Menu

Mode Gelap
GGRM Suntik Rp200 Miliar, Bandara Dhoho Hadapi Balik Modal 26 Tahun Indonesia Alami 3 Gempa Besar dalam Sehari Hari Kemerdekaan! Ongkos Cuma Rp8 Naik MRT, LRT Jakarta, LRT Jabodebek, KRL dan Busway Security KAI Gagalkan Pencurian Kabel Grounding LRT Jabodebek Ketua KP3ALA Pusat, Prof. Rahmat Salam: Pemekaran ALA untuk Perkuat Wali Nangroe Tirakatan 17 Agustus: Kebersamaan Lesehan yang Menyatu dalam Syukur dan Khidmat

ANJUNGAN

Kemenhub Uji Petik Kelaiklautan Kapal Penumpang di Padang Bai dan Benoa

badge-check


 Uji petik kapal di Bali Perbesar

Uji petik kapal di Bali

Wartatrans.com, BALI – Tingkatkan aspek kelaiklautan kapal penumpang menjelang Angkutan Lebaran Tahun 2026 di seluruh Indonesia, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Perkapalan dan Kepelautan uji petik kelaiklautan kapal penumpang.

Di antaranya di Pelabuhan Padang Bai dan Benoa, Bali 28 s.d. 31 Januari 2026.

Tim uji petik yang dipimpin Kasubdit Pengukuran, Pendaftaran dan Kebangsaan Kapal, Alwan Rasyid, bersama Tim KSOP Kelas II Benoa dan KSOP Kelas IV Padang Bai, memeriksa secara menyeluruh berbagai aspek teknis dan operasional, guna memastikan seluruh kapal yang beroperasi dalam kondisi laik laut dan siap melayani masyarakat dengan aman.

“Uji petik di Pelabuhan Padang Bai lima kapal penumpang, yaitu kapal Eka Jaya Matra, Nusa Bakti, Nusa Jaya Abadi, Putri Yasmin dan Wahana Virendra Rose,” ungkap Alwan, Selasa (3/2/2026).

Sedangkan di Pelabuhan Benoa, Tim uji petik melakukan pemeriksaan pada 10 kapal penumpang, yaitu kapal Blue Harbor Comfort Cruise, D Star, Dwi Manunggal 4, El De Reyes, Gangga Express 8, Mahi Mahi Dewata, Mola -Mola Express, Segening Diamon, Sunrise Fast Cruise, dan Maruti Duta II.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, secara keseluruhan kondisi kapal dalam keadaan laiklaut dengan sejumlah temuan minor, yang harus segera dipenuhi oleh operator sesuai rekomendasi yang diberikan.

Direktur Perkapalan dan Kepelautan, Samsuddin, menjelaskan, pemeriksaan kapal ini rutin dilakukan Ditjen Perhubungan Laut sebagai upaya peningkatan pengawasan kelaiklautan kapal.

Bali menjadi salah satu lokasi uji petik untuk memastikan keselamatan pelayaran khususnya kapal-kapal wisata yang beroprasi di Pulau Dewata itu, sehingga dapat tercipta rasa aman dan nyaman bagi masyarakat dalam menggunakan moda transportasi laut.

“Melalui kegiatan ini, Ditjen Perhubungan Laut menegaskan kembali komitmen menjaga standar keselamatan pelayaran nasional serta memastikan masyarakat dapat menikmati layanan transportasi laut yang aman, selamat, dan nyaman selama masa Angkutan Lebaran Tahun 2026,” katanya. (omy)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Bergerak Bersama, KMP Ile Labalekan ASDP Turut Antarkan Bantuan untuk Pulihkan NTT

16 Agustus 2026 - 18:25 WIB

Hendak Kirim Bantuan bagi Korban Gempa NTT dengan Kapal? PELNI Bebaskan Biaya Kirim

16 Agustus 2026 - 13:51 WIB

Gempa NTT, Ketahanan Transportasi Antarpulau menjadi Tantangan

15 Agustus 2026 - 22:04 WIB

Pascagempa NTT, Kemenhub Pastikan  Kondisi Infrastruktur Pelabuhan

15 Agustus 2026 - 20:34 WIB

Pascagempa Flores, ASDP Perkuat Keselamatan Kapal dan Pelabuhan

15 Agustus 2026 - 19:03 WIB

Pascagempa NTT, PELNI Pastikan Kapal di Maumere Tetap Operasional

15 Agustus 2026 - 12:56 WIB

Pascagempa di NTT, Menhub Dudy Pastikan Keselamatan dan Kelancaran Operasional Transportasi dan Sarpras

15 Agustus 2026 - 12:05 WIB

KM Bunda Maria Kandas di Perairan Paceda, Seluruh Penumpang Selamat dan Berhasil Dievakuasi

15 Agustus 2026 - 08:02 WIB

PTP Nonpetikemas Edukasi Perkuat Budaya Safety Driving di Terminal Kijing

15 Agustus 2026 - 07:34 WIB

PELNI dan Jamdatun Kembali Perkuat Sinergi

14 Agustus 2026 - 17:15 WIB

Trending di ANJUNGAN