Menu

Mode Gelap
KAI Commuter Catat Tren Positif di Kuartal Pertama 2026 KAI Commuter Layani 87,9 Juta Penumpang pada Kuartal I 2026, Naik 7 Persen Lapau Literasi di Dharmasraya: Merawat Ide dari Warung Kopi hingga Catatan Kecil HPA Ajak Masyarakat Dukung Polri Ciptakan Kamtibmas di Bumi Sulteng Bank Mandiri Kunjungi Makassar New Port, Perkuat Sinergi Infrastruktur Pelabuhan KA Brumbung Cargo Hadir sebagai Alternatif Logistik Nasional yang Lebih Efisien

PERON

Penumpang KA Malabar Naik 39,9 Persen pada Triwulan I 2026

badge-check


 Penumpang KA Malabar Naik 39,9 Persen pada Triwulan I 2026 Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat jumlah pelanggan KA Malabar mencapai 232.422 orang sepanjang Triwulan I 2026. Jumlah itu meningkat 39,9 persen dibanding periode yang sama tahun lalu sebanyak 166.125 pelanggan.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan kenaikan jumlah penumpang menunjukkan meningkatnya minat masyarakat terhadap perjalanan antarkota yang menawarkan kenyamanan sekaligus pengalaman selama di perjalanan.

“Perjalanan dengan kereta api sekarang memberi pengalaman yang berbeda, karena pelanggan bisa menikmati pemandangan yang terus berubah sepanjang jalur selatan, dari sawah, perbukitan, hingga terowongan,” kata Anne dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (18/4/2026).

KA Malabar melayani relasi Bandung-Malang pulang pergi melalui jalur selatan Pulau Jawa. Kereta ini menjadi satu-satunya layanan langsung yang menghubungkan kedua kota tersebut.

Dalam sehari, KAI menyediakan dua jadwal perjalanan, yakni KA Malabar Pagi dan KA Malabar Sore. Layanan ini menggunakan rangkaian kelas eksekutif dan ekonomi premium stainless steel untuk perjalanan jarak jauh.

Sepanjang perjalanan sejauh sekitar 779 kilometer, KA Malabar melintasi sejumlah kota dan stasiun di jalur selatan, antara lain Bandung, Kiaracondong, Tasikmalaya, Banjar, Kroya, Yogyakarta, Solo Balapan, Madiun, Kediri, Blitar, hingga Malang.

Menurut Anne, KAI akan terus menyesuaikan layanan dengan kebutuhan pelanggan agar perjalanan antarkota semakin mudah direncanakan dan tetap nyaman untuk berbagai aktivitas.

KA Malabar pertama kali dioperasikan pada 30 April 2010 dan terus mengalami penyesuaian layanan, termasuk pembaruan sarana kereta yang digunakan saat ini.(fahmi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

KAI Commuter Catat Tren Positif di Kuartal Pertama 2026

20 April 2026 - 15:52 WIB

KAI Commuter Layani 87,9 Juta Penumpang pada Kuartal I 2026, Naik 7 Persen

20 April 2026 - 15:02 WIB

KA Brumbung Cargo Hadir sebagai Alternatif Logistik Nasional yang Lebih Efisien

20 April 2026 - 13:05 WIB

KA Pariaman Ekspres Layani 382.748 Pelanggan pada Triwulan I 2026, Naik 10,16 Persen

19 April 2026 - 16:16 WIB

Stasiun Pegaden Baru Kembali Ramai, Pelanggan Tembus 16 Ribu pada Triwulan I 2026

19 April 2026 - 14:09 WIB

KA Rajabasa Layani 221 Ribu Pelanggan pada Triwulan I 2026, Mobilitas Warga Sumatra Selatan Meningkat

19 April 2026 - 11:56 WIB

KAI Daop 7 Imbau Penumpang Datang Lebih Awal ke Stasiun Kediri karena Agenda Kelas Malam

19 April 2026 - 01:56 WIB

Penumpang Stasiun Lampegan Naik pada Triwulan I 2026

18 April 2026 - 17:56 WIB

KAI Services Resmikan Laboratorium QC di Dapur Manggarai

18 April 2026 - 17:46 WIB

Wisman Naik Kereta Jarak Jauh Capai 129 Ribu pada Triwulan I 2026, Tertinggi Lima Tahun

18 April 2026 - 12:17 WIB

Trending di PERON