Menu ✖

Mode Gelap
Wujudkan Pelabuhan Bersih dan Bebas Pungli, IPC TPK Bersama Mitra Operasional Deklarasikan Komitmen Bersama Kemenhub dan TNI AD Kerja Sama Pemanfaatan Aset Negara di Bandara Kalimarau Hari Santri Nasional 2026, H. Fikri Hudi Oktiarwan Ajak Santri Teguhkan Khittah Kebangsaan dan Perkuat Persatuan HUT ke-6 Meruorah Komodo Labuan Bajo, Ada Semangat Kebersamaan dan Kolaborasi Kemenhub-Polri Perkuat Sinergi dan Kolaborasi di Sektor Transportasi Para Pakar Bicara Blok Andaman Berpotensi Gerus Kewenangan Khusus Aceh

PERON

Penumpang KA Malabar Naik 39,9 Persen pada Triwulan I 2026

badge-check


 Penumpang KA Malabar Naik 39,9 Persen pada Triwulan I 2026 Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat jumlah pelanggan KA Malabar mencapai 232.422 orang sepanjang Triwulan I 2026. Jumlah itu meningkat 39,9 persen dibanding periode yang sama tahun lalu sebanyak 166.125 pelanggan.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan kenaikan jumlah penumpang menunjukkan meningkatnya minat masyarakat terhadap perjalanan antarkota yang menawarkan kenyamanan sekaligus pengalaman selama di perjalanan.

“Perjalanan dengan kereta api sekarang memberi pengalaman yang berbeda, karena pelanggan bisa menikmati pemandangan yang terus berubah sepanjang jalur selatan, dari sawah, perbukitan, hingga terowongan,” kata Anne dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (18/4/2026).

KA Malabar melayani relasi Bandung-Malang pulang pergi melalui jalur selatan Pulau Jawa. Kereta ini menjadi satu-satunya layanan langsung yang menghubungkan kedua kota tersebut.

Dalam sehari, KAI menyediakan dua jadwal perjalanan, yakni KA Malabar Pagi dan KA Malabar Sore. Layanan ini menggunakan rangkaian kelas eksekutif dan ekonomi premium stainless steel untuk perjalanan jarak jauh.

Sepanjang perjalanan sejauh sekitar 779 kilometer, KA Malabar melintasi sejumlah kota dan stasiun di jalur selatan, antara lain Bandung, Kiaracondong, Tasikmalaya, Banjar, Kroya, Yogyakarta, Solo Balapan, Madiun, Kediri, Blitar, hingga Malang.

Menurut Anne, KAI akan terus menyesuaikan layanan dengan kebutuhan pelanggan agar perjalanan antarkota semakin mudah direncanakan dan tetap nyaman untuk berbagai aktivitas.

KA Malabar pertama kali dioperasikan pada 30 April 2010 dan terus mengalami penyesuaian layanan, termasuk pembaruan sarana kereta yang digunakan saat ini.(fahmi)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Sebaran Angkutan Barang KAI di Jawa dan Sumatra Tembus 9,15 Juta Ton

21 Oktober 2026 - 11:19 WIB

3 Tahun Beroperasi, Whoosh Kini Sepenuhnya Ditangani SDM Indonesia melalui Keberhasilan Transfer Pengetahuan

21 Oktober 2026 - 11:16 WIB

KAI Services Buka Pendaftaran Pelatihan Satpam Gada Pratama hingga 25 Oktober 2026

21 Oktober 2026 - 11:12 WIB

Tarif Terjangkau, 14,16 Juta Pelanggan Manfaatkan KA PSO KAI hingga September 2026

20 Oktober 2026 - 18:10 WIB

KAI Divre III Palembang Amankan 52 Barang Tertinggal, Nilainya Tembus Rp133 Juta

20 Oktober 2026 - 16:46 WIB

Jelang Musim Tanam, Angkutan Pupuk KAI Meningkat 31,47 Persen

20 Oktober 2026 - 10:43 WIB

Satu KRL INKA Kembali Beroperasi di Lintas Bogor

20 Oktober 2026 - 10:36 WIB

KAI Catat Jutaan Perjalanan Antarkota, Rute Gambir-Yogyakarta Tembus 1 Juta

19 Oktober 2026 - 19:32 WIB

Penumpang Stasiun Sukabumi Naik 7 Persen, Tembus 613 Ribu pada 2026

19 Oktober 2026 - 17:29 WIB

Tiga Kereta Api Andalan Priangan Makin Diminati, Layani 1,1 Juta Pelanggan

19 Oktober 2026 - 17:16 WIB

Trending di PERON