Menu

Mode Gelap
Pelindo Regional 4 Perkuat Budaya Integritas Melalui TWG Bertema ISO 37001 Command Center Diakhiri, ⁠Tanpa Kemacetan dan Overcapacity, Arus Logistik di Tanjung Priok Terkendali Pasca Lebaran Semarak Hari Kartini, Ratusan Petugas Whoosh Berkebaya Bagikan Hadiah kepada Penumpang KAI Dorong Lompatan Logistik Nasional, Perkuat Integrasi Rel melalui Dryport KEK Industropolis Batang Menjadi Kartini Masa Kini: Keseimbangan antara Kekuatan dan Kelembutan Sambut HUT Ke-74, PELNI Hadirkan Aksi Sosial Program Bakti

RAGAM

Sahabat Safar bersama Kidzsmile Foundation Gelar Pelatihan Psikodrama di SMK 1 Takengon

badge-check


 Sahabat Safar bersama Kidzsmile Foundation Gelar Pelatihan Psikodrama di SMK 1 Takengon Perbesar

Wartatrans.com, TAKENGON — Kegiatan pelatihan psikodrama yang digagas Sahabat Safar bersama Kidzsmile Foundation sukses digelar di SMK Negeri 1 Takengon.

Puluhan peserta dari berbagai latar belakang turut ambil bagian dalam kegiatan ini.

Peserta terdiri dari beragam profesi, mulai dari guru, pengusaha, ibu rumah tangga, ASN, hingga penyintas bencana dan relawan kemanusiaan.

Kegiatan ini menjadi ruang aman bagi para penyintas untuk mulai membuka diri dan mencari pendampingan psikologis agar dapat melanjutkan kehidupan di tengah situasi pascabencana.

Selama pelatihan, suasana haru tak terhindarkan. Sejumlah peserta tampak meneteskan air mata saat mendengarkan kisah-kisah menyentuh tentang pengalaman menghadapi bencana, mulai dari longsor dan banjir, hingga kondisi sulit pascabencana seperti krisis pangan, trauma psikologis, dan keterbatasan tempat tinggal.

Pelatihan ini turut dimentori oleh IIP Fahira, M.Psi., Psikolog, yang juga menjabat sebagai Ketua I Asosiasi Psikodrama Indonesia. Selain itu, kegiatan ini juga menghadirkan Idzma Mahayattika, S.E., M.Pd., selaku Ketua sekaligus Spesialis Pendidikan Bencana Kidzsmile Foundation.

Berbagai materi yang disampaikan memberikan manfaat besar bagi peserta, khususnya para relawan.

Mereka dibekali kemampuan dasar dalam memahami kondisi psikologis penyintas, menganalisis karakter, serta memberikan pendampingan yang tepat di lapangan.

Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat kapasitas relawan dan masyarakat dalam menghadapi dampak psikologis bencana, sekaligus menjadi langkah awal pemulihan yang lebih menyeluruh bagi para penyintas di wilayah Aceh Tengah.*** (Kamaruzzaman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pelindo Regional 4 Perkuat Budaya Integritas Melalui TWG Bertema ISO 37001

21 April 2026 - 13:46 WIB

Command Center Diakhiri, ⁠Tanpa Kemacetan dan Overcapacity, Arus Logistik di Tanjung Priok Terkendali Pasca Lebaran

21 April 2026 - 13:38 WIB

Menjadi Kartini Masa Kini: Keseimbangan antara Kekuatan dan Kelembutan

21 April 2026 - 13:04 WIB

DPR Soroti Penghentian Bantuan Iuran BPJS Pensiunan AP II

21 April 2026 - 12:27 WIB

Catatan Halimah Munawir: Catatan Kartini

21 April 2026 - 07:34 WIB

GPAB Pertanyakan Status Bencana Aceh, Soroti Pemulihan Hingga Tiga Tahun

21 April 2026 - 06:14 WIB

FORWAN 12 Tahun, Bertahan di Tengah Ujian dan Tantangan Regenerasi

21 April 2026 - 05:52 WIB

Mendagri Dorong Percepatan Rehabilitasi di Aceh Tengah dan Bener Meriah

21 April 2026 - 05:43 WIB

AFSI Jembatani Kampus dan Industri, 249 Program Fintech Syariah Digelar

21 April 2026 - 05:36 WIB

Tubuh Alam yang Diam-Diam Terluka

20 April 2026 - 19:06 WIB

Trending di RAGAM