Menu

Mode Gelap
Subsidi BBM Bocor, Ekonomi Rakyat Boncos Tionghoa Indonesia dan Buku: Merawat Jejak Sejarah, Sastra, dan Budaya Idang Meulapeh Warnai Maulid Nabi di Jakarta, Tradisi Nagan yang Pernah Raih Rekor Dunia Haji Fikri: Pengawasan Pemerintahan Adalah Kewajiban Wakil Rakyat, Pejabat Diminta Jangan Korupsi FIFGROUP Perluas Manfaat Kampung Sehat melalui Sanitasi Layak dan Pencegahan Stunting KPK Ungkap Fakta Baru Kasus Unsoed, Ali Rokhman Ditunjuk Jadi Plt Rektor

RAGAM

Batanghari Ikut Tanam Serentak 16 Provinsi, Perkuat Target Swasembada Pangan Nasional

badge-check


 Batanghari Ikut Tanam Serentak 16 Provinsi, Perkuat Target Swasembada Pangan Nasional Perbesar

Wartatrabs.com, JAMBI — Kabupaten Batanghari menjadi bagian dari gerakan tanam serentak yang dilaksanakan di 16 provinsi di Indonesia sebagai langkah strategis memperkuat ketahanan dan swasembada pangan nasional. Kegiatan ini difokuskan pada pemanfaatan lahan cetak sawah baru guna meningkatkan luas tanam dan produksi padi secara signifikan.

Program tanam serentak ini merupakan inisiatif pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian Republik Indonesia yang mendorong optimalisasi lahan pertanian, khususnya di wilayah-wilayah potensial yang selama ini belum tergarap maksimal. Kabupaten Batanghari sendiri dinilai memiliki potensi pengembangan lahan sawah baru yang cukup luas dan produktif.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini melibatkan sinergi antara pemerintah daerah, kelompok tani, serta berbagai pemangku kepentingan di sektor pertanian. Dukungan alat dan mesin pertanian (alsintan), benih unggul, serta pupuk menjadi faktor penting dalam memastikan keberhasilan program ini.
Secara nasional, pemerintah menargetkan peningkatan luas tanam padi hingga jutaan hektare melalui program cetak sawah dan optimalisasi lahan. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, produksi padi Indonesia dalam beberapa tahun terakhir berada di kisaran 53–55 juta ton gabah kering giling (GKG) per tahun. Namun, untuk mencapai swasembada berkelanjutan, diperlukan peningkatan produksi sekaligus efisiensi distribusi pangan.

Poktan siap swasembada pangan.

Pemerintahan Prabowo Subianto menempatkan sektor pangan sebagai prioritas utama dalam agenda pembangunan nasional. Hal ini tercermin dalam berbagai program strategis, termasuk percepatan cetak sawah, peningkatan produktivitas, serta penguatan cadangan pangan pemerintah.

Di tingkat daerah, inisiatif tanam serentak ini juga diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan petani. Dengan bertambahnya luas tanam dan produktivitas, pendapatan petani berpotensi meningkat sekaligus memperkuat ekonomi lokal.

Selain itu, program ini menjadi langkah antisipatif terhadap tantangan global seperti perubahan iklim, gangguan rantai pasok, dan fluktuasi harga pangan. Pemerintah menilai bahwa kemandirian pangan merupakan kunci stabilitas nasional di tengah dinamika global yang tidak menentu.

Kegiatan tanam serentak di Batanghari pun mendapat sambutan positif dari para petani yang berharap program ini dapat berkelanjutan dan didukung secara konsisten, baik dari sisi kebijakan maupun pendampingan teknis di lapangan.

Dengan kolaborasi lintas sektor dan dukungan penuh pemerintah, gerakan tanam serentak di 16 provinsi ini diharapkan menjadi tonggak penting menuju Indonesia yang mandiri dan berdaulat di bidang pangan.*** (Ifal)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Tionghoa Indonesia dan Buku: Merawat Jejak Sejarah, Sastra, dan Budaya

26 Agustus 2026 - 08:16 WIB

Idang Meulapeh Warnai Maulid Nabi di Jakarta, Tradisi Nagan yang Pernah Raih Rekor Dunia

25 Agustus 2026 - 19:18 WIB

Haji Fikri: Pengawasan Pemerintahan Adalah Kewajiban Wakil Rakyat, Pejabat Diminta Jangan Korupsi

25 Agustus 2026 - 18:58 WIB

FIFGROUP Perluas Manfaat Kampung Sehat melalui Sanitasi Layak dan Pencegahan Stunting

25 Agustus 2026 - 16:00 WIB

KPK Ungkap Fakta Baru Kasus Unsoed, Ali Rokhman Ditunjuk Jadi Plt Rektor

25 Agustus 2026 - 15:23 WIB

Menjaga Warisan Luhur: Peringatan Maulid Nabi Besar SAW di Masjid Istiqamah Desa Simpang Kelaping Sarat Adat dan Budaya

25 Agustus 2026 - 14:52 WIB

Maulid di Simpang Kelaping Jadi Momentum Menghidupkan Masjid dan Memperkuat Kebersamaan Warga

25 Agustus 2026 - 12:28 WIB

Santunan KEMALA Berbuah Inspirasi, Anak Yatim Mitra Istiqomah Tunjukkan Hafalan dan Karakter

25 Agustus 2026 - 12:18 WIB

Masyarakat Reubee Antusias Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H

25 Agustus 2026 - 09:14 WIB

Isnaeni Anggap Ngeles Alasan Kepolisian Blokir Rekening Koordinator AMPB

25 Agustus 2026 - 08:34 WIB

Trending di RAGAM