Menu

Mode Gelap
Walikota Langsa Rombak Kabinet Secara Besar besaran  Diskusi Seni Ruang Publik Soroti Minimnya Regulasi dan Pentingnya Budaya sebagai Identitas Kota 38 Persen Transaksi QRIS Nasional Terpusat di Jakarta, Jadi Motor Ekonomi Sekaligus Sinyal Ketimpangan Digital 35 Negara dan Indonesia Adopsi Registrasi Biometrik, Pengamat: Tak Kebal Penipuan Bayi Ditemukan di Toilet KA Sancaka, KAI Daop 6 dan KAI Services Bergerak Cepat Lakukan Penanganan Konektivitas Kereta dan Pelabuhan Makin Diminati, Tiga Stasiun KAI Layani 3,88 Juta Pelanggan Semester I 2026

RAGAM

Banjir Rendam Desa Padang Terangun, Aktivitas Warga Lumpuh, Ancaman Susulan Mengintai

badge-check


 Banjir Rendam Desa Padang Terangun, Aktivitas Warga Lumpuh, Ancaman Susulan Mengintai Perbesar

Wartatrans.com, BLANGKEJEREN— Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah gayo lues dalam beberapa hari terakhir kembali memicu bencana banjir di sejumlah titik. Salah satu wilayah terdampak cukup parah adalah Desa Padang Terangun.

Air dilaporkan mulai meluap sejak sore hingga malam hari, merendam permukiman warga dengan ketinggian yang bervariasi. Selain rumah penduduk, genangan air juga menutup akses jalan desa sehingga menghambat mobilitas masyarakat.

Warga yang terdampak tampak berjibaku menyelamatkan barang-barang berharga ke tempat yang lebih tinggi.

Beberapa di antaranya memilih mengungsi sementara ke rumah kerabat maupun lokasi yang dinilai lebih aman dari jangkauan air.

Menurut informasi di lapangan, meluapnya air diduga berasal dari meningkatnya debit sungai akibat curah hujan yang terus berlangsung, diperparah dengan kondisi tanah yang sudah jenuh air. Situasi ini membuat aliran air tidak mampu lagi tertampung, hingga akhirnya meluber ke pemukiman.

Tidak hanya banjir, warga juga dihantui potensi tanah longsor, mengingat struktur tanah di beberapa titik mulai labil akibat terus diguyur hujan. Kondisi ini menambah kekhawatiran masyarakat, terutama yang tinggal di daerah perbukitan dan bantaran sungai.

Hingga saat ini, belum ada laporan resmi terkait jumlah kerugian maupun korban terdampak secara keseluruhan. Namun, aktivitas masyarakat dilaporkan terganggu, terutama akses transportasi dan kegiatan ekonomi warga.

Pihak terkait diharapkan segera turun tangan untuk melakukan penanganan darurat, termasuk pendataan warga terdampak, distribusi bantuan, serta upaya mitigasi guna mencegah dampak yang lebih luas.

Sementara itu, masyarakat diimbau untuk tetap siaga dan meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan banjir dan longsor susulan. Jika hujan terus berlanjut, risiko bencana lanjutan dinilai masih cukup tinggi.*** (Kamaruzzaman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Walikota Langsa Rombak Kabinet Secara Besar besaran 

5 Juli 2026 - 05:24 WIB

Sebaran Abu Vulkanik Gunung Krakatau Bergerak ke Barat, Belum Berdampak pada Bandara dan Jalur Penerbangan

4 Juli 2026 - 15:09 WIB

Hindari Bom Waktu Sampah, Jakarta Siapkan Tarif Bayar Sesuai Beban 

4 Juli 2026 - 06:38 WIB

Halimah Munawir Podcast Roadshow Hadir di Symphony & Harmony IWAPI DKI Jakarta

3 Juli 2026 - 21:59 WIB

Perkuat Kualitas Layanan, IPCC Gelar Management Walkthrough di Terminal Satelit Banjarmasin

3 Juli 2026 - 21:05 WIB

Masyarakat Beutong Ateuh Menjaga Warisan Alam, Sejahtera Karena Hutan Bukan Tambang

3 Juli 2026 - 15:29 WIB

Bagian dari Ekosistem Astra, FIFGROUP Perkuat Pemberdayaan Masyarakat melalui Desa Sejahtera Astra

3 Juli 2026 - 15:14 WIB

Pelindo Terminal Petikemas Berikan Wajah Baru Sarana Publik Masyarakat Ring 1 Terminal Teluk Lamong

3 Juli 2026 - 14:24 WIB

Pengoperasian QCC 004 Perkuat Daya Saing Pelabuhan Panjang sebagai Gerbang Logistik Sumatera

3 Juli 2026 - 13:35 WIB

13 Tahun, Mengabdi Direktur Ernawati Komit Bawa PT CMN Melayani Sepenuh Hati

3 Juli 2026 - 12:41 WIB

Trending di RAGAM