Menu

Mode Gelap
Pulihkan Denyut Konektivitas di Papua, ASDP Hubungkan Wilayah Timur 3TP Tubuh Alam yang Diam-Diam Terluka Ratusan Santri di Lima Ponpes Demak Keracunan MBG, Warga Juga Terdampak Jembatan Gemboyah Putus Total, Akses Jogong – Linge Lumpuh Banjir Rendam Desa Padang Terangun, Aktivitas Warga Lumpuh, Ancaman Susulan Mengintai Simulasi Grand Final Proliga 2026 Terjadi di Semarang, GOR Jatidiri Membiru

RAGAM

Banjir Rendam Desa Padang Terangun, Aktivitas Warga Lumpuh, Ancaman Susulan Mengintai

badge-check


 Banjir Rendam Desa Padang Terangun, Aktivitas Warga Lumpuh, Ancaman Susulan Mengintai Perbesar

Wartatrans.com, BLANGKEJEREN— Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah gayo lues dalam beberapa hari terakhir kembali memicu bencana banjir di sejumlah titik. Salah satu wilayah terdampak cukup parah adalah Desa Padang Terangun.

Air dilaporkan mulai meluap sejak sore hingga malam hari, merendam permukiman warga dengan ketinggian yang bervariasi. Selain rumah penduduk, genangan air juga menutup akses jalan desa sehingga menghambat mobilitas masyarakat.

Warga yang terdampak tampak berjibaku menyelamatkan barang-barang berharga ke tempat yang lebih tinggi.

Beberapa di antaranya memilih mengungsi sementara ke rumah kerabat maupun lokasi yang dinilai lebih aman dari jangkauan air.

Menurut informasi di lapangan, meluapnya air diduga berasal dari meningkatnya debit sungai akibat curah hujan yang terus berlangsung, diperparah dengan kondisi tanah yang sudah jenuh air. Situasi ini membuat aliran air tidak mampu lagi tertampung, hingga akhirnya meluber ke pemukiman.

Tidak hanya banjir, warga juga dihantui potensi tanah longsor, mengingat struktur tanah di beberapa titik mulai labil akibat terus diguyur hujan. Kondisi ini menambah kekhawatiran masyarakat, terutama yang tinggal di daerah perbukitan dan bantaran sungai.

Hingga saat ini, belum ada laporan resmi terkait jumlah kerugian maupun korban terdampak secara keseluruhan. Namun, aktivitas masyarakat dilaporkan terganggu, terutama akses transportasi dan kegiatan ekonomi warga.

Pihak terkait diharapkan segera turun tangan untuk melakukan penanganan darurat, termasuk pendataan warga terdampak, distribusi bantuan, serta upaya mitigasi guna mencegah dampak yang lebih luas.

Sementara itu, masyarakat diimbau untuk tetap siaga dan meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan banjir dan longsor susulan. Jika hujan terus berlanjut, risiko bencana lanjutan dinilai masih cukup tinggi.*** (Kamaruzzaman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tubuh Alam yang Diam-Diam Terluka

20 April 2026 - 19:06 WIB

Ratusan Santri di Lima Ponpes Demak Keracunan MBG, Warga Juga Terdampak

20 April 2026 - 18:42 WIB

Jembatan Gemboyah Putus Total, Akses Jogong – Linge Lumpuh

20 April 2026 - 18:38 WIB

HPA Ajak Masyarakat Dukung Polri Ciptakan Kamtibmas di Bumi Sulteng

20 April 2026 - 13:56 WIB

Bank Mandiri Kunjungi Makassar New Port, Perkuat Sinergi Infrastruktur Pelabuhan

20 April 2026 - 13:27 WIB

Presiden GPAB Sayangkan Penunjukan Jubir Aceh, Dinilai Lukai Nilai Perjuangan

20 April 2026 - 06:14 WIB

Penunjukan Jubir Aceh Picu Polemik, Publik Soroti Konsistensi Sikap terhadap Warisan Hasan Tiro

20 April 2026 - 06:05 WIB

Aceh Tengah Belum Pulih, Ancaman Banjir dan Longsor Susulan Masih Mengintai

20 April 2026 - 05:41 WIB

Pemkab Bogor Fokus Pemulihan Pascabanjir Cigudeg, Infrastruktur dan Normalisasi Sungai Jadi Prioritas

19 April 2026 - 19:09 WIB

Pasca Hujan Lebat, Enam Desa Di Bogor Tergenang Banjir

19 April 2026 - 16:27 WIB

Trending di RAGAM