Menu

Mode Gelap
Wisman Naik Kereta Jarak Jauh Capai 129 Ribu pada Triwulan I 2026, Tertinggi Lima Tahun Tani Merdeka Aceh Tengah Terdepan Menjaga Kedaulatan Pangan Ramah Lingkungan, KAI Services Klaim Pangkas 7 Ton Sampah Plastik dari Operasional Kereta pada 2025 Fahira Idris dalam Goresan Kartun Putra Gara untuk Pameran JAKARTUN 2026 Zakat untuk Guru Al-Quran di Gaza, Menjaga Nyala Pendidikan di Tengah Krisis Tingkatkan Produktivitas Usaha, IWAPI DPC Jakarta Timur Jajaki Peluang Kerja Sama dengan Jepang

Uncategorized

Zakat untuk Guru Al-Quran di Gaza, Menjaga Nyala Pendidikan di Tengah Krisis

badge-check


 Zakat untuk Guru Al-Quran di Gaza, Menjaga Nyala Pendidikan di Tengah Krisis Perbesar

GAZA — Di tengah krisis kemanusiaan yang berkepanjangan, sebanyak 60 guru Al-Quran dan pengajar tahfizh di Jalur Gaza menerima bantuan zakat mal dari Lembaga Amil Zakat Nasional Wahdah Inspirasi Zakat (WIZ) bekerja sama dengan KITA Palestina. Bantuan disalurkan melalui mitra lokal di wilayah utara dan selatan Gaza.

Para penerima merupakan laki-laki dan perempuan yang masuk kategori asnaf fisabilillah—kelompok yang berjuang di jalan Allah. Mereka selama ini tetap mengajar di tengah keterbatasan ekstrem: kekurangan pangan, krisis air bersih, rusaknya fasilitas pendidikan, serta hilangnya sumber penghidupan.

Mitra lokal WIZ di Gaza, Syekh Belal dari DQWS, mengatakan bantuan tersebut menjadi penopang penting bagi para pengajar. “Ini ditujukan bagi guru ngaji dan pengajar tahfizh yang kesulitan memenuhi kebutuhan pokok. Mereka menjaga generasi, tetapi juga membutuhkan dukungan untuk bertahan hidup,” ujarnya dalam keterangan yang diterima, Jumat, 17 April 2026.

Pemimpin Umum Wahdah Islamiyah, Zaitun Rasmin, menyebut bantuan itu sebagai bentuk solidaritas umat Islam Indonesia terhadap Palestina. Ia menilai peran guru Al-Quran di Gaza tidak hanya sebagai pendidik, tetapi juga penjaga ketahanan spiritual masyarakat di tengah konflik.

“Dengan mendukung mereka, kita memastikan anak-anak Gaza tetap berinteraksi dengan Al-Quran meski berada dalam situasi perang dan blokade,” kata Zaitun.

Direktur WIZ, Syahruddin, memastikan distribusi zakat telah diterima langsung oleh para guru di dua wilayah tersebut. Namun, ia mengingatkan bahwa kebutuhan di Gaza masih jauh dari terpenuhi. “Kami berharap dukungan masyarakat Indonesia terus berlanjut,” ujarnya.

Selain penyaluran zakat, Wahdah Islamiyah bersama Komite Solidaritas Palestina dan WIZ juga menjalankan sejumlah program kemanusiaan lain, seperti dapur umum, distribusi sembako dan buah, serta pembangunan kembali masjid yang rusak.

Di saat yang sama, lembaga ini juga membuka partisipasi publik melalui program Sedekah Daging Palestina. Program itu ditujukan untuk membantu pemenuhan gizi para pengungsi, terutama anak-anak, dengan kontribusi donasi yang relatif kecil per paketnya.

Bagi para guru di Gaza, bantuan tersebut bukan sekadar tambahan penghasilan. Di tengah reruntuhan dan ketidakpastian, ia menjadi penanda bahwa mereka tidak sepenuhnya sendiri.***
Laporan: Humas WIZ & KITA Palestina

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tani Merdeka Aceh Tengah Terdepan Menjaga Kedaulatan Pangan

18 April 2026 - 12:11 WIB

Fahira Idris dalam Goresan Kartun Putra Gara untuk Pameran JAKARTUN 2026

18 April 2026 - 11:41 WIB

FIFASTRA Raih Silver WOW Brand 2026 Kategori Motorcycle Leasing

17 April 2026 - 14:49 WIB

Maret 2026, IPC TPK Jambi Catat Pertumbuhan Arus Peti Kemas 22,5 Persen

17 April 2026 - 14:10 WIB

360 PPIH Daker Madinah Siap Sukseskan Haji 2026

17 April 2026 - 12:15 WIB

Panen Melimpah Pasca Bencana, Petani Kopi Gayo Kekurangan Buruh Petik

17 April 2026 - 11:31 WIB

Bersama Rumah Aksara, Guru SMA Asah Kompetensi Menulis di Perpustakaan Bogor

17 April 2026 - 11:04 WIB

Pemulihan Pascabencana Aceh Didorong Terintegrasi, Dana Rp 824,8 Miliar Disiapkan

16 April 2026 - 20:01 WIB

Sinergi TNI–Pemkab Bogor Diperkuat, Pembangunan dan Kamtibmas Jadi Fokus TMMD

16 April 2026 - 18:52 WIB

Tokoh Pemuda Aceh di Jakarta Soroti Lambannya Penanganan Bencana

16 April 2026 - 18:39 WIB

Trending di RAGAM