Menu

Mode Gelap
Bandara Soekarno-Hatta dan Kertajati Siap Layani Keberangkatan Jemaah Haji 2026 SAE Buka Casting Reality Show “Turkiye Ask Adasi” Versi Indonesia, Syuting di Turki Perkuat Layanan Digital Berbasis Satelit di Pelabuhan Korido, Ditjen Hubla Gandeng PSN Air Mata Pecah di SMK Negeri 1 Takengon, Psikodrama Jadi Ruang Pulih Penyintas Bencana Batanghari Ikut Tanam Serentak 16 Provinsi, Perkuat Target Swasembada Pangan Nasional Mantap! Garuda dan Citilink jadi Maskapai Favorit Gen Z dan Milenial di Mudik Lebaran 2026 

RAGAM

SAE Buka Casting Reality Show “Turkiye Ask Adasi” Versi Indonesia, Syuting di Turki

badge-check


 SAE Buka Casting Reality Show “Turkiye Ask Adasi” Versi Indonesia, Syuting di Turki Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA — PT Strategy Art Entertainment (SAE) kembali membuka peluang bagi talenta muda Tanah Air melalui ajang casting reality show internasional. Kali ini, SAE bekerja sama dengan rumah produksi M Networks dari Turki untuk menghadirkan program “Turkiye Ask Adasi” versi Indonesia.

Program reality dating show tersebut sebelumnya telah tayang secara global sejak 2024 dan mendapat respons positif dari penonton internasional. Melihat tingginya minat, M Networks kini menyiapkan versi Indonesia dengan seluruh peserta dan pembawa acara berasal dari Indonesia, serta proses syuting dilakukan langsung di Turki.
CEO SAE, Andree Dahlan, mengatakan pihaknya dipercaya untuk menangani proses pencarian talenta di Indonesia. Menurut dia, kesempatan ini terbuka luas bagi generasi muda yang ingin meniti karier di industri hiburan sekaligus merasakan pengalaman internasional.

Dalam proses seleksi, terdapat sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi. Untuk peserta pria, batas usia ditetapkan antara 22 hingga 30 tahun, sementara peserta wanita berusia 19 hingga 30 tahun. Seluruh peserta diwajibkan berstatus lajang.

SAE juga tidak membatasi latar belakang profesi calon peserta. Mereka yang berprofesi sebagai influencer, kreator konten, model, pelatih kebugaran, penyanyi, aktor, hingga chef dipersilakan mengikuti proses casting. “Program ini membuka ruang bagi berbagai karakter dan kepribadian yang unik,” ujar Andree.

Salah satu ketentuan penting lainnya adalah peserta tidak saling mengenal. Aturan ini diberlakukan untuk menjaga keaslian interaksi serta dinamika yang akan terjadi selama program berlangsung.

Calon peserta diminta mengirimkan data diri lengkap, foto, serta video perkenalan kepada tim SAE. Selain itu, peserta wajib memiliki paspor dengan masa berlaku minimal 10 bulan.

Dari sisi fasilitas, pihak produksi akan menanggung kebutuhan akomodasi selama proses syuting di Turki. Hal ini menjadi daya tarik tersendiri bagi peserta yang ingin mendapatkan pengalaman tampil di panggung internasional.

Andree mengajak talenta muda untuk memanfaatkan kesempatan ini. “Segera kirimkan biodata Anda ke tim SAE untuk ikut casting reality show ‘Turkiye Ask Adasi’ versi Indonesia,” katanya.

Dengan konsep yang menarik dan lokasi syuting di luar negeri, program ini diperkirakan menjadi salah satu tayangan yang dinantikan, sekaligus membuka jalan bagi talenta Indonesia untuk menembus industri hiburan global.*** (Daus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Air Mata Pecah di SMK Negeri 1 Takengon, Psikodrama Jadi Ruang Pulih Penyintas Bencana

21 April 2026 - 16:24 WIB

Batanghari Ikut Tanam Serentak 16 Provinsi, Perkuat Target Swasembada Pangan Nasional

21 April 2026 - 16:17 WIB

Semarak Hari Kartini, Klinik SMM BKKP Beri Layanan Kesehatan Spesial

21 April 2026 - 14:48 WIB

Pelindo Regional 4 Perkuat Budaya Integritas Melalui TWG Bertema ISO 37001

21 April 2026 - 13:46 WIB

Command Center Diakhiri, ⁠Tanpa Kemacetan dan Overcapacity, Arus Logistik di Tanjung Priok Terkendali Pasca Lebaran

21 April 2026 - 13:38 WIB

Menjadi Kartini Masa Kini: Keseimbangan antara Kekuatan dan Kelembutan

21 April 2026 - 13:04 WIB

Sahabat Safar bersama Kidzsmile Foundation Gelar Pelatihan Psikodrama di SMK 1 Takengon

21 April 2026 - 11:30 WIB

Catatan Halimah Munawir: Catatan Kartini

21 April 2026 - 07:34 WIB

GPAB Pertanyakan Status Bencana Aceh, Soroti Pemulihan Hingga Tiga Tahun

21 April 2026 - 06:14 WIB

FORWAN 12 Tahun, Bertahan di Tengah Ujian dan Tantangan Regenerasi

21 April 2026 - 05:52 WIB

Trending di RAGAM