Menu

Mode Gelap
Walikota Langsa Rombak Kabinet Secara Besar besaran  Diskusi Seni Ruang Publik Soroti Minimnya Regulasi dan Pentingnya Budaya sebagai Identitas Kota 38 Persen Transaksi QRIS Nasional Terpusat di Jakarta, Jadi Motor Ekonomi Sekaligus Sinyal Ketimpangan Digital 35 Negara dan Indonesia Adopsi Registrasi Biometrik, Pengamat: Tak Kebal Penipuan Bayi Ditemukan di Toilet KA Sancaka, KAI Daop 6 dan KAI Services Bergerak Cepat Lakukan Penanganan Konektivitas Kereta dan Pelabuhan Makin Diminati, Tiga Stasiun KAI Layani 3,88 Juta Pelanggan Semester I 2026

RAGAM

Jembatan Gemboyah Putus Total, Akses Jogong – Linge Lumpuh

badge-check


 Jembatan Gemboyah Putus Total, Akses Jogong – Linge Lumpuh Perbesar

Wartatrans.com, TAKENGON — Dampak cuaca ekstrem yang melanda wilayah Aceh Tengah semakin meluas. Jembatan Gemboyah yang menjadi penghubung utama antara Kecamatan Jogong dan Linge dilaporkan putus total pada Senin, 20 April 2026.

Putusnya jembatan ini diduga akibat derasnya arus sungai yang meningkat signifikan setelah hujan mengguyur kawasan tersebut dalam beberapa hari terakhir. Struktur jembatan tidak mampu menahan tekanan air hingga akhirnya ambruk.

Akibat kejadian ini, akses transportasi antara dua kecamatan tersebut lumpuh total.

Masyarakat yang biasa melintas kini tidak dapat menggunakan jalur tersebut, sehingga aktivitas ekonomi, distribusi logistik, serta mobilitas warga menjadi sangat terganggu.

Sejumlah warga dilaporkan kesulitan untuk beraktivitas, termasuk mengangkut hasil pertanian dan kebutuhan pokok. Bahkan, akses menuju fasilitas penting seperti layanan kesehatan dan pendidikan ikut terdampak.

Warga berharap adanya penanganan cepat dari pemerintah terkait untuk membangun jembatan darurat atau membuka jalur alternatif, mengingat jalur ini merupakan akses vital bagi masyarakat setempat.

Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk tidak memaksakan melintas di sekitar lokasi jembatan demi menghindari risiko kecelakaan, mengingat kondisi arus sungai masih deras dan berbahaya.

Hingga saat ini, situasi di lapangan masih dalam pemantauan, sementara warga terus berharap adanya solusi cepat agar konektivitas antar wilayah dapat segera pulih.*** (Kamaruzzaman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Walikota Langsa Rombak Kabinet Secara Besar besaran 

5 Juli 2026 - 05:24 WIB

Sebaran Abu Vulkanik Gunung Krakatau Bergerak ke Barat, Belum Berdampak pada Bandara dan Jalur Penerbangan

4 Juli 2026 - 15:09 WIB

Hindari Bom Waktu Sampah, Jakarta Siapkan Tarif Bayar Sesuai Beban 

4 Juli 2026 - 06:38 WIB

Halimah Munawir Podcast Roadshow Hadir di Symphony & Harmony IWAPI DKI Jakarta

3 Juli 2026 - 21:59 WIB

Perkuat Kualitas Layanan, IPCC Gelar Management Walkthrough di Terminal Satelit Banjarmasin

3 Juli 2026 - 21:05 WIB

Masyarakat Beutong Ateuh Menjaga Warisan Alam, Sejahtera Karena Hutan Bukan Tambang

3 Juli 2026 - 15:29 WIB

Bagian dari Ekosistem Astra, FIFGROUP Perkuat Pemberdayaan Masyarakat melalui Desa Sejahtera Astra

3 Juli 2026 - 15:14 WIB

Pelindo Terminal Petikemas Berikan Wajah Baru Sarana Publik Masyarakat Ring 1 Terminal Teluk Lamong

3 Juli 2026 - 14:24 WIB

Pengoperasian QCC 004 Perkuat Daya Saing Pelabuhan Panjang sebagai Gerbang Logistik Sumatera

3 Juli 2026 - 13:35 WIB

13 Tahun, Mengabdi Direktur Ernawati Komit Bawa PT CMN Melayani Sepenuh Hati

3 Juli 2026 - 12:41 WIB

Trending di RAGAM