Menu

Mode Gelap
Hari Pertama Tahun Baru, Menhub Dudy Pantau Arus Lalu Lintas di Jalur Tol Keluar-Masuk Jakarta Menhub Dudy Pastikan Kesiapan untuk Arus Balik Nataru di Stasiun Yogya UMK Kubu Raya 2026 Naik 7,7 Persen, Ditetapkan Rp3,1 Juta Warga Tangse Masuk Hutan Lindung, Cari Pelaku Tambang Ilegal Penyebab Banjir Bandang Penyeberangan Merak–Bakauheni Terpantau Aman dan Lancar, Cuaca Bersahabat Kembang Api di Jembatan Esplanade, Singapura: Harapan Baru Menyambut 2026

BANDARA

37 Bandara InJourney Airports Siap Antisipasi Kenaikan Penumpang di Periode Libur Nataru

badge-check


					Dirut API (tengah) bersama jajaran Perbesar

Dirut API (tengah) bersama jajaran

Wartatrans.com, JAKARTA – Holding BUMN sektor aviasi dan pariwisata, PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney, memastikan seluruh bandara yang dikelola PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) telah siap mengantisipasi peningkatan lalu lintas penerbangan dan pergerakan penumpang di 37 bandara pada periode angkutan Natal dan Tahun Baru 2025/2026 (Nataru).

Direktur Utama InJourney Maya Watono menyatakan, aspek operasional bandara dan pelayanan kepada penumpang pesawat telah maksimal disiapkan InJourney Airports.

“Mayoritas perjalanan udara pada akhir tahun dilakukan keluarga untuk berlibur. Sejalan dengan itu pada aspek pelayanan, kami menghadirkan berbagai program customer experience dan melengkapi terminal penumpang dengan berbagai ornamen untuk memberikan pengalaman perjalanan terbaik, hingga sudah merasakan liburan sejak di bandara, sebelum tiba di destinasi atau tujuan wisata,” ungkap Maya, Rabu (17/12/2025).

Sementara pada aspek operasional bandara, seluruh bandara disiagakan 24 jam, menyesuaikan kebutuhan maskapai.

“Ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan layanan penerbangan bagi masyarakat,” katanya.

Direktur Utama InJourney Airports Mohammad R. Pahlevi mengatakan, sepanjang periode Nataru yakni 15 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, jumlah penumpang pesawat melalui bandara-bandara InJourney Airports diperkirakan meningkat 4,1% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

“Pada periode Nataru ini jumlah penumpang pesawat di seluruh bandara InJourney Airports secara kumulatif diproyeksikan 10,5 juta penumpang atau naik 4,1%. Seluruh bandara telah dipersiapkan untuk mengantisipasi peningkatan pergerakan penumpang pesawat.”

Adapun arus puncak lalu lintas penerbangan sebelum Natal diperkirakan pada 20 dan 21 Desember 2025 dengan jumlah penumpang di masing-masing tanggal tersebut sekitar 590 ribu.

Kemudian, puncak arus penerbangan setelah tahun baru 2026 kami perkirakan pada 3 Januari dengan sekitar 560 ribu penumpang pesawat dan pada 4 Januari sekitar 522 ribu penumpang pesawat.

“Khusus di Bandara Soekarno-Hatta yang merupakan bandara tersibuk di Indonesia, jumlah penumpang pesawat pada periode Nataru 2025/2026 diproyeksikan mencapai sekitar 3 juta penumpang atau naik 3,3% dibandingkan dengan Nataru 2024/2026,” ujar Pahlevi.

Sedangkan di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali, jumlah penumpang pesawat saat Nataru  sebanyak 1,36 juta penumpang atau tumbuh dua digit mencapai 13,3%.

Salah satu faktor yang mendorong peningkatan penumpang di Bandara I Gusti Ngurah Rai adalah rute internasional yang terus tumbuh sejak awal 2025.

1

Potongan Tarif Jasa Kebandarudaraan

Mohammad R. Pahlevi mengatakan pada periode Nataru ini InJourney Aiports memberikan potongan tarif sebesar 50% untuk Pelayanan Jasa Penumpang Pesawat Udara (PJP2) dan Pelayanan Jasa Pendaratan, Penempatan, dan Penyimpanan Pesawat Udara (PJP4U).

“Pemerintah memiliki kebijakan diskon tarif transportasi pada periode libur Nataru, dan InJourney Airports menindaklanjuti ini dengan memberikan potongan tarif sebesar 50% untuk PJP2U dan PJP4U,” ucap Pahlevi.

Potongan sebesar 50% tarif PJP2U pada penerbangan reguler domestik berjadwal dan extra flight, untuk pembelian tiket sejak 22 Oktober 2025 hingga 10 Januari 2026, dan keberangkatan 22 Desember 2025 hingga 10 Januari 2026.

Tarif PJP2U merupakan tarif pelayanan di bandara yang dititipkan di dalam tiket pesawat, sehingga adanya potongan ini akan berdampak pada harga tiket pesawat.

Sementara itu potongan 50% tarif PJP4U bagi seluruh maskapai nasional berlaku pada 22 Desember 2025 hingga 10 Januari 2026.

Di tengah meningkatnya pergerakan penumpang pada periode libur akhir tahun ini, InJourney Airports menghadirkan berbagai program customer experience untuk pengalaman perjalanan terbaik.

Wakil Direktur Utama InJourney Airports Achmad Syahir menambahkan, program aktivasi customer experience di bandara dapat dirasakan 5 panca indera untuk memberikan seamless journey experience kepada seluruh keluarga yang melakukan perjalanan pada libur panjang akhir tahun.

“Sepanjang Nataru, bandara-bandara InJourney Airports menghadirkan focal point, menggelar berbagai program ground activation, serta menghadirkan customer service mobile yang bertugas memastikan penyampaikan layanan oleh setiap petugas bandara dapat dirasakan langsung oleh pengguna jasa bandara,” tuturnya.

Program ground activation di bandara antara lain pertunjukan tarian tradisional, live music, parade akhir tahun, kegiatan pergantian tahun, penyambutan penumpang pertama 2026, dan lain sebagainya. (omy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Keberangkatan Libur Nataru, InJourney Airports Layani 8,23 Juta Penumpang

1 Januari 2026 - 16:44 WIB

Yes, Citilink Berhasil Capai Target Reaktivasi, 37 Armada Beroperasi di Akhir 2025

31 Desember 2025 - 21:15 WIB

Wisman Ramaikan Penerbangan di Bandara Komodo, Airnav Siaga Penuh

31 Desember 2025 - 10:20 WIB

Menhub Dudy Pastikan Gerak Cepat Kemenhub Pascabencana Sumatera

30 Desember 2025 - 17:42 WIB

Ini Harapan INACA untuk Industri Penerbangan Nasional di 2026

30 Desember 2025 - 14:08 WIB

Trending di EKOBIS