Menu

Mode Gelap
Security KAI Gagalkan Pencurian Kabel Grounding LRT Jabodebek Ketua KP3ALA Pusat, Prof. Rahmat Salam: Pemekaran ALA untuk Perkuat Wali Nangroe Tirakatan 17 Agustus: Kebersamaan Lesehan yang Menyatu dalam Syukur dan Khidmat 3 Pekan Sebelum Gempa M7,7, NTT Baru Perkuat Pusdalops Pascagempa, Kemen PU Pastikan Akses dan Kebutuhan Dasar di Labuan Bajo Segera Ditangani Jelang 17 Agustus, 16.913 Tiket Promo KAI Terjual, Pemesanan Long Weekend Capai 706.908 Tiket

ANJUNGAN

PTP Nonpetikemas Cabang Pangkal Balam Perkuat Layanan Bongkar Muat CPO

badge-check


 Pelabuhan Pangkalan Balam Perbesar

Pelabuhan Pangkalan Balam

Wartatrans.com, PANGKALPINANG – PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP Nonpetikemas) Cabang Pangkal Balam terus memperkuat perannya dalam mendukung kelancaran rantai pasok industri Crude Palm Oil (CPO) melalui layanan bongkar muat yang andal dan terintegrasi di wilayah Kepulauan Bangka Belitung.

Tingginya aktivitas bongkar muat curah cair di Pelabuhan Pangkal Balam didominasi CPO yang berasal dari perkebunan kelapa sawit di Pulau Bangka sebagai hinterland utama.

“Berdasarkan data tahun 2025, luas perkebunan sawit di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mencapai 355.065 hektare dengan potensi produksi sekitar 4 ton per hektare,” jelas Branch Manager PTP Nonpetikemas Cabang Pangkal Balam, Alamsyah, Ahad (19/4/2026).

Selain CPO, turunan sawit seperti cangkang dan kernel juga menjadi potensi yang terus dikembangkan dalam layanan bongkar muat.

Menjawab potensi tersebut, sepanjang tahun 2025 PTP Nonpetikemas Cabang Pangkal Balam dikatakannya, melayani throughput sebesar 1,6 juta ton, dengan dominasi curah cair sebesar 33,24%.

“Pada Triwulan I tahun 2026, realisasi bongkar muat tercatat sebesar 391.624 ton, dengan porsi curah cair mencapai 35,18%,” ucapnya.

Kegiatan bongkar muat komoditas curah cair Crude Palm Oil (CPO) beserta turunannya di Dermaga PTP Nonpetikemas Cabang Pangkal Balam ini telah dilakukan, dengan volume mencapai 3.500 ton.

Komoditas tersebut diangkut menggunakan kapal BG. Prima Samudra IV yang berasal dari wilayah Pangkal Balam tujuan Dumai.

Kapal mulai sandar pada pertengahan April pada 16 April 2026 dan proses bongkar muat berlangsung selama beberapa hari.

Alamsyah menyampaikan, optimalisasi layanan curah cair, khususnya CPO, terus menjadi fokus utama perusahaan seiring besarnya potensi komoditas sawit di wilayah Bangka Belitung.

Berbagai inovasi operasional dilakukan untuk memastikan proses bongkar muat berjalan lebih efisien, aman, dan berkelanjutan.

“Kami terus melakukan penguatan layanan, khususnya pada penanganan CPO dan turunannya, melalui inovasi operasional yang mampu meningkatkan efisiensi sekaligus menjaga aspek keselamatan dan lingkungan,” ujarnya.

Kinerja operasional tersebut didukung berbagai inovasi, salah satunya penerapan sistem portable drop tank yang dilengkapi pompa submersible untuk penanganan CPO.

Inovasi ini mampu meningkatkan efisiensi operasional secara signifikan serta meningkatkan kapasitas pompa secara optimal.

Selain itu, penerapan sistem truck losing memungkinkan pelayanan hingga empat truk secara bersamaan. Dari sisi keselamatan dan lingkungan, PTP Nonpetikemas Cabang Pangkal Balam juga telah dilengkapi dengan sistem penanganan tumpahan minyak (oil spill response) berupa oil boom, bahan pengurai, serta kapal penunjang.

Ke depan, PTP Nonpetikemas Cabang Pangkal Balam tengah menyiapkan inovasi tambahan berupa tudung drop tank agar kegiatan pemuatan tetap dapat berlangsung saat hujan.

Dengan rata-rata curah hujan mencapai 12 hari per bulan, inovasi ini diproyeksikan dapat meningkatkan kapasitas pemuatan hingga 5.280 ton per bulan.

Selain CPO, pengembangan layanan juga dilakukan pada komoditas turunan sawit. Sejak pertengahan 2025, PTP Nonpetikemas Cabang Pangkal Balam telah melayani pemuatan cangkang sawit, dengan realisasi curah kering meningkat dari 185.229 ton pada 2024 menjadi 310.441 ton pada 2025, dan hingga Maret 2026 telah mencapai 85.410 ton.

Sebagai bagian dari PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo), PTP Nonpetikemas Cabang Pangkal Balam didukung fasilitas lengkap dengan panjang dermaga mencapai 649 meter serta berbagai peralatan bongkar muat dan area penumpukan yang memadai.

Melalui dukungan fasilitas, inovasi, dan pengembangan layanan tersebut, PTP Nonpetikemas Cabang Pangkal Balam terus memperkuat perannya sebagai simpul logistik strategis dalam mendukung rantai pasok industri sawit dan turunannya di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

PTP Nonpetikemas cabang Pangkal Balam melayani komoditi dari sektor Pertanian dan Perkebunan. Hal ini karena sektor Pertanian merupakan sektor unggulan dalam prioritas pembangunan daerah Bangka Selatan. PTP Nonpetikemas Cabang Pangkal Balam beroperasi di Pangkal Balam dan Belinyu.

Selain itu, Pelabuhan Pangkal Balam mengoperasikan terminal multipurpose yang meliputi Dermaga Beton, Dermaga Sheet Pile 1, Dermaga Sheet Pile 2, Dermaga Beton, Dermaga Perahu Layar, Dermaga Ketapang I, Trestle Dermaga Beton dan Dermaga Perahu Layar. Pelabuhan ini melayani berbagai macam komoditi seperti pupuk, semen, bahan bangunan, karet, bungkil, cangkang, dan petikemas. (omy)

 

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Bergerak Bersama, KMP Ile Labalekan ASDP Turut Antarkan Bantuan untuk Pulihkan NTT

16 Agustus 2026 - 18:25 WIB

Hendak Kirim Bantuan bagi Korban Gempa NTT dengan Kapal? PELNI Bebaskan Biaya Kirim

16 Agustus 2026 - 13:51 WIB

Gempa NTT, Ketahanan Transportasi Antarpulau menjadi Tantangan

15 Agustus 2026 - 22:04 WIB

Pascagempa NTT, Kemenhub Pastikan  Kondisi Infrastruktur Pelabuhan

15 Agustus 2026 - 20:34 WIB

Pascagempa Flores, ASDP Perkuat Keselamatan Kapal dan Pelabuhan

15 Agustus 2026 - 19:03 WIB

Pascagempa NTT, PELNI Pastikan Kapal di Maumere Tetap Operasional

15 Agustus 2026 - 12:56 WIB

Pascagempa di NTT, Menhub Dudy Pastikan Keselamatan dan Kelancaran Operasional Transportasi dan Sarpras

15 Agustus 2026 - 12:05 WIB

KM Bunda Maria Kandas di Perairan Paceda, Seluruh Penumpang Selamat dan Berhasil Dievakuasi

15 Agustus 2026 - 08:02 WIB

PTP Nonpetikemas Edukasi Perkuat Budaya Safety Driving di Terminal Kijing

15 Agustus 2026 - 07:34 WIB

PELNI dan Jamdatun Kembali Perkuat Sinergi

14 Agustus 2026 - 17:15 WIB

Trending di ANJUNGAN