Menu

Mode Gelap
Tionghoa Indonesia dan Buku: Merawat Jejak Sejarah, Sastra, dan Budaya Idang Meulapeh Warnai Maulid Nabi di Jakarta, Tradisi Nagan yang Pernah Raih Rekor Dunia Haji Fikri: Pengawasan Pemerintahan Adalah Kewajiban Wakil Rakyat, Pejabat Diminta Jangan Korupsi FIFGROUP Perluas Manfaat Kampung Sehat melalui Sanitasi Layak dan Pencegahan Stunting KPK Ungkap Fakta Baru Kasus Unsoed, Ali Rokhman Ditunjuk Jadi Plt Rektor Menjaga Warisan Luhur: Peringatan Maulid Nabi Besar SAW di Masjid Istiqamah Desa Simpang Kelaping Sarat Adat dan Budaya

Uncategorized

Banjir dan Longsor Terjang Bogor Barat, Aktivis Minta KDM Turun Tangan

badge-check


 Banjir dan Longsor Terjang Bogor Barat, Aktivis Minta KDM Turun Tangan Perbesar

Wartatrans.com, BOGOR — Bencana banjir dan Tanah longsor yang melanda sejumlah kecamatan di wilayah Kabupaten Bogor bagian barat pada akhir pekan lalu, merusak rumah warga, memutus akses jalan, dan mengganggu aktivitas warga di berbagai desa.

Aktivis sosial Forum Komunikasi Bumi Putra (FKBP) Bogor Barat mendesak pemerintah daerah Sampai Provinsi segera turun tangan.

Informasi yang Berhasil dihimpun, sejumlah kecamatan terdampak meliputi Rumpin, Cigudeg, Jasinga, Nanggung, Leuwiliang, dan Pamijahan.

Sungai Cidurian Meluap, Banjir Bandang Jasinga Kabupaten Bogor Isolasi Warga

Desa-desa yang dilaporkan mengalami kerusakan antara lain Rumpin, Gobang, Cintamanik, Argapura, Bangunjaya, Rengasjajar, Batujajar, Tegallega, Pangaur, Dago, Purwasari, dan Purwabakti.

Bram Suryadi, aktivis sosial dari Forum Komunikasi Bumi Putra (FKBP) Bogor Barat, menggambarkan kondisi lapangan yang memprihatinkan akibat bencana banjir dan longsor di Bogor Barat ini.

“Beberapa kecamatan di Bogor Barat sedang dilanda amukan arus sungai ketika hujan turun. Selain itu, longsor juga banyak terjadi di wilayah-wilayah tersebut,” ujar Bram, Selasa (21/04/2026).

Menurut Bram, dampak bencana yang dirasakan warga sangat luas. Selain rumah yang rusak, akses menuju pasar, fasilitas kesehatan, dan sekolah pun dilaporkan terganggu.

Infrastruktur publik seperti jalan, jembatan, dan saluran irigasi ikut mengalami kerusakan. Perkebunan dan sawah milik warga juga tidak luput dari terjangan bencana.

Bram menekankan bahwa prioritas penanganan tidak boleh berhenti pada bantuan logistik semata.

“Rumah warga akibat bencana alam banjir dan longsor harus menjadi atensi penting dalam pembangunan yang merata. Tak sedikit rumah yang kini tidak layak huni,” tegasnya.

Desak Kepala Daerah Tinjau Langsung FKBP secara khusus mendesak Bupati Bogor dan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi agar segera meninjau kondisi di wilayah Bogor Barat.

Bram berharap kunjungan langsung pejabat daerah dapat mempercepat respons penanganan dan program rehabilitasi bagi warga terdampak.

Warga yang terdampak bencana banjir dan longsor di wilayah Bogor Barat berharap penanganan segera dilakukan, mulai dari evakuasi, distribusi bantuan logistik, hingga program pemulihan dan rehabilitasi infrastruktur jangka panjang.*** (my)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Tionghoa Indonesia dan Buku: Merawat Jejak Sejarah, Sastra, dan Budaya

26 Agustus 2026 - 08:16 WIB

Idang Meulapeh Warnai Maulid Nabi di Jakarta, Tradisi Nagan yang Pernah Raih Rekor Dunia

25 Agustus 2026 - 19:18 WIB

Haji Fikri: Pengawasan Pemerintahan Adalah Kewajiban Wakil Rakyat, Pejabat Diminta Jangan Korupsi

25 Agustus 2026 - 18:58 WIB

FIFGROUP Perluas Manfaat Kampung Sehat melalui Sanitasi Layak dan Pencegahan Stunting

25 Agustus 2026 - 16:00 WIB

KPK Ungkap Fakta Baru Kasus Unsoed, Ali Rokhman Ditunjuk Jadi Plt Rektor

25 Agustus 2026 - 15:23 WIB

Menjaga Warisan Luhur: Peringatan Maulid Nabi Besar SAW di Masjid Istiqamah Desa Simpang Kelaping Sarat Adat dan Budaya

25 Agustus 2026 - 14:52 WIB

Maulid di Simpang Kelaping Jadi Momentum Menghidupkan Masjid dan Memperkuat Kebersamaan Warga

25 Agustus 2026 - 12:28 WIB

Santunan KEMALA Berbuah Inspirasi, Anak Yatim Mitra Istiqomah Tunjukkan Hafalan dan Karakter

25 Agustus 2026 - 12:18 WIB

Masyarakat Reubee Antusias Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H

25 Agustus 2026 - 09:14 WIB

Isnaeni Anggap Ngeles Alasan Kepolisian Blokir Rekening Koordinator AMPB

25 Agustus 2026 - 08:34 WIB

Trending di RAGAM