Menu

Mode Gelap
Subsidi BBM Bocor, Ekonomi Rakyat Boncos Tionghoa Indonesia dan Buku: Merawat Jejak Sejarah, Sastra, dan Budaya Idang Meulapeh Warnai Maulid Nabi di Jakarta, Tradisi Nagan yang Pernah Raih Rekor Dunia Haji Fikri: Pengawasan Pemerintahan Adalah Kewajiban Wakil Rakyat, Pejabat Diminta Jangan Korupsi FIFGROUP Perluas Manfaat Kampung Sehat melalui Sanitasi Layak dan Pencegahan Stunting KPK Ungkap Fakta Baru Kasus Unsoed, Ali Rokhman Ditunjuk Jadi Plt Rektor

Uncategorized

Air Mata Pecah di SMK Negeri 1 Takengon, Psikodrama Jadi Ruang Pulih Penyintas Bencana

badge-check


 Air Mata Pecah di SMK Negeri 1 Takengon, Psikodrama Jadi Ruang Pulih Penyintas Bencana Perbesar

Wartatrans.com, TAKENGON — Tangis pecah di ruang pelatihan SMK Negeri 1 Takengon. Bukan tanpa sebab. Satu per satu cerita tentang luka, kehilangan, dan ketakutan yang lama terpendam akhirnya menemukan ruangnya untuk keluar.

Melalui pelatihan psikodrama yang digelar Sahabat Safar bersama Kidzsmile Foundation, dan di dukung oleh (IKA-FAPSI UNPAD) puluhan peserta dari berbagai latar belakang berkumpul dalam satu ruang yang sama.

Mereka bukan sekadar peserta—melainkan penyintas, relawan, dan saksi hidup dari rentetan bencana yang mengguncang Aceh Tengah dalam beberapa waktu terakhir.

Guru, ibu rumah tangga, pengusaha, ASN, hingga relawan duduk melingkar tanpa sekat. Yang hadir bukan sekadar fisik, tetapi juga beban cerita yang selama ini terpendam.

Kisah tentang longsor yang datang tiba-tiba, banjir yang merendam harapan, hingga hari-hari pascabencana yang penuh ketidakpastian—kekurangan pangan, kehilangan tempat berteduh, dan trauma yang tak kasat mata.

Saat satu peserta mulai membuka suara, yang lain ikut larut. Air mata jatuh tanpa mampu dibendung.

Di situlah psikodrama bekerja—membuka ruang aman, mengurai emosi yang tersimpan, dan perlahan membantu peserta menyusun kembali kekuatan yang sempat runtuh.

Kegiatan ini dimentori oleh IIP Fahira, M.Psi., Psikolog, Ketua I Asosiasi Psikodrama Indonesia, bersama Idzma Mahayattika, S.E., M.Pd., Ketua sekaligus Spesialis Pendidikan Bencana dari Kidzsmile Foundation.

Bagi para relawan, pelatihan ini bukan sekadar pemahaman teori. Ini adalah bekal nyata untuk terjun ke lapangan—membaca kondisi psikologis penyintas, memahami dinamika emosi, serta menghadirkan pendampingan yang lebih empatik dan manusiawi.

Dukungan dari Ikatan Alumni Universitas Padjadjaran (IKA UNPAD) turut memperkuat pelaksanaan kegiatan ini. Para peserta mengaku mendapatkan banyak manfaat, mulai dari kemampuan mengelola emosi diri, menggali informasi dari orang lain dengan pendekatan yang tepat, hingga menentukan langkah pendampingan yang efektif dalam proses pemulihan trauma.

Di tengah puing-puing bencana, harapan itu ternyata belum padam. Ia tumbuh dari keberanian untuk bercerita, dari air mata yang jatuh, dan dari tangan-tangan yang saling menguatkan.*** (Kamaruzzaman)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Tionghoa Indonesia dan Buku: Merawat Jejak Sejarah, Sastra, dan Budaya

26 Agustus 2026 - 08:16 WIB

Idang Meulapeh Warnai Maulid Nabi di Jakarta, Tradisi Nagan yang Pernah Raih Rekor Dunia

25 Agustus 2026 - 19:18 WIB

Haji Fikri: Pengawasan Pemerintahan Adalah Kewajiban Wakil Rakyat, Pejabat Diminta Jangan Korupsi

25 Agustus 2026 - 18:58 WIB

FIFGROUP Perluas Manfaat Kampung Sehat melalui Sanitasi Layak dan Pencegahan Stunting

25 Agustus 2026 - 16:00 WIB

KPK Ungkap Fakta Baru Kasus Unsoed, Ali Rokhman Ditunjuk Jadi Plt Rektor

25 Agustus 2026 - 15:23 WIB

Menjaga Warisan Luhur: Peringatan Maulid Nabi Besar SAW di Masjid Istiqamah Desa Simpang Kelaping Sarat Adat dan Budaya

25 Agustus 2026 - 14:52 WIB

Maulid di Simpang Kelaping Jadi Momentum Menghidupkan Masjid dan Memperkuat Kebersamaan Warga

25 Agustus 2026 - 12:28 WIB

Santunan KEMALA Berbuah Inspirasi, Anak Yatim Mitra Istiqomah Tunjukkan Hafalan dan Karakter

25 Agustus 2026 - 12:18 WIB

Masyarakat Reubee Antusias Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H

25 Agustus 2026 - 09:14 WIB

Isnaeni Anggap Ngeles Alasan Kepolisian Blokir Rekening Koordinator AMPB

25 Agustus 2026 - 08:34 WIB

Trending di RAGAM