Menu

Mode Gelap
KrisFlyer Bertransformasi Jadi Brand Gaya Hidup, Raih 10 Juta Anggota Global Film Horor Korea Dinilai Unggul dalam Story Telling dan Ekosistem, Produser Indonesia Dorong Kolaborasi dan Kualitas Lokal PDAM Tirta Kahuripan Pastikan Pasokan Air Bersih Tetap Optimal Selama Ramadhan 1447 H Toto Hoedy Akui Terpengaruh Film Horor Korea, Dorong Lahirnya Festival Film Horor di Indonesia Dua Terdakwa Kurir Narkoba Dituntut Hukuman Mati Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok Ikuti Peresmian dan Groundbreaking 1.179 SPPG Polri serta 18 Gudang Ketahanan Pangan oleh Presiden RI Secara Virtual

RAGAM

Toto Hoedy Akui Terpengaruh Film Horor Korea, Dorong Lahirnya Festival Film Horor di Indonesia

badge-check


 Toto Hoedy Akui Terpengaruh Film Horor Korea, Dorong Lahirnya Festival Film Horor di Indonesia Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA — Penulis cerita dan sutradara film Toto Hoedy mengakui secara jujur bahwa karya-karyanya banyak terinspirasi dari film horor Korea. Pengakuan tersebut disampaikan Toto saat menghadiri diskusi Festival Film Horor bertema #Film Horor Korea Trenz Film Indonesia.

Sutradara yang namanya dikenal luas sejak program televisi Spontan di SCTV itu menilai, film horor Korea memiliki kedekatan emosional dan budaya yang relevan dengan masyarakat Indonesia.

“Sebagai penulis, saya sangat terpengaruh dengan cerita dan film Korea. Karena cerita film horor Korea sangat dekat dengan cerita yang ada di Indonesia,” ujar Toto Hoedy.

Ia menegaskan, sebagai kreator dirinya tidak kaku dalam menyerap inspirasi dari film Korea. Menurutnya, selama unsur tersebut diolah secara kreatif dan dikombinasikan dengan budaya lokal, hal itu justru dapat memperkaya khazanah film horor Indonesia.

“Selama tidak plek-ketiplek dan dikombinasi dengan cerita kita, tidak ada salahnya mengadaptasi inspirasi dari film horor Korea. Apalagi penggemar cerita berbau Korea sangat banyak, termasuk saya,” kata sutradara film *Gerbang Setan* itu.

Toto menambahkan, seorang penulis dituntut untuk terus kreatif dalam menggali berbagai sumber inspirasi agar mampu menghasilkan karya yang unik dan berbeda.

“Sebagai penulis, kita dituntut kreatif dalam mencari sumber cerita, sehingga karya yang dihasilkan memiliki ciri khas dan tidak sama dengan yang lain,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Toto juga menyampaikan keprihatinannya terhadap belum adanya festival film yang secara khusus mengapresiasi genre horor di Indonesia. Padahal, menurutnya, film horor memiliki basis penggemar yang besar dan kualitas yang tidak kalah dibandingkan genre lainnya.

Karena itu, ia menyambut baik gagasan Forum Wartawan Hiburan (FORWAN) yang berencana menggelar ajang penghargaan khusus untuk film horor dan komedi.

“Film horor penggemarnya sangat banyak, dan kualitasnya juga tidak kalah. Saya mendukung penuh gagasan FORWAN untuk menggelar penghargaan khusus film horor dan komedi. Ini gagasan brilian dan bisa menjadi sesuatu yang besar ke depan. Saya siap jika diminta menjadi salah satu juri,” pungkas Toto Hoedy.*** (Buyil)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

KrisFlyer Bertransformasi Jadi Brand Gaya Hidup, Raih 10 Juta Anggota Global

13 Februari 2026 - 19:21 WIB

Film Horor Korea Dinilai Unggul dalam Story Telling dan Ekosistem, Produser Indonesia Dorong Kolaborasi dan Kualitas Lokal

13 Februari 2026 - 18:00 WIB

PDAM Tirta Kahuripan Pastikan Pasokan Air Bersih Tetap Optimal Selama Ramadhan 1447 H

13 Februari 2026 - 17:41 WIB

Dua Terdakwa Kurir Narkoba Dituntut Hukuman Mati

13 Februari 2026 - 17:30 WIB

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok Ikuti Peresmian dan Groundbreaking 1.179 SPPG Polri serta 18 Gudang Ketahanan Pangan oleh Presiden RI Secara Virtual

13 Februari 2026 - 17:07 WIB

Trending di RAGAM