Menu

Mode Gelap
Warga Korban Bencana Banjir Bandang Aceh Keluhkan Dana Tunggu Hunian Belum Cair Menhub Dudy Dorong Edukasi Keselamatan KA di Sekolah Pelindo Sunda Kelapa Terima Kunjungan Wisata Edukasi 12 Jalur Destinasi Jakarta Utara FIFGROUP Raih Penghargaan Diamond di Ajang Indonesia Regulatory Compliance Awards 2026 Apresiasi Pelanggan dan Warga, FIFGROUP Gelar Hajatan Cabang Depok II Nobar “Pesta Babi” di Tengah Gerimis, Ruang Refleksi Kemanusiaan di Temas River Park

RAGAM

Warga Korban Bencana Banjir Bandang Aceh Keluhkan Dana Tunggu Hunian Belum Cair

badge-check


 Warga Korban Bencana Banjir Bandang Aceh Keluhkan Dana Tunggu Hunian Belum Cair Perbesar

Wartatrans.com, ACEH — Sejumlah warga korban bencana mengeluhkan belum cairnya Dana Tunggu Hunian (DTH) yang dijanjikan pemerintah sejak mereka terdampak bencana pada 26 November 2025 lalu. Keluhan tersebut ramai disampaikan masyarakat melalui media sosial dan pesan berantai.

Dalam curhatan warga yang beredar pada 8 Mei 2026, masyarakat mengaku sudah beberapa kali menerima informasi bahwa dana akan cair setiap hari Senin. Namun hingga kini bantuan tersebut belum juga diterima.

“Sudah berapa kali dapat info cair uang hari Senin, tapi sampai hari ini rupanya belum cair apa pun,” tulis salah seorang warga dalam pesan yang beredar.

Warga mengaku kecewa karena selama berbulan-bulan pascabencana mereka bertahan hidup dari bantuan sesama masyarakat dan dana sedekah umat. Mereka menyebut belum pernah menerima pencairan bantuan pemerintah selain bantuan darurat dari masyarakat.

Dana Tunggu Hunian sendiri merupakan bantuan tunai dari pemerintah yang diberikan kepada korban bencana alam yang rumahnya rusak berat atau hanyut. Bantuan tersebut biasanya diberikan sebesar Rp600 ribu per bulan sambil menunggu proses pembangunan rumah kembali selesai.

Masyarakat berharap pemerintah segera memberikan kepastian terkait pencairan bantuan tersebut agar para korban dapat memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari di tengah kondisi yang masih sulit.

Mutia Sari sebagai aktivis kemanusiaan yang selama konsen membantu korban menyayangkan  kelembanan pemerintah dalam memberikan bantuan.

“Kami berharap para pihak sigap menangani masalah korban bencana. Karena ini sudah lebih enam bulan, hal itu sangat berpengaruh terkait kelangsungan hidup mereka,” ungkap Mutia.*** (Jasa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pelindo Sunda Kelapa Terima Kunjungan Wisata Edukasi 12 Jalur Destinasi Jakarta Utara

24 Mei 2026 - 02:22 WIB

FIFGROUP Raih Penghargaan Diamond di Ajang Indonesia Regulatory Compliance Awards 2026

24 Mei 2026 - 01:30 WIB

Apresiasi Pelanggan dan Warga, FIFGROUP Gelar Hajatan Cabang Depok II

24 Mei 2026 - 01:06 WIB

PELITA Gelar Diskusi Publik :Melampaui Sekat Ibadah

24 Mei 2026 - 00:10 WIB

Pelindo Regional 2 Raih Digital Innovation Award 2026 untuk Inovasi Layanan Publik

23 Mei 2026 - 22:32 WIB

Pererat Solidaritas, DPP HMTI Konsolidasikan Organisasi Masyarakat Tabagsel di Jabodetabek

23 Mei 2026 - 22:23 WIB

BPDAS Krueng Aceh Salurkan 2.500 Bibit untuk Pemulihan Ekonomi Korban Banjir Bandang Aceh Utara

23 Mei 2026 - 12:29 WIB

Komunitas Jum’at Berkah Aceh Tebar Kepedulian untuk Yatim dan Pesantren di Aceh Tengah

23 Mei 2026 - 09:15 WIB

Forum Kehumasan Pelindo Regional 4, Perkuat Kompetensi Komunikasi dan Keterbukaan Informasi

22 Mei 2026 - 15:24 WIB

IPCM Ukir Prestasi Lewat Penghargaan Indonesia Best CSR untuk Sektor Pilotage & Towage

22 Mei 2026 - 15:16 WIB

Trending di ANJUNGAN