Wartatrans.com, TAKENGON — Menteri Dalam Negeri RI, Tito Karnavian, mendorong percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di wilayah Aceh Tengah dan Bener Meriah. Hal itu disampaikan dalam kunjungan kerjanya ke wilayah tersebut, Senin (20/4/2026).
Dalam kapasitasnya sebagai Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Bencana Sumatera, Tito menyempatkan diri berdiskusi dengan Aliansi Relawan Wilayah Tengah Aceh (A.R.A) guna menyerap aspirasi terkait upaya pemulihan di daerah.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut Wakil Gubernur Aceh, Fadlullah atau yang akrab disapa Dek Fadh, Kasatgas PRR Provinsi Aceh Syafrizal, Bupati dan Wakil Bupati Aceh Tengah, Wakil Ketua DPRK Aceh Tengah, serta Sekretaris Daerah Aceh Tengah.
Dalam arahannya, Mendagri menekankan pentingnya penyusunan agenda prioritas oleh pemerintah daerah sebagai langkah strategis mempercepat proses pemulihan pada 2026. Ia meminta pemerintah kabupaten segera merancang program yang terarah sesuai kewenangan, sekaligus memperkuat koordinasi dengan pemerintah provinsi dan pusat.
“Sinergi lintas sektor menjadi kunci. Program yang disusun harus terukur dan berorientasi pada percepatan pemulihan masyarakat,” ujar Tito.
Sementara itu, Aliansi Relawan Wilayah Tengah Aceh yang diwakili Koordinator Yunadi HS dan Wakil Koordinator Mahlizar Safdi menyampaikan sejumlah usulan strategis. Aspirasi tersebut, kata mereka, telah dituangkan dalam surat resmi yang disampaikan kepada pemerintah.
Relawan berharap pemerintah dapat segera menindaklanjuti berbagai usulan tersebut guna mempercepat pemulihan kondisi sosial dan ekonomi masyarakat di wilayah terdampak.
Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam memperkuat kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, dan elemen masyarakat dalam mempercepat rehabilitasi dan rekonstruksi di Aceh.*** (Jasa)

























