Wartatrans.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyampaikan bahwa penjualan tiket kereta api untuk masa Angkutan Lebaran 2026 masih berlangsung dan hingga saat ini ketersediaan tiket masih terbuka, termasuk untuk keberangkatan H-3 dan H-2 Lebaran. Tiket untuk kedua tanggal tersebut telah resmi dibuka dan dapat dipesan mulai hari ini, seiring meningkatnya minat masyarakat dalam merencanakan perjalanan mudik lebih awal.
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan, hingga Senin (2/2/2026) pukul 10.00 WIB, penjualan tiket untuk keberangkatan H-3 Lebaran atau 18 Maret 2026 tercatat sebanyak 50.627 tiket. Sementara itu, tiket untuk H-2 Lebaran atau 19 Maret 2026 telah terjual sebanyak 49.933 tiket.

Secara kumulatif, penjualan tiket kereta api reguler untuk periode Angkutan Lebaran 2026 keberangkatan 11 Maret hingga 19 Maret 2026 telah mencapai 320.465 tiket hingga 2 Februari 2026 pukul 10.00 WIB. Jumlah tersebut diperkirakan akan terus bertambah seiring berjalannya penjualan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
“Capaian ini menunjukkan bahwa masyarakat masih memiliki peluang untuk mendapatkan tiket perjalanan pada H-3 dan H-2 Lebaran. Kami mengimbau agar masyarakat segera merencanakan perjalanan dan memanfaatkan ketersediaan tiket yang masih ada,” ujar Anne.
Berdasarkan data penjualan sementara, sejumlah relasi menjadi favorit masyarakat pada periode Lebaran 2026. Sepuluh relasi dengan volume penjualan tertinggi antara lain Gambir–Semarang Tawang sebanyak 7.310 tiket, Gambir–Yogyakarta 6.821 tiket, Gambir–Purwokerto 4.650 tiket, Gambir–Surabaya Pasar Turi 4.617 tiket, serta Pasarsenen–Kutoarjo dengan 4.235 tiket. Relasi lainnya yang juga diminati yakni Pasarsenen–Lempuyangan, Pasarsenen–Purwokerto, Gambir–Cirebon, Pasarsenen–Surabaya Pasar Turi, dan Pasarsenen–Kebumen.
KAI mengimbau pelanggan yang belum memperoleh tiket pada relasi favorit untuk mempertimbangkan alternatif tanggal keberangkatan, baik maju maupun mundur satu hari dari jadwal yang diinginkan. Selain itu, pelanggan dapat memanfaatkan fitur connecting train atau kereta api persambungan melalui aplikasi Access by KAI guna memperoleh perjalanan yang tetap nyaman dan terencana.
Menutup keterangannya, Anne mengingatkan masyarakat untuk selalu membeli tiket melalui kanal resmi KAI, seperti aplikasi Access by KAI, situs kai.id, maupun mitra penjualan resmi yang telah bekerja sama dengan KAI.
“Kami mengimbau masyarakat agar tidak membeli tiket melalui pihak tidak resmi yang menawarkan biaya tambahan di luar ketentuan. Untuk informasi lebih lanjut, pelanggan dapat menghubungi Contact Center KAI 121,” pungkas Anne.(****)





















