Menu

Mode Gelap
KMP Aceh Hebat 2 Kembali Berlayar Pascainsiden, Siap Melayani dengan Standar Keselamatan Terbaik Wisatawan Asing Makin Gemar Naik Kereta, KAI Layani 308 Ribu Penumpang Mancanegara pada Semester I 2026 Walikota Langsa Rombak Kabinet Secara Besar besaran  Diskusi Seni Ruang Publik Soroti Minimnya Regulasi dan Pentingnya Budaya sebagai Identitas Kota 38 Persen Transaksi QRIS Nasional Terpusat di Jakarta, Jadi Motor Ekonomi Sekaligus Sinyal Ketimpangan Digital 35 Negara dan Indonesia Adopsi Registrasi Biometrik, Pengamat: Tak Kebal Penipuan

PERON

Wisatawan Asing Makin Gemar Naik Kereta, KAI Layani 308 Ribu Penumpang Mancanegara pada Semester I 2026

badge-check


 Wisatawan Asing Makin Gemar Naik Kereta, KAI Layani 308 Ribu Penumpang Mancanegara pada Semester I 2026 Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat peningkatan jumlah wisatawan mancanegara yang memilih kereta api sebagai moda transportasi selama berlibur di Indonesia.

Sepanjang Semester I 2026, sebanyak 308.874 wisatawan asing menggunakan layanan KA Jarak Jauh KAI, atau naik 2,54 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai 301.219 pelanggan.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan, tren tersebut menunjukkan kereta api semakin menjadi pilihan wisatawan asing untuk menjelajahi berbagai destinasi di Indonesia karena menawarkan kenyamanan sekaligus pengalaman perjalanan yang berbeda.

“Kereta api memberi pengalaman perjalanan yang khas. Wisatawan dapat menikmati pemandangan sawah, pegunungan, sungai, perkotaan, hingga kawasan heritage dari balik jendela kereta. Perjalanan menjadi bagian dari cerita liburan mereka di Indonesia,” ujar Anne.

Menurut Anne, minat wisatawan mancanegara menggunakan KA Jarak Jauh terus menunjukkan tren positif dalam beberapa tahun terakhir. Pada 2022, jumlah wisatawan asing yang menggunakan layanan tersebut tercatat 300.708 orang. Angka itu melonjak menjadi 580.995 orang pada 2023, kemudian meningkat lagi menjadi 669.226 orang pada 2024, dan mencapai 694.123 orang sepanjang 2025.

Dengan demikian, dalam kurun waktu 2022 hingga 2025, jumlah wisatawan mancanegara pengguna KA Jarak Jauh tumbuh hingga 130,83 persen.

Anne menjelaskan, peningkatan tersebut sejalan dengan semakin kuatnya peran kereta api dalam mendukung konektivitas menuju berbagai destinasi wisata unggulan. Jaringan KA Jarak Jauh menghubungkan kota-kota besar, kawasan budaya, pusat kuliner, hingga destinasi wisata alam yang menjadi tujuan favorit wisatawan.

Adapun 10 stasiun dengan jumlah keberangkatan wisatawan mancanegara tertinggi selama Semester I 2026 yakni Stasiun Gambir sebanyak 50.067 pelanggan, Yogyakarta 49.202 pelanggan, Bandung 28.078 pelanggan, Pasarsenen 16.980 pelanggan, Surabaya Gubeng 15.514 pelanggan, Semarang Tawang 11.668 pelanggan, Malang 9.881 pelanggan, Surabaya Pasar Turi 7.899 pelanggan, Cirebon 6.474 pelanggan, dan Probolinggo 6.152 pelanggan.

Secara keseluruhan, keberangkatan wisatawan asing dari 10 stasiun tersebut mencapai 201.915 pelanggan atau sekitar 65,37 persen dari total wisatawan mancanegara pengguna KA Jarak Jauh pada Semester I 2026. Hal ini menunjukkan bahwa stasiun-stasiun utama KAI menjadi pintu masuk penting bagi mobilitas wisatawan menuju berbagai destinasi unggulan di Indonesia.

“KAI melihat perjalanan wisatawan mancanegara dengan kereta api sebagai bagian dari promosi pesona Indonesia. Setiap lintas menghadirkan pengalaman berbeda, mulai dari panorama alam, wajah kota, keramahan layanan, hingga kemudahan akses menuju destinasi wisata,” kata Anne.

Untuk menjaga tren positif tersebut, KAI terus meningkatkan kualitas layanan melalui perbaikan sarana, kebersihan, keselamatan, ketepatan waktu perjalanan, serta kemudahan pemesanan tiket melalui aplikasi Access by KAI. Perseroan juga terus mendorong integrasi layanan agar perjalanan wisatawan semakin praktis sejak tahap perencanaan hingga tiba di kota tujuan.

Anne menambahkan, meningkatnya jumlah wisatawan mancanegara yang menggunakan kereta api turut memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah. Kehadiran mereka mendorong aktivitas sektor perhotelan, kuliner, transportasi lanjutan, jasa pemandu wisata, UMKM, hingga pelaku usaha lokal di sekitar stasiun maupun destinasi wisata.

“Kereta api menjadi penghubung yang mempertemukan wisatawan dengan banyak cerita tentang Indonesia. KAI akan terus menghadirkan perjalanan yang aman, nyaman, dan berkesan agar semakin banyak wisatawan mancanegara memilih kereta api sebagai bagian dari liburannya,” tutup Anne.(fahmi)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bayi Ditemukan di Toilet KA Sancaka, KAI Daop 6 dan KAI Services Bergerak Cepat Lakukan Penanganan

4 Juli 2026 - 19:26 WIB

Konektivitas Kereta dan Pelabuhan Makin Diminati, Tiga Stasiun KAI Layani 3,88 Juta Pelanggan Semester I 2026

4 Juli 2026 - 17:51 WIB

Divre III Palembang Hadirkan Rangkaian Kereta Ekonomi Premium pada KA Rajabasa, Perjalanan Kini Semakin Nyaman

4 Juli 2026 - 16:12 WIB

Semester I 2026, KAI Group Layani Hampir 259 Juta Pelanggan, Naik 7,55 Persen

4 Juli 2026 - 15:18 WIB

Stasiun Bogor Tertinggi Layani Penumpang KRL Semester I 2026, KAI Kebut Pengembangan Peron untuk 12 Kereta

4 Juli 2026 - 09:41 WIB

Ramainya WNA Naik Whoosh Sepanjang 2026, Malaysia Jadi Penumpang Terbanyak

3 Juli 2026 - 19:58 WIB

HUT ke-23, KAI Services Tegaskan Komitmen Perkuat Layanan dan Keamanan Pangan Lewat Sertifikasi ISO 22000

3 Juli 2026 - 19:34 WIB

KAI Sulap Stasiun Gambir Jadi Modern Station & Lifestyle Hub, Siap Jadi Ruang Publik dan Pusat Aktivitas Baru di Jakarta

3 Juli 2026 - 16:56 WIB

KAI Wisata Siapkan Revitalisasi Wisata Heritage, Stasiun Jakarta Kota Jadi Langkah Awal

3 Juli 2026 - 07:33 WIB

Komut KAI Wisata Kunjungi Stasiun Jakarta Kota, Luncurkan Inisiatif Pelestarian 5 Stasiun Bersejarah

3 Juli 2026 - 06:55 WIB

Trending di PERON