Wartatrans.com, JAKARTA – Suasana khidmat menyelimuti pelaksanaan Salat Idulfitri di Masjid Babul Falah, Desa Bukit Tempurung, Kota Kualasimpang, Aceh Tamiang, Sabtu (21/3/2026).
Meski masih terlihat sisa lumpur akibat banjir yang melanda wilayah tersebut beberapa waktu lalu, antusiasme masyarakat untuk beribadah tetap tinggi.

Sejak pagi hari, jamaah telah memadati area masjid hingga ke halaman. Warga dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang tua, tampak hadir untuk menunaikan salat Id berjamaah.
Dalam khutbahnya, ustaz yang bertindak sebagai khatib menyampaikan pesan penting tentang makna Idulfitri sebagai momentum kembali kepada kesucian. Ia menekankan pentingnya menunaikan zakat sebagai bentuk kepedulian sosial, serta menjaga kualitas ibadah seperti puasa dan salat dalam kehidupan sehari-hari.
Selain itu, khatib juga mengingatkan pentingnya pendidikan bagi generasi Islam agar tumbuh menjadi pribadi yang berakhlak dan berpegang teguh pada ajaran agama.
“Pentingnya Pendidikan agama Islam bagi kita semua,” ujar imam solat pagi itu Masykur El Wahidy di hadapan jamaah.
Di tengah suasana perayaan, kondisi lingkungan sekitar masjid masih memperlihatkan bekas genangan banjir. Lumpur yang tersisa di beberapa titik tidak menyurutkan semangat warga untuk tetap melaksanakan ibadah dengan penuh kekhusyukan.
Barisan saf tampak rapi dan jamaah berdatangan sejak pagi. Sahutan takbir sebelumnya juga terdengar dengan pengeras suasa.
Pelaksanaan Salat Idulfitri berlangsung tertib dan lancar, mencerminkan semangat kebersamaan serta keteguhan masyarakat Aceh Tamiang dalam menjalankan ibadah di tengah kondisi pascabencana.(fahmi)


























