Menu ✖

Mode Gelap
Dukung MotoGP Mandalika 2026, ASDP Optimalkan 13 Kapal di Lintas Padangbai–Lembar Mardani Ali Sera Ungkap Komunikasi Antarfraksi DPR, Wacana Pansus dan Hak Angket Gibran Mengemuka ​Putra Aceh Dr. (Cand) Khaidir Abdurrahman Jalani Upacara Dipeusijuek Sebagai Anggota BPK RI Ode Untuk Namamu, Ketika Puisi dan Lukisan Merayakan Cinta serta Perjuangan Pompa Air Sempat Gangguan, Fasilitas Toilet dan Musala Stasiun Jatinegara Kembali Normal Demokrat Belum Bersikap Soal Pemakzulan Gibran, Soliditas Koalisi Prabowo Jadi Sorotan

NASIONAL

Putra-Putri Aceh Masuk 10 Besar Kompetisi BUDAYA GO! Kementerian Kebudayaan RI di Tengah Situasi Bencana

badge-check


 Putra-Putri Aceh Masuk 10 Besar Kompetisi BUDAYA GO! Kementerian Kebudayaan RI di Tengah Situasi Bencana Perbesar

Ditengah situasi bencana yang masih melanda sejumlah wilayah Aceh, datang kabar membanggakan dari para putra-putri daerah tersebut. Tim Bintang Kala – Aceh berhasil masuk nominasi 10 besar Kompetisi BUDAYA GO! kategori Profesional yang diselenggarakan oleh Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia.

“Insya Allah tanggal 4 Desember kami berangkat dari Lhokseumawe menuju Jakarta atas undangan kementerian,” ujar Nyakman, salah satu anggota tim.

Tim Bintang Kala – Aceh beranggotakan Nyakman, Nanta, Syahrul, Rahmat, dan Reny. Mereka berhasil melaju hingga babak grand final setelah menyisihkan ribuan peserta dari seluruh Indonesia.

“Kami membuat program Smart Keuneunong — sebuah kolaborasi antara programmer dan pegiat budaya. Kehadiran kami di Jakarta nanti untuk melakukan presentasi pada penentuan juara,” jelas Nyakman.

Kompetisi BUDAYA GO! merupakan bagian dari Program Inovasi Digital Budaya Indonesia yang digagas oleh Kementerian Kebudayaan RI, bertujuan menjembatani dunia budaya dengan teknologi digital di era transformasi digital. Peluncuran program tersebut sebelumnya digelar di Plaza Insan Berprestasi, Gedung A Kementerian Kebudayaan RI, Senayan, Jakarta, dihadiri oleh pejabat kementerian, komunitas budaya, akademisi, pengembang teknologi, dan perwakilan mahasiswa.

Pada acara peluncuran itu juga digelar sesi bincang inspiratif bertajuk “Titik Temu Budaya dan Teknologi”, menghadirkan Staf Khusus Menteri Kebudayaan Basuki Teguh Yuwono dan Founder Bubu.com, Shinta Dhanuwardoyo.

“Teknologi bukan sekadar alat bantu, melainkan bagian dari media kebudayaan itu sendiri. Ia harus menjadi jembatan yang menghubungkan warisan budaya dengan masa depan tanpa menghilangkan makna dan nilai tradisinya,” ujar Basuki Teguh Yuwono saat itu.

Saat ini proses seleksi tengah memasuki tahap akhir. Nantinya akan diumumkan pemenang dari kategori Mahasiswa dan Profesional.

“Semoga tim kami dari Aceh bisa menang,” harap Nyakman penuh optimisme. *** (Jasa)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Mardani Ali Sera Ungkap Komunikasi Antarfraksi DPR, Wacana Pansus dan Hak Angket Gibran Mengemuka

11 Oktober 2026 - 15:26 WIB

​Putra Aceh Dr. (Cand) Khaidir Abdurrahman Jalani Upacara Dipeusijuek Sebagai Anggota BPK RI

11 Oktober 2026 - 14:29 WIB

Pompa Air Sempat Gangguan, Fasilitas Toilet dan Musala Stasiun Jatinegara Kembali Normal

11 Oktober 2026 - 11:51 WIB

Demokrat Belum Bersikap Soal Pemakzulan Gibran, Soliditas Koalisi Prabowo Jadi Sorotan

11 Oktober 2026 - 10:45 WIB

Endatoe Foundation Gelar Webinar “Career Abroad”: Buka Jalan Pemuda-Pemudi Aceh Menjadi Tenaga Medis di Jerman

11 Oktober 2026 - 08:44 WIB

PTP Nonpetikemas Dorong Generasi Muda Perluas Wawasan dan Raih Cita-Cita

11 Oktober 2026 - 00:42 WIB

Hadir di Multifinance Day 2026, ACC Dukung Inklusi Keuangan OJK

11 Oktober 2026 - 00:29 WIB

KAI Umumkan Tanu & Friends Karya Muhamad Erwin Ramadhan sebagai Juara IP Contest 2026

10 Oktober 2026 - 23:11 WIB

Inovasi Terminal Teluk Lamong Kembali Raih Penghargaan Nasional di Lima Tahun Merger Pelindo

10 Oktober 2026 - 22:38 WIB

32 Dosen Poltekpel Surabaya Tambah Gelar Setelah Dilantik sebagai Insinyur

10 Oktober 2026 - 19:24 WIB

Trending di RAGAM