Menu

Mode Gelap
Stasiun Karet dan BNI City Mulai Diintegrasikan, Layanan Penumpang KRL Dialihkan Agnez Mo Inspirasi Perdana di Indonesia Berkarya Besutan InJourney Airports Kapal PELNI Angkut 300 Ton Bantuan ke NTT Sumber Air Baku IPA Kudu Menurun, Pelanggan PDAM di Semarang Diminta Siaga KAI Siapkan Transformasi Menuju World-Class Railway Operator 2030 Dua Dekade Menghidupkan Kembali Suara Radio Rimba Raya

RAGAM

Toto Hoedy Akui Terpengaruh Film Horor Korea, Dorong Lahirnya Festival Film Horor di Indonesia

badge-check


 Toto Hoedy Akui Terpengaruh Film Horor Korea, Dorong Lahirnya Festival Film Horor di Indonesia Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA — Penulis cerita dan sutradara film Toto Hoedy mengakui secara jujur bahwa karya-karyanya banyak terinspirasi dari film horor Korea. Pengakuan tersebut disampaikan Toto saat menghadiri diskusi Festival Film Horor bertema #Film Horor Korea Trenz Film Indonesia.

Sutradara yang namanya dikenal luas sejak program televisi Spontan di SCTV itu menilai, film horor Korea memiliki kedekatan emosional dan budaya yang relevan dengan masyarakat Indonesia.

“Sebagai penulis, saya sangat terpengaruh dengan cerita dan film Korea. Karena cerita film horor Korea sangat dekat dengan cerita yang ada di Indonesia,” ujar Toto Hoedy.

Ia menegaskan, sebagai kreator dirinya tidak kaku dalam menyerap inspirasi dari film Korea. Menurutnya, selama unsur tersebut diolah secara kreatif dan dikombinasikan dengan budaya lokal, hal itu justru dapat memperkaya khazanah film horor Indonesia.

“Selama tidak plek-ketiplek dan dikombinasi dengan cerita kita, tidak ada salahnya mengadaptasi inspirasi dari film horor Korea. Apalagi penggemar cerita berbau Korea sangat banyak, termasuk saya,” kata sutradara film *Gerbang Setan* itu.

Toto menambahkan, seorang penulis dituntut untuk terus kreatif dalam menggali berbagai sumber inspirasi agar mampu menghasilkan karya yang unik dan berbeda.

“Sebagai penulis, kita dituntut kreatif dalam mencari sumber cerita, sehingga karya yang dihasilkan memiliki ciri khas dan tidak sama dengan yang lain,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Toto juga menyampaikan keprihatinannya terhadap belum adanya festival film yang secara khusus mengapresiasi genre horor di Indonesia. Padahal, menurutnya, film horor memiliki basis penggemar yang besar dan kualitas yang tidak kalah dibandingkan genre lainnya.

Karena itu, ia menyambut baik gagasan Forum Wartawan Hiburan (FORWAN) yang berencana menggelar ajang penghargaan khusus untuk film horor dan komedi.

“Film horor penggemarnya sangat banyak, dan kualitasnya juga tidak kalah. Saya mendukung penuh gagasan FORWAN untuk menggelar penghargaan khusus film horor dan komedi. Ini gagasan brilian dan bisa menjadi sesuatu yang besar ke depan. Saya siap jika diminta menjadi salah satu juri,” pungkas Toto Hoedy.*** (Buyil)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Agnez Mo Inspirasi Perdana di Indonesia Berkarya Besutan InJourney Airports

29 Agustus 2026 - 16:33 WIB

Sumber Air Baku IPA Kudu Menurun, Pelanggan PDAM di Semarang Diminta Siaga

29 Agustus 2026 - 15:12 WIB

Dua Dekade Menghidupkan Kembali Suara Radio Rimba Raya

29 Agustus 2026 - 11:51 WIB

Radio Rimba Raya Resmi Ditetapkan Sebagai Situs Cagar Budaya

28 Agustus 2026 - 21:24 WIB

Kunjungi Green Port Terminal Teluk Lamong, Kemenhub Apresiasi Komitmen TTL Wujudkan Net Zero Emission 2060

28 Agustus 2026 - 21:04 WIB

Pelindo Regional 2 Banten Perkuat Kolaborasi dengan Pengguna Jasa melalui Voice of Customer

28 Agustus 2026 - 20:11 WIB

Dinsos Tolak Ajuan Keringanan Pasien Miskin Non BPJS di RS dr. Slamet Garut 

28 Agustus 2026 - 18:36 WIB

Ketua DEN Minta Perbaikan Program MBG Lewat Digitalisasi

28 Agustus 2026 - 14:26 WIB

“Jakarta Kulminasi”, Lima Bola Besar Tandai Momentum 500 Tahun Jakarta

28 Agustus 2026 - 13:29 WIB

Pemerintah Dorong Industri Baterai Nikel, MOLINAS Masuk Rantai Hilirisasi

28 Agustus 2026 - 13:16 WIB

Trending di RAGAM