Menu

Mode Gelap
Diskusi Seni Ruang Publik Soroti Minimnya Regulasi dan Pentingnya Budaya sebagai Identitas Kota 38 Persen Transaksi QRIS Nasional Terpusat di Jakarta, Jadi Motor Ekonomi Sekaligus Sinyal Ketimpangan Digital 35 Negara dan Indonesia Adopsi Registrasi Biometrik, Pengamat: Tak Kebal Penipuan Bayi Ditemukan di Toilet KA Sancaka, KAI Daop 6 dan KAI Services Bergerak Cepat Lakukan Penanganan Konektivitas Kereta dan Pelabuhan Makin Diminati, Tiga Stasiun KAI Layani 3,88 Juta Pelanggan Semester I 2026 Harga Kopi Gayo Menguat, Petani Harapkan Stabilitas Pasar dan Dukungan Pemerintah

RAGAM

Sahabat Safar bersama Kidzsmile Foundation Gelar Pelatihan Psikodrama di SMK 1 Takengon

badge-check


 Sahabat Safar bersama Kidzsmile Foundation Gelar Pelatihan Psikodrama di SMK 1 Takengon Perbesar

Wartatrans.com, TAKENGON — Kegiatan pelatihan psikodrama yang digagas Sahabat Safar bersama Kidzsmile Foundation sukses digelar di SMK Negeri 1 Takengon.

Puluhan peserta dari berbagai latar belakang turut ambil bagian dalam kegiatan ini.

Peserta terdiri dari beragam profesi, mulai dari guru, pengusaha, ibu rumah tangga, ASN, hingga penyintas bencana dan relawan kemanusiaan.

Kegiatan ini menjadi ruang aman bagi para penyintas untuk mulai membuka diri dan mencari pendampingan psikologis agar dapat melanjutkan kehidupan di tengah situasi pascabencana.

Selama pelatihan, suasana haru tak terhindarkan. Sejumlah peserta tampak meneteskan air mata saat mendengarkan kisah-kisah menyentuh tentang pengalaman menghadapi bencana, mulai dari longsor dan banjir, hingga kondisi sulit pascabencana seperti krisis pangan, trauma psikologis, dan keterbatasan tempat tinggal.

Pelatihan ini turut dimentori oleh IIP Fahira, M.Psi., Psikolog, yang juga menjabat sebagai Ketua I Asosiasi Psikodrama Indonesia. Selain itu, kegiatan ini juga menghadirkan Idzma Mahayattika, S.E., M.Pd., selaku Ketua sekaligus Spesialis Pendidikan Bencana Kidzsmile Foundation.

Berbagai materi yang disampaikan memberikan manfaat besar bagi peserta, khususnya para relawan.

Mereka dibekali kemampuan dasar dalam memahami kondisi psikologis penyintas, menganalisis karakter, serta memberikan pendampingan yang tepat di lapangan.

Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat kapasitas relawan dan masyarakat dalam menghadapi dampak psikologis bencana, sekaligus menjadi langkah awal pemulihan yang lebih menyeluruh bagi para penyintas di wilayah Aceh Tengah.*** (Kamaruzzaman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Sebaran Abu Vulkanik Gunung Krakatau Bergerak ke Barat, Belum Berdampak pada Bandara dan Jalur Penerbangan

4 Juli 2026 - 15:09 WIB

Hindari Bom Waktu Sampah, Jakarta Siapkan Tarif Bayar Sesuai Beban 

4 Juli 2026 - 06:38 WIB

Halimah Munawir Podcast Roadshow Hadir di Symphony & Harmony IWAPI DKI Jakarta

3 Juli 2026 - 21:59 WIB

Perkuat Kualitas Layanan, IPCC Gelar Management Walkthrough di Terminal Satelit Banjarmasin

3 Juli 2026 - 21:05 WIB

Masyarakat Beutong Ateuh Menjaga Warisan Alam, Sejahtera Karena Hutan Bukan Tambang

3 Juli 2026 - 15:29 WIB

Kementerian Kehutanan, WCS Indonesia, dan CMA CGM Perkuat Kemitraan Logistik untuk Memberantas Perdagangan Ilegal Satwa Liar

3 Juli 2026 - 15:27 WIB

Bagian dari Ekosistem Astra, FIFGROUP Perkuat Pemberdayaan Masyarakat melalui Desa Sejahtera Astra

3 Juli 2026 - 15:14 WIB

Pelindo Terminal Petikemas Berikan Wajah Baru Sarana Publik Masyarakat Ring 1 Terminal Teluk Lamong

3 Juli 2026 - 14:24 WIB

Pengoperasian QCC 004 Perkuat Daya Saing Pelabuhan Panjang sebagai Gerbang Logistik Sumatera

3 Juli 2026 - 13:35 WIB

13 Tahun, Mengabdi Direktur Ernawati Komit Bawa PT CMN Melayani Sepenuh Hati

3 Juli 2026 - 12:41 WIB

Trending di RAGAM