. Soepardi (1981 – 1986)

Kolonel Soepardi (1986 – 1991)

Kolonel H. Khairul Aini. HS (1991 – 1996)

Kolonel Harsono (1996 – 2001)

Drs. H. Amat Antono, M.Si. (2001 – 2006)

Hj. Dra. Siti Qomariyah, M.A. (2006 – 2011)

Drs. H. Amat Antono, M.Si. (2011 – 2016)

H. Asip Kholbihi, S.H., M.Si. (2016 – 2021)

Laila Fadia Elfouz Rafiq, S.E., M.M. (2021 – 2024)

Laila Fadia Elfouz Rafiq, S.E., M.M. (2024 – 2026)

(Slamet Widodo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Upacara Hari Ke-80 Bhayangkara di Jakarta Utara Berlangsung Khidmat, Perkuat Sinergitas Polri Bersama TNI, Pemerintah, dan Masyarakat

2 Juli 2026 - 13:11 WIB

Warga Griya Alam Sentul Keberatan Rencana Pembangunan KDMP di Lahan Fasos/Fasum

30 Juni 2026 - 12:37 WIB

Truk Tabrak Sejumlah Motor di Simpang Unisma Bekasi, Satu Orang Tewas

29 Juni 2026 - 14:41 WIB

Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Aceh Tengah Tolak Judul Film “Malahayati: Pasukan 1000 Janda”

29 Juni 2026 - 11:47 WIB

Festival Santri Meuseuraya II Tahun 2026 Resmi Ditutup

29 Juni 2026 - 07:16 WIB

Giat ‘Jaga Jakarta on The Spot’,  Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok Ajak Masyarakat Bersinergi Menjaga Kamtibmas

27 Juni 2026 - 10:26 WIB

Ada Ketegangan di Tananahu, PTPN I Kedepankan Dialog Damai

25 Juni 2026 - 14:10 WIB

Kepala BNN Koordinasi dengan Seskab Teddy terkait Penanganan Pencegahan Narkoba

21 Juni 2026 - 05:31 WIB

Diduga Gunakan Sabu, Satresnarkoba Amankan Staf Protokoler Bupati Aceh Barat 

21 Juni 2026 - 05:01 WIB

Polisi Tingkatkan Patroli Malam, Situasi Kamtibmas Aceh Tengah Tetap Kondusif

20 Juni 2026 - 19:58 WIB

Trending di JALUR