
Wartatrans.com, JAKARTA – Menyambut periode Angkutan Lebaran 2026, KCIC menyiapkan operasional dan pelayanan bagi penumpang Whoosh. Masa Angkutan Lebaran Whoosh berlangsung selama 18 hari, pada periode 13–30 Maret 2026. Selama periode tersebut, KCIC menyediakan total 653.888 tempat duduk melalui layanan Whoosh yang beroperasi hingga 62 perjalanan per hari untuk mengakomodasi mobilitas masyarakat selama masa Lebaran.

General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa, menyampaikan bahwa KCIC telah melakukan berbagai persiapan untuk memastikan perjalanan Whoosh selama periode Angkutan Lebaran dapat berjalan dengan aman, nyaman, dan lancar.
KCIC memprediksi jumlah penumpang Whoosh selama Angkutan Lebaran 2026, meningkat sekitar 4 persen dibandingkan Angkutan Lebaran 2025. Seiring tren pertumbuhan jumlah penumpang Whoosh dari tahun ke tahun, potensi lonjakan penumpang harian juga diperkirakan meningkat dari sekitar 23 ribu penumpang per hari pada Angkutan Lebaran 2025 menjadi sekitar 25 ribu penumpang per hari pada Angkutan Lebaran 2026.
Untuk memastikan operasional dan pelayanan berjalan optimal selama Angkutan Lebaran, KCIC menyiagakan berbagai personel operasional. Dari sisi operasional kereta terdapat 352 personel kru operasional yang terdiri dari masinis, teknisi kereta, petugas Operation Control Center (OCC), hingga kru pelayanan di dalam kereta. Para petugas operasional tersebut juga telah memiliki sertifikasi dari Kementerian Perhubungan sesuai dengan standar keselamatan operasional perkeretaapian.
Selain itu, KCIC juga menyiagakan 551 personel pengamanan yang terdiri dari petugas pengamanan internal KCIC, petugas security operasional, serta dukungan dari TNI dan Polri yang ditempatkan di stasiun, jalur operasional, hingga area depo. KCIC juga menyiagakan sebanyak 309 petugas posko dari internal perusahaan yang tetap bertugas selama periode Angkutan Lebaran dan ditempatkan di seluruh stasiun Whoosh, Posko Pusat Kementerian Perhubungan, serta berbagai area kerja operasional Whoosh untuk melakukan pemantauan operasional sekaligus memberikan pelayanan dan bantuan kepada penumpang selama masa Angkutan Lebaran.
Dari sisi keselamatan operasional, perjalanan Whoosh juga didukung oleh berbagai sistem monitoring dan teknologi keselamatan yang terintegrasi. KCIC mengoperasikan 1.773 unit CCTV yang tersebar di stasiun, jalur operasional, depo, hingga di dalam rangkaian kereta untuk memantau kondisi operasional secara real time.
Selain itu, jalur Whoosh juga dilengkapi berbagai sensor dan sistem peringatan dini yang berfungsi memantau kondisi lingkungan serta potensi gangguan operasional. Sistem tersebut terdiri dari 17 sensor angin kencang, 8 sensor hujan, 6 sensor benda asing, serta 7 sistem peringatan dini gempa bumi yang terpasang di berbagai titik sepanjang jalur Jakarta–Bandung.
KCIC juga mengantisipasi potensi risiko bencana alam di sepanjang jalur operasional, seperti sedimentasi di 6 titik, potensi banjir di 8 titik, serta potensi longsor di 22 titik. Untuk memastikan keselamatan perjalanan tetap terjaga, KCIC menempatkan petugas yang berjaga selama 24 jam di berbagai titik tersebut guna melakukan pemantauan kondisi jalur secara berkala serta penanganan cepat apabila ditemukan potensi gangguan operasional.
Untuk menunjang kenyamanan penumpang, KCIC juga memastikan berbagai fasilitas pelayanan di stasiun Whoosh tersedia secara lengkap, seperti WiFi gratis, layanan porter, konektivitas intermoda menuju bandara maupun moda transportasi lanjutan lainnya, ruang tunggu VIP, playground anak, musala, fasilitas bagi penumpang berkebutuhan khusus, tenant makanan dan minuman, area parkir, ATM, loker penyimpanan barang, serta kursi pijat.
Eva menambahkan bahwa KCIC berkomitmen menghadirkan layanan transportasi yang aman, nyaman, dan andal bagi masyarakat selama periode Angkutan Lebaran.
“Dengan berbagai kesiapan operasional, dukungan teknologi keselamatan, serta fasilitas layanan yang tersedia, KCIC siap melayani mobilitas masyarakat selama masa Angkutan Lebaran dengan perjalanan Whoosh yang aman, nyaman, dan tepat waktu,” tutup Eva.(ahmad)





























