Menu

Mode Gelap
Proliga 2026 Pekan ke 6 Bojonegoro Mengerucutkan Tim Peserta Babak Final Four Menhub Dudy Sebut Banten Berpotensi Jadi Daerah Lintasan Padat Jawa-Sumatera Ratusan Warga Tonton Film NOEH (Pasung) di RSJ Aceh, Hujan Tak Surutkan Ikhtiar Lawan Stigma ODGJ Citilink Buka 2 Rute Baru Menuju Sumatera via Bandara Halim Sukses Kelola Komunikasi Berdampak, PNM Raih Tiga Penghargaan PR Indonesia Awards 2026 Tiga Titik Genangan Air di Jalur KA Daop 4 Semarang, KAI Lakukan Penyesuaian Perjalanan

PERISTIWA

Sastrawan dan Budayawan CGR Dapat Penghargaan UHAMKA Award

Avatar photobadge-check


 Sastrawan dan Budayawan CGR Dapat Penghargaan UHAMKA Award Perbesar

BT. JAKARTA — Memasuki 26 tahun kiprahnya dalam menulis sastra bernuansa Betawi-Batavia-Jakarta, sastrawan dan budayawan Betawi Chairil Gibran Ramadhan (CGR) dikabarkan akan mendapat penghargaan dari UHAMKA.

“Bila dihitung dari pemuatan pertama cerpen saya dengan latar tersebut di Harian Republika atas budi baik Pak Ahmadun Yosi Herfanda, pada 1999. Karena untuk tema bukan Betawi-Batavia-Jakarta, karya saya sudah dimuat sejak 1997. Alhamdulillah, kemudian karya-karya saya dibukukan dalam banyak buku bersama dan buku tunggal,” ungkap CGR.

Selama 26 tahun itu, sampai ini hari, CGR belum pernah mendapat penghargaan apapun sebagai Sastrawan Betawi dari pihak manapun, terlebih Anugerah Budaya dari Pemprov DKI Jakarta. Wajar jika ia sering dicandai kawan-kawan bukan Betawi.

“Saya hanya berfikir ini adalah resiko dari dari mulut tajam saya yang sering memberi otokritik untuk Betawi. Bukankah orang lebih menyukai orang pendiam dan penurut (bahkan penjilat) daripada orang yang kritis?,” ungkapnya sambil bercanda.

Meski begitu, CGR suka keluar airmata dan ‘ati mereres’ bila mengingat canda ini. Ia tidak marah pada mereka, namun hanya berfikir: Puluhan tahun membela sastra berlatar Betawi-Batavia-Jakarta, karya-karya buku diakui hingga Negeri Belanda, oleh orang Minang dipercaya menjadi orang Betawi pertama dalam jajaran redaktur Majalah Sastra Horison, dihargai oleh orang Sunda-Jawa-Riau-Kalimantan, tapi ‘kagak dianggep’, diabaikan di kampung sendiri oleh ‘bangse kendiri’, Kaum Betawi.

“Namun pada Sabtu, 25-10-2025, saya mendapat kabar dari Bang Haji Edi alias Prof. Dr. H. Edi Sukardi, Guru Besar UHAMKA dan Ketua PSB UHAMKA, bahwa beliau akan memberikan PSB UHAMKA Awards kepada saya atas 26 tahun jejak kepenulisan saya sebagai sastrawan nasional dengan kekhasan tema Betawi-Batavia-Jakarta,” terang CGR.

Acara rencananya digelar pada 12 November 2025, pukul 09:00-12:00, di FKIP UHAMKA, Pasar Rebo. Acara yang terbuka untuk umum ini juga menjadi acara pertama digelarnya PSB UHAMKA Awards dan menjadi PSB pertama yang memberikan awards.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ratusan Warga Tonton Film NOEH (Pasung) di RSJ Aceh, Hujan Tak Surutkan Ikhtiar Lawan Stigma ODGJ

16 Februari 2026 - 14:38 WIB

Sukses Kelola Komunikasi Berdampak, PNM Raih Tiga Penghargaan PR Indonesia Awards 2026

16 Februari 2026 - 14:24 WIB

MADEENA & Jagawana Band Ramaikan Blantika Musik Tanah Air Lewat Single “CANDU”

16 Februari 2026 - 10:44 WIB

Sesuaikan Selera Jemaah Haji, Kemenhaj Pastikan Standar Dapur di Makkah Bercita Rasa Nusantara

16 Februari 2026 - 09:22 WIB

DPD Tani Merdeka Indonesia Aceh Tengah Apresiasi Bantuan Sapi Meugang Presiden dan Gubernur Aceh

15 Februari 2026 - 23:10 WIB

Trending di PERISTIWA