Menu

Mode Gelap
Mulai 18 Juni, KAI Operasikan KA Pandalungan 2 Gambir–Jember PP, Tiket Perdana Mulai Rp525 Ribu Menutup Celah Korupsi di Program Makan Bergizi Gratis DAMRI Apresiasi Pelanggan yang Merencanakan Perjalanan Lebih Awal melalui Promo Early Book Trafik Petikemas IPC TPK Tembus 1,49 Juta TEUs Sepanjang Januari-Mei 2026 Dari Limbah Menjadi Manfaat: IPCC Kolaborasi dengan Rappo Indonesia Dorong Ekonomi Sirkular Tambal Sulam Garuda: Dua Wajah Baru, Pertanyaan Lama

PERON

Wisman Naik Kereta Jarak Jauh Capai 129 Ribu pada Triwulan I 2026, Tertinggi Lima Tahun

badge-check


 Wisman Naik Kereta Jarak Jauh Capai 129 Ribu pada Triwulan I 2026, Tertinggi Lima Tahun Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat jumlah wisatawan mancanegara yang menggunakan layanan kereta api jarak jauh mencapai 129.105 pelanggan pada Triwulan I 2026. Angka tersebut menjadi yang tertinggi dalam lima tahun terakhir.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan kereta api kini semakin diminati wisatawan asing untuk perjalanan antarkota di Indonesia. Menurut dia, pertumbuhan jumlah pelanggan mancanegara terjadi secara konsisten sejak 2022.

Pada Triwulan I 2022, jumlah wisatawan mancanegara tercatat 26.225 pelanggan. Angka itu meningkat menjadi 103.722 pada 2023, lalu 121.329 pada 2024, naik lagi menjadi 128.933 pada 2025, dan mencapai 129.105 pada tahun ini.

“Perjalanan dengan kereta api makin sering masuk dalam rencana wisata mereka,” kata Anne dalam keterangan tertulisnya pada Sabtu (18/4/2026).

KAI mencatat keberangkatan wisatawan mancanegara masih terkonsentrasi di sejumlah stasiun besar. Stasiun Gambir menjadi titik keberangkatan tertinggi dengan 20.881 pelanggan, disusul Yogyakarta 17.912 pelanggan dan Bandung 11.371 pelanggan.

Selanjutnya Pasar Senen mencatat 7.691 pelanggan, Surabaya Gubeng 6.481 pelanggan, Semarang Tawang 4.875 pelanggan, Malang 3.516 pelanggan, Surabaya Pasar Turi 3.271 pelanggan, Cirebon 3.138 pelanggan, dan Solo Balapan 2.764 pelanggan.

Anne menilai perjalanan kereta api memberi pengalaman berbeda bagi wisatawan karena memungkinkan penumpang menikmati lanskap antarkota secara langsung selama perjalanan.

“Selama perjalanan, wisatawan bisa melihat langsung perubahan lanskap dari satu kota ke kota lain. Itu yang membuat perjalanan terasa lebih berkesan,” ujarnya.

Menurut Anne, KAI akan terus mengevaluasi layanan dengan menyesuaikan perkembangan teknologi dan kebutuhan pelanggan. Perusahaan juga berupaya memperluas konektivitas agar perjalanan antarkota semakin mudah diakses.(fahmi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Mulai 18 Juni, KAI Operasikan KA Pandalungan 2 Gambir–Jember PP, Tiket Perdana Mulai Rp525 Ribu

16 Juni 2026 - 00:37 WIB

Didukung Pemerintah, Penumpang KA PSO KAI Tembus 7,88 Juta pada Januari–Mei 2026

15 Juni 2026 - 18:26 WIB

KA Dharmawangsa Layani 180 Ribu Penumpang hingga Mei 2026, Mobilitas Warga Subang Meningkat Lewat Stasiun Pegaden Baru

14 Juni 2026 - 21:22 WIB

KKP Sinergi dengan DANA Cegah Sampah Bocor ke Laut

14 Juni 2026 - 21:08 WIB

KAI Operasikan KA Pandalungan 2 Jakarta-Jember Mulai 18 Juni, Tiket Diskon 30 Persen

14 Juni 2026 - 20:32 WIB

Transisi Energi Kereta Api Gunakan Biodies B50, KAI Pastikan Keandalan Tetap Terjaga

14 Juni 2026 - 10:00 WIB

Masuki Tahun Baru Islam dan Libur Sekolah, Whoosh Terapkan Skema Tarif Dinamis Mulai Rp250 Ribu dan Diskon Rombongan hingga 20%

14 Juni 2026 - 09:47 WIB

Pilihan Kereta Jakarta–Bandung Makin Beragam, KAI Layani 44,05 Juta Pelanggan dalam Lima Bulan

14 Juni 2026 - 06:24 WIB

KAI Group Layani 166,15 Juta Pelanggan Urban Berbasis Listrik, Kurangi Emisi hingga 15.350 Ton CO₂e

14 Juni 2026 - 05:16 WIB

Pelanggan Stasiun Cibadak Naik 6,46 Persen, Jadi Akses Favorit Menuju Wisata Sukabumi

14 Juni 2026 - 01:12 WIB

Trending di PERON