Menu

Mode Gelap
BEM-TR Soroti Temuan BPK, Nilai Target Zero Defisit Harus Diiringi Perbaikan Tata Kelola Keuangan Kemendagri dan Pemerintah Aceh Fasilitasi Penyelesaian Batas Wilayah Subulussalam–Aceh Selatan Audi Luncurkan The New Q5 Sportback di Indonesia, Bidik Segmen SUV Premium Rp1,9 Miliar Kejar Cuan Rp100 Triliun, Kemenpora Pangkas 1.440 Pasal untuk Genjot Industri Olahraga InJourney Airports Kebut Persiapan Optimalisasi Bandara Husein Sastranegara Layanan Perdana Umrah di Terminal 2F Bandara Internasional Soekarno-Hatta Berjalan Lancar

BANDARA

Bandara Soekarno-Hatta dan Kertajati Siap Layani Keberangkatan Jemaah Haji 2026

badge-check


 Terminal 2F Bandara Soetta Perbesar

Terminal 2F Bandara Soetta

Wartatrans.com, TANGERANG – Kantor Regional I PT Angkasa Pura Indonesia (Injourney Airports) membawahi empat Bandara yakni Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK), Bandara Internasional

Halim Perdana Kusuma (HLP), Bandara Huseinsastranegara (BDO), dan Bandara Internasional Kertajati (KJT).

Saat ini memastikan kesiapan penuh dalam melayani operasional keberangkatan jemaah haji tahun 1447H/2026 dari dua bandara ditetapkan sebagai Bandara Embarkasi Haji Utama yaitu Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK) dan Bandara Internasional Kertajati (KJT).

“Bandara Internasional Soekarno-Hatta akan melayani 84 Kelompok Terbang (Kloter) keberangkatan dan kepulangan dengan jumlah calon jemaah haji asal Banten, DKI Jakarta, Bekasi dan Lampung

sebanyak 35.264 jemaah, berlangsung mulai tanggal 22 April 2026 hingga 21 Mei 2026,” urai Regional CEO Kantor Regional I, I Wayan Darma, Selasa (21/4/2026).

Calon jemaah akan diterbangkan menggunakan maskapai Garuda Indonesia (GA) dan Saudi Arabia Airlines (SV).

Terminal 2F difungsikan sebagai pusat layanan haji terintegrasi dengan fasilitas ruang tunggu

berkapasitas 3.000 orang, sistem layanan penumpang terintegrasi serta memiliki masjid yang mampu menampung sekitar 1000 orang.

Bandara Internasional Soekarno-Hatta juga menjadi salah satu dari empat bandara di Indonesia yang dilengkapi layanan Mecca Route, sebuah fasilitas fast track keimigrasian Arab Saudi.

“Mecca Route memungkinkan jemaah haji menjalani pemeriksaan paspor di Bandara embarkasi Indonesia, bukan di

bandara tujuan seperti Jeddah dan Madinah, sehingga proses kedatangan di Arab Saudi menjadi lebih cepat dan nyaman,” ungkapnya.

Melalui sistem ini seluruh prosedur pemeriksaan paspor, perekaman biometric, hingga stempel visa diselesaikan di Indonesia, sehingga setibanya di Arab Saudi jemaah dapat langsung menuju bus jemputan tanpa perlu mengantri di loket imigrasi.

Sementara itu, di Bandara Internasional Kertajati akan melayani 40 Kelompok Terbang (kloter) keberangkatan dan kepulangan dengan total calon jemaah haji sebanyak 17.620 orang yang berasal dari Jawa Barat berlangsung mulai 22 April 2026 hingga 21 Mei 2026 menggunakan maskapai Saudi Arabian Airlines (SV).

Pemberangkan Haji dari Bandara Internasional Kertajati menerapkan  sistem embarkasi penuh, dimana seluruh proses keimigrasian termasuk cap paspor dilaksanakan sepenuhnya di Asrama Haji Indramayu sebelum jemaah menuju bandara.

“Dengan sistem ini, saat tiba di bandara, jemaah telah siap untuk terbang karena semua proses sudah selesai di Asrama Haji,” ujar dia.

Secara teknis bus yang mengangkut jemaah yang telah menyelesaikan proses oleh petugas imigrasi dan mendapatkan pengawalan resmi dari asrama haji hingga bandara.

Setibanya di bandara, jemaah masuk melalui sisi udara (airside) langsung menuju ruang tunggu. Beberapa area di terminal bandara disterilkan dengan penempatan petugas dan pemasangan q-line, sehingga pergerakan jemaah menuju pesawat berlangsung tertib dan nyaman.

Dia menyampaikan komitmen penuh seluruh jajaran dalam mensukseskan operasional haji tahun ini.

“Dua bandara kami di Regional I, Soekarno-Hatta dan Kertajati, memainkan peran yang sangat strategis dalam penyelenggaraan haji nasional tahun ini. Di Soekarno-Hatta, menghadirkan layanan Mecca Route sehingga jemaah tiba di Tanah Suci tanpa harus melewati antrean imigrasi yang melelahkan,” ujar Wayan.

Di Kertajati, pihaknya menerapkan sistem embarkasi penuh, seluruh proses keimigrasian tuntas di asrama haji, jemaah datang ke Bandara sudah siap terbang, dan pergerakannya tertib dan hassle free.

Kedua pendekatan ini mencerminkan satu misi yang sama yaitu melayani tamu Allah dengan sepenuh hati.

Kantor Regional I Injourney Airports berkomitmen terus berkoordinasi dengan seluruh pemangku

kepentingan demi memastikan kelancaran dan kenyamanan keberangkatan seluruh Jemaah haji 1447H/2026 menuju tanah suci. (omy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

InJourney Airports Kebut Persiapan Optimalisasi Bandara Husein Sastranegara

2 Juli 2026 - 21:04 WIB

Layanan Perdana Umrah di Terminal 2F Bandara Internasional Soekarno-Hatta Berjalan Lancar

2 Juli 2026 - 18:57 WIB

Insiden Pesawat Perintis PK-RCY di Balinggama, Papua Pegunungan, Pilot Meninggal Dunia

2 Juli 2026 - 16:21 WIB

Kemenhub Dorong Percepatan Persiapan Reaktivasi Bandara Husein Bandung

1 Juli 2026 - 09:06 WIB

Buka Munas IABI, Dirjen Hubud Tekankan Pentingnya Penguatan SDM Ahli Bandar Udara

28 Juni 2026 - 15:32 WIB

3 Maskapai Siap Terbangkan Jemaah Umrah dari Terminal 2F Bandara Soetta, 1 Juli

27 Juni 2026 - 05:11 WIB

Kemenhub Pastikan Program PPN DTP Turunkan Harga Tiket Pesawat Selama Libur Sekolah

26 Juni 2026 - 08:00 WIB

Soekarno-Hatta Dibidik Masuk 10 Besar Bandara Terbaik Dunia pada 2029

25 Juni 2026 - 17:43 WIB

Segera Kembali Layani Penerbangan dengan Pesawat Jet, InJourney Airports Optimalisasi Bandara Husein

24 Juni 2026 - 17:11 WIB

Selain Ada Stimulus Transportasi Libur Sekolah, Pemerintah juga Siapkan untuk Nataru

23 Juni 2026 - 12:33 WIB

Trending di ANJUNGAN