Menu

Mode Gelap
Warga Tangse Masuk Hutan Lindung, Cari Pelaku Tambang Ilegal Penyebab Banjir Bandang Penyeberangan Merak–Bakauheni Terpantau Aman dan Lancar, Cuaca Bersahabat Kembang Api di Jembatan Esplanade, Singapura: Harapan Baru Menyambut 2026 Presiden Tinjau Huntara Aceh Tamiang, Tegaskan Komitmen Pemerintah Tangani Dampak Bencana Sanggar Seni Surawisesa Gelar Diskusi Nasab Leluhur Awali Tahun 2026 KA Bandara Adi Soemarmo Catat Okupansi 129 Persen Selama Nataru, jadi Pilihan Utama Masyarakat Madiun

PERISTIWA

Sastrawan dan Budayawan CGR Dapat Penghargaan UHAMKA Award

Avatar photobadge-check


					Sastrawan dan Budayawan CGR Dapat Penghargaan UHAMKA Award Perbesar

BT. JAKARTA — Memasuki 26 tahun kiprahnya dalam menulis sastra bernuansa Betawi-Batavia-Jakarta, sastrawan dan budayawan Betawi Chairil Gibran Ramadhan (CGR) dikabarkan akan mendapat penghargaan dari UHAMKA.

“Bila dihitung dari pemuatan pertama cerpen saya dengan latar tersebut di Harian Republika atas budi baik Pak Ahmadun Yosi Herfanda, pada 1999. Karena untuk tema bukan Betawi-Batavia-Jakarta, karya saya sudah dimuat sejak 1997. Alhamdulillah, kemudian karya-karya saya dibukukan dalam banyak buku bersama dan buku tunggal,” ungkap CGR.

Selama 26 tahun itu, sampai ini hari, CGR belum pernah mendapat penghargaan apapun sebagai Sastrawan Betawi dari pihak manapun, terlebih Anugerah Budaya dari Pemprov DKI Jakarta. Wajar jika ia sering dicandai kawan-kawan bukan Betawi.

“Saya hanya berfikir ini adalah resiko dari dari mulut tajam saya yang sering memberi otokritik untuk Betawi. Bukankah orang lebih menyukai orang pendiam dan penurut (bahkan penjilat) daripada orang yang kritis?,” ungkapnya sambil bercanda.

Meski begitu, CGR suka keluar airmata dan ‘ati mereres’ bila mengingat canda ini. Ia tidak marah pada mereka, namun hanya berfikir: Puluhan tahun membela sastra berlatar Betawi-Batavia-Jakarta, karya-karya buku diakui hingga Negeri Belanda, oleh orang Minang dipercaya menjadi orang Betawi pertama dalam jajaran redaktur Majalah Sastra Horison, dihargai oleh orang Sunda-Jawa-Riau-Kalimantan, tapi ‘kagak dianggep’, diabaikan di kampung sendiri oleh ‘bangse kendiri’, Kaum Betawi.

“Namun pada Sabtu, 25-10-2025, saya mendapat kabar dari Bang Haji Edi alias Prof. Dr. H. Edi Sukardi, Guru Besar UHAMKA dan Ketua PSB UHAMKA, bahwa beliau akan memberikan PSB UHAMKA Awards kepada saya atas 26 tahun jejak kepenulisan saya sebagai sastrawan nasional dengan kekhasan tema Betawi-Batavia-Jakarta,” terang CGR.

Acara rencananya digelar pada 12 November 2025, pukul 09:00-12:00, di FKIP UHAMKA, Pasar Rebo. Acara yang terbuka untuk umum ini juga menjadi acara pertama digelarnya PSB UHAMKA Awards dan menjadi PSB pertama yang memberikan awards.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Warga Tangse Masuk Hutan Lindung, Cari Pelaku Tambang Ilegal Penyebab Banjir Bandang

2 Januari 2026 - 06:35 WIB

Kembang Api di Jembatan Esplanade, Singapura: Harapan Baru Menyambut 2026

2 Januari 2026 - 01:10 WIB

Presiden Tinjau Huntara Aceh Tamiang, Tegaskan Komitmen Pemerintah Tangani Dampak Bencana

1 Januari 2026 - 21:37 WIB

Sanggar Seni Surawisesa Gelar Diskusi Nasab Leluhur Awali Tahun 2026

1 Januari 2026 - 21:20 WIB

Refleksi Awal Tahun, Noyo Gimbal View Dipadati Wisatawan

1 Januari 2026 - 18:57 WIB

Trending di RAGAM