Wartatrans.com, TAKENGON — Dampak cuaca ekstrem yang melanda wilayah Aceh Tengah semakin meluas. Jembatan Gemboyah yang menjadi penghubung utama antara Kecamatan Jogong dan Linge dilaporkan putus total pada Senin, 20 April 2026.
Putusnya jembatan ini diduga akibat derasnya arus sungai yang meningkat signifikan setelah hujan mengguyur kawasan tersebut dalam beberapa hari terakhir. Struktur jembatan tidak mampu menahan tekanan air hingga akhirnya ambruk.

Akibat kejadian ini, akses transportasi antara dua kecamatan tersebut lumpuh total.
Masyarakat yang biasa melintas kini tidak dapat menggunakan jalur tersebut, sehingga aktivitas ekonomi, distribusi logistik, serta mobilitas warga menjadi sangat terganggu.
Sejumlah warga dilaporkan kesulitan untuk beraktivitas, termasuk mengangkut hasil pertanian dan kebutuhan pokok. Bahkan, akses menuju fasilitas penting seperti layanan kesehatan dan pendidikan ikut terdampak.
Warga berharap adanya penanganan cepat dari pemerintah terkait untuk membangun jembatan darurat atau membuka jalur alternatif, mengingat jalur ini merupakan akses vital bagi masyarakat setempat.
Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk tidak memaksakan melintas di sekitar lokasi jembatan demi menghindari risiko kecelakaan, mengingat kondisi arus sungai masih deras dan berbahaya.
Hingga saat ini, situasi di lapangan masih dalam pemantauan, sementara warga terus berharap adanya solusi cepat agar konektivitas antar wilayah dapat segera pulih.*** (Kamaruzzaman)

























