Menu

Mode Gelap
Diduga Kuat Truk Colt diesel Tanpa Nopol Mengangkut Minyak Mentah Ilegal Melintas dijalan Lintas Medan-Sumut Pejuang Agraria Desak Penyelesaian Konflik Hak Adat atas Tanah di Aceh Timur IPC TPK Peringati HUT ke-13 dengan Donor Darah, 128 Kantong Darah Terkumpul KA Lokal Kian Diminati, KAI Layani 4,6 Juta Pelanggan pada Semester I 2026 PTDI Relokasi ke Kertajati, Pemerintah Bidik Pasar Aviasi Rp2.200 Triliun Hari Keterampilan Pemuda Sedunia, KAI Perkuat Talenta Adaptif untuk Masa Depan Perkeretaapian

RAGAM

50 Warga Terjebak Banjir Luapan Krueng Peusangan di Bireuen, Sinyal Terputus dan Bantuan Mendesak

badge-check


 50 Warga Terjebak Banjir Luapan Krueng Peusangan di Bireuen, Sinyal Terputus dan Bantuan Mendesak Perbesar

Wartatrans.com, ACEH — Sekitar 50 warga Desa Pantee Lhong, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen, Aceh, dilaporkan terjebak banjir luapan Sungai Krueng Peusangan sejak Rabu (26/11/2025) dini hari. Hingga Kamis (27/11/2025) pukul 03.04 WIB, warga masih terisolasi total tanpa akses keluar, listrik padam, serta jaringan seluler dan internet yang sepenuhnya terputus.

Informasi ini disampaikan melalui pesan darurat oleh Sayed Chairul Raziq Al Aydrus, Ketua BFLF Bireuen sekaligus salah satu korban yang saat ini bersama puluhan warga bertahan di lantai dua sebuah rumah terbengkalai di Dusun Teupin Seulanga, Desa Pantee Lhong. Lokasi tempat mereka bertahan berada di bagian ujung desa, berjarak sekitar 10–15 meter dari bibir sungai, dekat komplek rumah keluarga Sayed & Syarifah.

Dalam laporan tersebut, terdapat sekitar 50 jiwa yang mengungsi dalam kondisi darurat, terdiri dari 6 lansia,  1 orang sakit stroke,  5 remaja sakit demam, beberapa warga mengalami gatal-gatal, 1 bayi, 1 ibu menyusui, 4 balita, 15 anak-anak, sisaanya remaja dan dewasa.

Warga menyebut stok makanan hanya cukup untuk bertahan sekitar satu hari, dan tidak ada kesempatan menyiapkan perbekalan karena air naik secara tiba-tiba.

Banjir mulai datang dengan cepat sekitar pukul 04.30 WIB, Rabu (26/11). Air terus meninggi hingga mencapai lebih dari 2 meter dari permukaan tanah dengan arus sangat deras, menenggelamkan sebagian besar rumah warga dan menutup seluruh akses keluar desa.

“Kami terjebak, tidak bisa ke mana-mana. Mohon bantuan untuk evakuasi ke titik aman atau bantuan makanan, obat-obatan, dan perlengkapan lainnya,” tulis Sayed dalam pesan darurat tersebut.

Karena seluruh jaringan komunikasi mati—meliputi Telkomsel, XL, Axis, IM3, dan internet—warga berupaya menyebarkan pesan darurat ini dengan harapan pesan dapat terkirim ketika sinyal muncul sesaat. Mereka berharap siapapun yang menerima pesan ini dapat meneruskan kepada pihak berwenang.

Permohonan Bantuan Segera. Warga meminta perhatian dan aksi cepat dari: BPBD Bireuen, Basarnas Aceh, TNI/Polri, Relawan kemanusiaan, Pemerintah Kabupaten Bireuen, siapapun yang mampu menjangkau lokasi dengan perahu atau peralatan evakuasi. *** (Jasa/Mutia)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Diduga Kuat Truk Colt diesel Tanpa Nopol Mengangkut Minyak Mentah Ilegal Melintas dijalan Lintas Medan-Sumut

15 Juli 2026 - 21:35 WIB

Pejuang Agraria Desak Penyelesaian Konflik Hak Adat atas Tanah di Aceh Timur

15 Juli 2026 - 21:18 WIB

IPC TPK Peringati HUT ke-13 dengan Donor Darah, 128 Kantong Darah Terkumpul

15 Juli 2026 - 21:09 WIB

Siswa SLB Gianyar Tolak Narkoba

15 Juli 2026 - 13:48 WIB

200 Juta e-KTP di Indonesia, Balik Nama Kendaraan Tetap Kalah Praktis dari Malaysia

15 Juli 2026 - 12:11 WIB

Ada Agenda Besar, Kemenhub-Korlantas Polri Perkuat Sinergi dan Kolaborasi

15 Juli 2026 - 09:47 WIB

1 Juta Sertifikat Gratis MBR, Target Ambisius Hadapi Ujian Sulit Agraria 

15 Juli 2026 - 05:34 WIB

Pelindo Sambut Menteri Transportasi Arab Saudi, Bahas Potensi Kerja Sama Kepelabuhanan dan Logistik

14 Juli 2026 - 21:46 WIB

IDSurvey dan Danantara Investment Management Jalin Kerja Sama Strategis Dukung Pengembangan Sistem Pengolahan Sampah Terintegrasi

14 Juli 2026 - 20:49 WIB

Terminal Teluk Lamong Gandeng BRIN Petakan Biota Laut, Perkuat Komitmen Pelestarian Lingkungan

14 Juli 2026 - 20:39 WIB

Trending di ANJUNGAN