Menu ✖

Mode Gelap
Para Pakar Bicara Blok Andaman Berpotensi Gerus Kewenangan Khusus Aceh Jasa Raharja Terbitkan Jaminan Biaya Perawatan 11 Penumpang Korban Kebakaran KMP Batumandi Pelindo Dukung Pemulihan Ekosistem Mangrove di Wilayah Pantura Demak Pascainsiden KMP Batumandi, ASDP Pastikan Layanan Dermaga Express 1 Pelabuhan Merak Kembali Normal Wahyoe Liluk Winarto Kembali Menjadi Ketua DPC Partai Demokrat Semarang Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, KKP Pulihkan Usaha Perikanan Pascabencana Sumatra

Uncategorized

Pemkab Bogor Fokus Pemulihan Pascabanjir Cigudeg, Infrastruktur dan Normalisasi Sungai Jadi Prioritas

badge-check


 Pemkab Bogor Fokus Pemulihan Pascabanjir Cigudeg, Infrastruktur dan Normalisasi Sungai Jadi Prioritas Perbesar

Wartatrans.com, BOGOR — Pemerintah Kabupaten Bogor mulai mengarahkan penanganan banjir di Kecamatan Cigudeg ke tahap pemulihan, menyusul surutnya genangan yang sempat merendam sejumlah permukiman warga akibat hujan deras pada Sabtu (18/4).

Selain penanganan darurat, langkah perbaikan infrastruktur dan normalisasi aliran sungai kini menjadi fokus utama.
Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menegaskan bahwa upaya penanganan tidak berhenti pada evakuasi dan distribusi bantuan, tetapi juga berlanjut pada mitigasi jangka panjang guna mencegah kejadian serupa terulang.

“Penanganan darurat sudah berjalan, kini kita pastikan proses pemulihan berjalan cepat, termasuk perbaikan infrastruktur yang rusak dan normalisasi aliran sungai,” ujar Rudy.

Banjir yang melanda enam desa—Cintamanik, Argapura, Bangunjaya, Renggasjajar, Batujajar, dan Tegallega—dipicu oleh meningkatnya debit air yang merusak tembok penahan tanah (TPT) di sejumlah titik. Kondisi tersebut menyebabkan aliran kali tersumbat dan meluap ke kawasan permukiman.

Data sementara mencatat sebanyak 50 warga sempat mengungsi ke rumah kerabat dan fasilitas umum. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kerusakan tercatat pada 28 rumah, dengan rincian 25 rumah rusak ringan dan 3 rumah rusak berat.

Selama masa tanggap darurat, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Bogor bersama unsur TNI-Polri, Satpol PP, Tagana, dan aparat setempat telah melakukan berbagai langkah, mulai dari kaji cepat hingga pengamanan wilayah terdampak, termasuk penanganan instalasi listrik oleh PLN untuk mencegah risiko lanjutan.

Di sisi lain, bantuan logistik dari Dinas Sosial terus disalurkan kepada warga terdampak. Kebutuhan mendesak seperti bahan pokok, pakaian, selimut, hingga perlengkapan bayi menjadi prioritas distribusi.

Pemerintah daerah juga menyiapkan langkah lanjutan berupa evaluasi menyeluruh terhadap titik rawan banjir, termasuk penguatan struktur penahan tanah serta perbaikan sistem drainase di wilayah terdampak.

Rudy menegaskan, koordinasi lintas sektor akan terus diperkuat agar proses pemulihan berjalan efektif dan masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan aman.
“Ke depan, kita tidak hanya memperbaiki, tetapi juga memastikan sistem yang ada lebih tangguh menghadapi potensi bencana,” tegasnya.*** (my)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Para Pakar Bicara Blok Andaman Berpotensi Gerus Kewenangan Khusus Aceh

21 Oktober 2026 - 15:16 WIB

Wahyoe Liluk Winarto Kembali Menjadi Ketua DPC Partai Demokrat Semarang

21 Oktober 2026 - 14:01 WIB

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, KKP Pulihkan Usaha Perikanan Pascabencana Sumatra

21 Oktober 2026 - 13:55 WIB

Tani Merdeka Aceh, APPSI, dan SPPG Sepakat Jalin Kerja Sama untuk Serap Hasil Pertanian Lokal

21 Oktober 2026 - 12:23 WIB

Usai Ditetapkan PT Toba Pulp Lestari Tersangka Korporasi, Konsesi Hutan Jadi Sorotan

21 Oktober 2026 - 11:21 WIB

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, KNMP Terbukti Jadi Penggerak Ekonomi Pesisir

21 Oktober 2026 - 11:08 WIB

Catatan M. Mujiburrohman: Mengapa Pemerintahan Prabowo Terus Digoyang? 

21 Oktober 2026 - 11:04 WIB

Catatan Iwan Piliang: Ketika Komunikator Lebih Menonjol daripada Pesan

21 Oktober 2026 - 08:09 WIB

Catatan Iwan Piliang: Ketika Solusi Karhutla Terbentur Birokrasi

20 Oktober 2026 - 13:38 WIB

Satpol PP Fakfak Beri Tenggat 3×24 Jam, Bangunan Liar di Pasar Kelapa Dua Terancam Dibongkar

20 Oktober 2026 - 13:23 WIB

Trending di RAGAM