Wartatrans.com, JAWA TENGAH — Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) membuka Musyawarah Daerah (musda) Partai Demokrat Jawa Tengah, Jumat (17/2/2026). Karena bertepatan acara penting lainnya, AHY melakukannya melalui sambungan zoom.
Musda ke 4 partai berlambang mercy ini diselenggarakan di hotel Tentrem Semarang. Acara dihadiri 209 kader yang terdiri DPR RI, DPRD Kabupaten / Kota, dan Kepala Daerah.

Selaku Ketua Umum Partai Demokrat, AHY mengajak kadernya agar berani membirukan Jateng. Pada pemilu 2009 daerah ini bisa mencapai 14 kursi di DPR RI. Tapi pada 2024 hanya dapat 5 kursi, jumlah yang merosot jauh.
“Politik di Jateng banyak dinamika, jangan gentar, jangan merasa tidak ada ruang bagi biru. Ingat bahwa Demokrat punya peran sangat baik dan istimewa di daerah ini” jelas AHY berapi.
Menurut Menko termuda di Kabinet Presiden Prabowo, Jawa Tengah adalah spesial terutama untuk tujuan mencapai sasaran politik di masa mendatang. Salah satunya Pemilu 2029 yang mencakup kontestasi pemilihan anggota DPR tingkat Nasional, Provinsi, Kabupaten / Kota, sampai pemilihan Kepala Daerah.
AHY juga mengatakan Jateng provinsi yang besar dan memiliki nilai signifikan secara politik, ekonomi, sosial, serta kemasyarakatan. Terdapat puluhan juta konstituen di 35 kabupaten / kota, yang harus diperjuangkan. Baik untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, keluarga per keluarga, maupun untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan.
Dalam kesempatan tersebut, AHY membagikan tiga tips agar Partai Demokrat bisa kembali berjaya. Strategi pertama adalah merapatkan barisan. Langkah ini memiliki arti kebersamaan. Tanpanya, Partai Demokrat mustahil sukses menaklukkan Jateng.
Strategi kedua, AHY menekankan membangun kekuatan. Penentunya adalah organisasi, kader militan, dan kader yang pemberani. Tiga instrumen ini harus terjun ke akar rumput memperjuangkan aspirasi masyarakat.

Kader Demokrat Jawa Tengah, siap membirukan Jawa Tengah.
Sedang strategi ketiga adalah merebut kemenangan. Pemilihan kata rebut sebagai petunjuk bahwa kader harus aktif memenangkan hati masyarakat, bukan hanya menunggu. “Dengan semangat ini, Partai Demokrat bisa memenangkan Pemilu 2029,” kata AHY menutup arahan.
Ketua DPD Partai Demokrat Jateng periode 2020-2025, Rinto Subekti mengatakan tujuan Musda terkini adalah memperkuat soliditas dan berjuang bersama. Dia berharap, pemilu yang akan datang Partai Demokrat Jateng akan lebih baik meskipun tantangannya cukup besar.
“Apalagi kami belum menerima apa kesepakatan Pemerintah terkait revisi Undang-undang Pemilu,” kata sang Anggota DPR RI.
Di Musda 2026, Rinto Subekti maju lagi untuk menjadi Ketua DPD Demokrat Jateng periode 2026 – 2031. Dirinya menjadi calon tunggal dan terpilih secara aklamasi. “Terpilih atau tidak, saya tetap berjuang untuk Partai Demokrat,” janjinya.
Di Partai Demokrat proses pemilihan Ketua DPD berbeda dengan partai lain. Pimpinan daerah memiliki tugas mempersiapkan pelaksanaan serta melakukan penjaringan calon ketua.
Dalam proses penjaringan tersebut, DPD akan menyeleksi maksimal tiga nama calon ketua untuk kemudian diajukan ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP). Keputusan akhir siapa yang memimpin DPD Demokrat tiap Provinsi sepenuhnya kewenangan DPP. Ini dilakukan agar terjadi sinergi langsung dari bawah sampai atas.*** (Slamet Widodo)

























