Menu

Mode Gelap
Insiden Pecah Ban Pesawat Garuda di Bandara Makassar, Kemenhub Pastikan Penanganan Berjalan Sesuai Prosedur Kompetensi Marine Inspector Ditingkatkan Peran Strategis Inpres Jalan Daerah untuk Pemerataan Ekonomi dan Kawasan 3TP MotoGP Mandalika 2026 Perluas Konektivitas Indonesia Target 4 Emas di Asian Games 2026 Motif Pucuk Ni Jepang Karya Ansar Salihin Resmi Tercatat Hak Cipta Di Kementerian Hukum

RAGAM

50 Warga Terjebak Banjir Luapan Krueng Peusangan di Bireuen, Sinyal Terputus dan Bantuan Mendesak

badge-check


 50 Warga Terjebak Banjir Luapan Krueng Peusangan di Bireuen, Sinyal Terputus dan Bantuan Mendesak Perbesar

Wartatrans.com, ACEH — Sekitar 50 warga Desa Pantee Lhong, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen, Aceh, dilaporkan terjebak banjir luapan Sungai Krueng Peusangan sejak Rabu (26/11/2025) dini hari. Hingga Kamis (27/11/2025) pukul 03.04 WIB, warga masih terisolasi total tanpa akses keluar, listrik padam, serta jaringan seluler dan internet yang sepenuhnya terputus.

Informasi ini disampaikan melalui pesan darurat oleh Sayed Chairul Raziq Al Aydrus, Ketua BFLF Bireuen sekaligus salah satu korban yang saat ini bersama puluhan warga bertahan di lantai dua sebuah rumah terbengkalai di Dusun Teupin Seulanga, Desa Pantee Lhong. Lokasi tempat mereka bertahan berada di bagian ujung desa, berjarak sekitar 10–15 meter dari bibir sungai, dekat komplek rumah keluarga Sayed & Syarifah.

Dalam laporan tersebut, terdapat sekitar 50 jiwa yang mengungsi dalam kondisi darurat, terdiri dari 6 lansia,  1 orang sakit stroke,  5 remaja sakit demam, beberapa warga mengalami gatal-gatal, 1 bayi, 1 ibu menyusui, 4 balita, 15 anak-anak, sisaanya remaja dan dewasa.

Warga menyebut stok makanan hanya cukup untuk bertahan sekitar satu hari, dan tidak ada kesempatan menyiapkan perbekalan karena air naik secara tiba-tiba.

Banjir mulai datang dengan cepat sekitar pukul 04.30 WIB, Rabu (26/11). Air terus meninggi hingga mencapai lebih dari 2 meter dari permukaan tanah dengan arus sangat deras, menenggelamkan sebagian besar rumah warga dan menutup seluruh akses keluar desa.

“Kami terjebak, tidak bisa ke mana-mana. Mohon bantuan untuk evakuasi ke titik aman atau bantuan makanan, obat-obatan, dan perlengkapan lainnya,” tulis Sayed dalam pesan darurat tersebut.

Karena seluruh jaringan komunikasi mati—meliputi Telkomsel, XL, Axis, IM3, dan internet—warga berupaya menyebarkan pesan darurat ini dengan harapan pesan dapat terkirim ketika sinyal muncul sesaat. Mereka berharap siapapun yang menerima pesan ini dapat meneruskan kepada pihak berwenang.

Permohonan Bantuan Segera. Warga meminta perhatian dan aksi cepat dari: BPBD Bireuen, Basarnas Aceh, TNI/Polri, Relawan kemanusiaan, Pemerintah Kabupaten Bireuen, siapapun yang mampu menjangkau lokasi dengan perahu atau peralatan evakuasi. *** (Jasa/Mutia)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Dari Naskah Kuno ke Meja Politik: Diskusi Literasi Gayo Memicu Wacana Pemekaran Kota Madya Takengon dan Penataan Dapil DPRI

2 September 2026 - 21:06 WIB

Pelindo–Australia Jajaki Kerja Sama Maritim

2 September 2026 - 11:50 WIB

Pelindo Bersama BNN Edukasi Antinarkoba Siswa SMAN 80 Jakarta

2 September 2026 - 11:35 WIB

Menteri Trenggono Pastikan Enam Program Prioritas Nasional Berdampak bagi Masyarakat

2 September 2026 - 10:49 WIB

Haji Fikri Hudi Oktiarwan Dukung Pengesahan UU Perampasan Aset: Harus Tegas Berantas Kejahatan, Tetap Lindungi Hak Masyarakat

2 September 2026 - 10:10 WIB

Dugaan Maladmitrasi, Kejati Aceh di Minta Sidak PDAM Kota Langsa, Tiga Bulan Air Mati, Beban Tetap berjalan.

1 September 2026 - 23:30 WIB

Sarasehan 25 Tahun Partai Demokrat, Forum Refleksi Menuju Masa Depan Bertambah Baik 

1 September 2026 - 23:25 WIB

Apresiasi Kreativitas Pekerja, PTP Nonpetikemas Hadirkan PTP Inovasi 2026

1 September 2026 - 21:21 WIB

Program Edukasi, Pelindo Ajak Pelajar Makassar Jauhi Narkoba

1 September 2026 - 18:49 WIB

Fasilitasi Logistik Oversized Cargo, Pelabuhan Ciwandan Jadi Pintu Gerbang Ekspor Wind Mill Tower ke Pasar Global

1 September 2026 - 14:52 WIB

Trending di ANJUNGAN