Wartatrans.com, JAKARTA – PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT PELNI (Persero) audiensi dengan Kepala Staf Angkatan Laut (KASAL) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali di Wisma Elang Laut, Jakarta Pusat, Rabu (28/1/2026).
Kegiatan ini dihadiri Direktur Utama PELNI Tri Andayani didampingi Direktur SDM dan Umum PELNI Heri Purnomo serta Direktur Usaha Angkutan Barang dan Tol Laut PELNI Kokok Susanto.

Tri Andayani yang akrab disapa Anda mengungkapkan, audiensi ini merupakan bagian dari kolaborasi antara BUMN dengan TNI untuk memperkuat tata kelola keamanan dan keselamatan pelayaran di lingkungan PELNI.
“Kami berterimakasih kepada KASAL beserta jajarannya atas kesempatannya untuk bersilaturahmi dan berdiskusi terkait dukungan TNI AL dalam menjaga keamanan dan keselamatan pelayaran. Kami percaya kolaborasi ini akan semakin memperkuat konektivitas nasional,” tutur Anda.
Kolaborasi antara PELNI dan TNI AL diwujudkan melalui penugasan personel TNI AL di berbagai lini operasional PELNI.
Pada tahun 2025, tercatat sebanyak 377 personel TNI AL telah terlibat dalam 111 voyage pengamanan di atas kapal PELNI, yang mencakup pendampingan pada 14 armada kapal.
“Setiap voyage didukung 3–5 personel TNI AL, dan pada periode peak season jumlah personel dapat ditingkatkan hingga enam orang per voyage,” ungkapnya.
Selain pengamanan di atas kapal, dukungan TNI AL juga hadir di darat melalui penempatan personel sebagai perwira penghubung.
Sebanyak satu personel Perwira Tinggi (Pati) ditempatkan di Kantor Pusat PELNI, serta empat personel Perwira Menengah (Pamen) di kantor cabang.
Saat ini, terdapat juga 380 personel TNI AL yang bertugas di 43 cabang PELNI serta 32 personel di 13 Terminal Point PELNI.
Anda menjelaskan, penugasan tersebut dilaksanakan dengan koordinasi yang baik antara TNI AL dan PELNI, dan akan terus dievaluasi secara berkala agar tetap efektif dan sesuai dengan tujuan bersama.
“Kami optimistis sinergi ini akan mewujudkan PELNI yang semakin aman, profesional dan berdaya saing, sekaligus memperkuat peran strategis transportasi laut dalam mendukung pembangunan nasional,” imbuhnya.
Melalui sinergi yang erat dengan TNI Angkatan Laut dan stakeholder terkait, PELNI berkomitmen untuk terus memperkuat tata kelola keamanan, keselamatan pelayaran, serta ketahanan transportasi maritim nasional demi mendukung konektivitas dan pertumbuhan ekonomi di seluruh wilayah. (omy)





















