Menu

Mode Gelap
Melalui TJSL, Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Perkuat Pelestarian Terumbu Karang dan Ekosistem Laut Kepulauan Seribu Nucke Rahma SH, Novelis Kondang Siap Jadi Narasumber Ngobrol Santai Bareng Kartini Seni, Musik dan Film 2026 Penumpang Stasiun Lampegan Naik pada Triwulan I 2026 KAI Services Resmikan Laboratorium QC di Dapur Manggarai Mahasiswa FH Unsyiah Perdalam Peran Advokat dalam Perkara Narkotika Jelang Moot Court Competition XI Penumpang KA Malabar Naik 39,9 Persen pada Triwulan I 2026

RAGAM

Mahasiswa FH Unsyiah Perdalam Peran Advokat dalam Perkara Narkotika Jelang Moot Court Competition XI

badge-check


 Mahasiswa FH Unsyiah Perdalam Peran Advokat dalam Perkara Narkotika Jelang Moot Court Competition XI Perbesar

Wartatrans.com, BANDA ACEH – Komunitas Peradilan Semu (KPS) Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala terus mematangkan persiapan menghadapi Internal Moot Court Competition (MCC) XI melalui kegiatan pembekalan materi yang digelar hari ini.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan materi penting terkait peran advokat dalam penanganan perkara kejahatan narkotika. Topik ini dinilai krusial mengingat kompleksitas kasus narkotika yang kerap melibatkan berbagai aspek hukum, mulai dari proses penyidikan hingga persidangan.

Kegiatan ini menghadirkan Nourman Hidayat, SH sebagai pembicara, yang juga dikenal sebagai kuasa hukum dari wartatrans.com. Dalam pemaparannya, ia menekankan bahwa advokat memiliki posisi strategis dalam menjamin terpenuhinya hak-hak tersangka maupun terdakwa, sekaligus menjaga prinsip keadilan dalam setiap proses hukum.

“Banyak hal yang seharusnya menjadi atensi serius penegak hukum, terutama dalam memastikan proses hukum berjalan secara adil dan profesional,” ungkapnya dalam sesi diskusi.

Kegiatan ini mendapat respons positif dari para peserta. Mereka menilai pembekalan seperti ini sangat membantu dalam meningkatkan kesiapan menghadapi kompetisi peradilan semu sekaligus menjadi bekal awal dalam meniti profesi di dunia hukum.

Komunitas Peradilan Semu (KPS) sendiri dikenal aktif membina mahasiswa dalam pengembangan keterampilan litigasi, mulai dari penyusunan berkas perkara hingga simulasi persidangan. Melalui kegiatan ini, diharapkan para anggota semakin siap menghadapi tantangan di dunia peradilan serta mampu berkontribusi dalam penegakan hukum yang berkeadilan.

Dengan semangat belajar dan kolaborasi, KPS Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala optimistis dapat mencetak calon-calon praktisi hukum yang kompeten dan berintegritas di masa depan.*** (Jasa/Agam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Melalui TJSL, Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Perkuat Pelestarian Terumbu Karang dan Ekosistem Laut Kepulauan Seribu

18 April 2026 - 19:09 WIB

AHY Ingin Partai Demokrat Membirukan Jawa Tengah, Rinto Subekti Jadi Calon Tunggal Ketua DPD

18 April 2026 - 16:38 WIB

Distribusi Bantuan untuk Warga Lubok Pusaka Terus Berlanjut, Sumur Bor hingga Terpal Disalurkan

18 April 2026 - 15:27 WIB

GLN Gareulis Luncurkan TALENTA 2026, Dorong Literasi sebagai Gerakan Transformatif

18 April 2026 - 15:00 WIB

Tani Merdeka Aceh Tengah Terdepan Menjaga Kedaulatan Pangan

18 April 2026 - 12:11 WIB

Zakat untuk Guru Al-Quran di Gaza, Menjaga Nyala Pendidikan di Tengah Krisis

18 April 2026 - 10:31 WIB

FIFASTRA Raih Silver WOW Brand 2026 Kategori Motorcycle Leasing

17 April 2026 - 14:49 WIB

Maret 2026, IPC TPK Jambi Catat Pertumbuhan Arus Peti Kemas 22,5 Persen

17 April 2026 - 14:10 WIB

360 PPIH Daker Madinah Siap Sukseskan Haji 2026

17 April 2026 - 12:15 WIB

Panen Melimpah Pasca Bencana, Petani Kopi Gayo Kekurangan Buruh Petik

17 April 2026 - 11:31 WIB

Trending di RAGAM