Menu ✖

Mode Gelap
Pengobatan Gratis BMPRI Dekatkan Layanan Kesehatan kepada Warga Kampung Antalisa Suyudi Ario Seto Disetujui DPR Jadi Kapolri, Gantikan Listyo Sigit Kebun Hantu, Menyusuri Arsip Tubuh dan Pengalaman yang Tak Selesai AI Mengubah Wajah Demokrasi, Akademisi: Verifikasi Jadi Senjata Publik Tanam 10 Pala Tomandin di SMA Don Bosco Fakfak, Siswa Belajar Ketangguhan di Tengah El Nino KAI Services Perkuat Layanan Premium di Balik Perjalanan Nusantara Explorer

ANJUNGAN

Top, PELNI Gagalkan Penyelundupan 114 Satwa Langka Asli Papua

badge-check


 Petugas mengamankan hewan langka yang akan diselundup Perbesar

Petugas mengamankan hewan langka yang akan diselundup

Wartatrans.com, JAKARTA – Top, PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT PELNI (Persero) berhasil menggagalkan upaya penyelundupan 114 satwa liar endemik Papua di atas KM Sinabung pada Selasa (10/2/2026).

Satwa-satwa tersebut terdiri dari kangguru pohon, kuskus, ular, dan kadal yang disembunyikan oleh penumpang di dalam kamar penumpang.

Sekretaris Perusahaan PELNI Ditto Pappilanda mengatakan, penemuan bermula pada saat itu, pukul 16.00 WIT saat kru kapal KM Sinabung mencium bau tidak sedap dari area kamar 6028 dan 6055.

“Pemeriksaan tiket dimulai pukul 16.15 WIT dan saat kamar tersebut diketuk tidak ada penumpang sehingga kru melanjutkan ke kamar lain. Sekitar pukul 16.40 WIT, di kamar 6055 ditemukan 10 ekor kangguru pohon dan enam ekor kuskus. Selanjutnya, kru kapal juga menemukan lima ekor kangguru pohon, 10 ekor ular, dan 82 ekor kadal di kamar 6028,” urai Ditto dalam keterangan tertulis, Kamis (19/2/2026).

Kru kapal yang bertugas segera melakukan pendataan dan mengamankan dua penumpang terkait.

Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada aparat Karantina dan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) untuk penanganan lebih lanjut di Pelabuhan Ternate.

“Dua penumpang tersebut naik dari Pelabuhan Manokwari dengan tujuan Surabaya. Saat ini, keduanya telah diserahkan kepada aparat berwenang untuk proses pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku,” terangnya.

PELNI menegaskan tidak ada keterlibatan kru kapal dalam upaya penyelundupan tersebut.

Perusahaan justru menjadi pihak yang pertama kali melaporkan dugaan pelanggaran kepada otoritas berwenang sebagai bentuk komitmen terhadap penegakan hukum dan perlindungan satwa liar.

“Kami juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh kru KM Sinabung yang telah bertindak cepat, sigap, dan sesuai prosedur dalam menangani temuan tersebut,” ucap Ditto.

Dia menambahkan, setiap penumpang yang akan naik kapal wajib melalui tahapan pemeriksaan oleh pengelola pelabuhan sesuai ketentuan yang berlaku.

PELNI sebagai operator kapal bekerjasama dengan pengelola pelabuhan untuk memastikan seluruh prosedur berjalan sesuai aturan.

Di atas kapal, kru juga melakukan pengawasan lanjutan melalui patroli dan pemeriksaan rutin.

Sebagai BUMN yang melayani konektivitas maritim nasional, PELNI selalu mematuhi ketentuan perundang-undangan, termasuk UU No. 21 Tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan, serta regulasi terkait konservasi satwa liar.

“Kami mengimbau kepada masyarakat untuk tidak membawa barang bawaan yang dilarang naik ke atas kapal, serta turut berperan aktif melaporkan apabila menemukan indikasi pelanggaran. Kami juga berkomitmen untuk terus mendukung upaya pemerintah dalam menjaga kelestarian keanekaragaman hayati Indonesia dengan mencegah praktik penyelundupan satwa liar,” pungkas Ditto.

Sebagai informasi, KM Sinabung adalah satu dari 26 kapal penumpang milik PELNI dengan kapasitas 2000 pax yang melayari rute Surabaya – Makassar – Bau-Bau – Banggai – Bitung – Ternate – Bacan – Sorong – Manokwari – Biak – Jayapura (PP). (omy)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

KKP Percepat Sertifikasi Awak Kapal Perikanan melalui Modernisasi Pelatihan

1 Oktober 2026 - 09:49 WIB

Transjakarta Laut Disiapkan, 3 Pulau Jadi Terminal Utama Juni 2027

1 Oktober 2026 - 09:38 WIB

Dari Control Room ke Lapangan, Peserta Magenta Intip Langsung Operasional IPC TPK

30 September 2026 - 11:13 WIB

Wow, 6.082 Truk Menyeberang dalam 3 Hari di Lintasan Ketapang-Gilimanuk

30 September 2026 - 10:34 WIB

53 PPNS Ditjen Perhubungan Laut Dilantik

30 September 2026 - 07:41 WIB

KRI Sriwijaya-100 Akan Dimodernisasi

30 September 2026 - 05:11 WIB

Pelindo Solusi Digital dan Surveyor Indonesia Perkuat Kolaborasi Digital untuk Ekosistem Maritim

29 September 2026 - 23:07 WIB

Perkuat Ekonomi Pesisir, Terminal Teluk Lamong Raih Penghargaan CSR & PDB Awards 2026

29 September 2026 - 23:00 WIB

Pelindo Group Wilayah Makassar Sambut Hari Pelindo Lewat Turnamen Padel

28 September 2026 - 21:48 WIB

ASDP Optimalkan 26 Kapal, Percepat Pemulihan Layanan Ketapang–Gilimanuk

28 September 2026 - 21:05 WIB

Trending di ANJUNGAN