Wartatrans.com, LAMONGAN — Staf Ahli Wakil Menteri Pertanian, Mujiburrohman, menyampaikan bahwa Indonesia berhasil mempercepat pencapaian target swasembada pangan. Menurutnya, program yang semula diproyeksikan dapat terwujud dalam waktu lima tahun, kemudian dipercepat menjadi tiga tahun, kini berhasil dicapai hanya dalam satu tahun.
Mujiburrohman mengatakan, pangan merupakan salah satu faktor utama yang menentukan kedaulatan suatu bangsa. Negara yang mampu memenuhi kebutuhan pangannya sendiri dinilai memiliki fondasi yang lebih kuat dalam menjaga kemandirian dan ketahanan nasional.

“Pangan menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi apakah negara kita berdaulat atau tidak. Alhamdulillah, pada tahun 2025 kita sudah tidak lagi mengimpor beras,” ujar Mujiburrohman dalam kegiatan di Lamongan, Jawa Timur, Rabu (8/7/2026).
Ia menilai capaian tersebut merupakan hasil dari berbagai program pemerintah di sektor pertanian yang terus didorong di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto melalui Kementerian Pertanian.
Menurut Mujiburrohman, keberhasilan mempercepat target swasembada pangan menjadi bukti bahwa kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, penyuluh pertanian, serta para petani mampu meningkatkan produktivitas dan memperkuat ketahanan pangan nasional.
“Pemerintah berharap keberhasilan ini dapat terus dipertahankan dan menjadi landasan untuk mewujudkan sistem pangan nasional yang semakin mandiri, berkelanjutan, dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia,” pungkas Mujib.*** (Tyo)

























