Menu ✖

Mode Gelap
Fasilitas FL Technics di Bali Resmi Raih Sertifikasi Global EASA Part-145 Komitmen ASDP Hubungkan Nusantara melalui 232 Lintasan Perintis Melalui Kolaborasi Bersama Stakeholders, Ditjen Hubdat Perkuat Budaya Keselamatan INKA Buka Suara soal KRL CLI-225 Bermasalah, Perbaikan Dipercepat KKP Salurkan 100 Ribu Benih Lele di Bantul, Dorong Ekonomi Masyarakat Kronologi Kematian Ayudiah di Ajang Porprov XVII Jateng 2026

ANJUNGAN

Menhub Dudy Nyatakan Angkutan Lebaran 2026 Berjalan Baik

badge-check


 Menhub Dudy Perbesar

Menhub Dudy

Wartatrans.com, JAKARTA – Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyatakan secara keseluruhan, penyelenggaraan angkutan Lebaran 2026 berjalan baik.

Dia mencatat sejumlah isu yang dihadapi selama pelaksanaan Angkutan Lebaran 2026 dan akan menjadi bahan evaluasi dan perbaikan untuk pelasanaan Angkutan Lebaran di tahun-tahun mendatang.

“Moda transportasi umum, baik itu darat, kereta api, laut dan udara secara umum berlangsung dengan baik, ada kenaikan dari jumlah angkutan umum yang digunakan oleh masyarakat. Relatif tidak terdapat hal-hal yang menonjol dalam pelaksanaan arus mudik maupun balik,” ungkap Menhub dalam Media Briefing bersama Forum Wartawan Perhubungan (Forwahub) di Jakarta, Kamis (9/4/2026).

Menhub menyoroti adanya titik-titik kepadatan yang terjadi pada saat puncak arus mudik maupun arus balik lebaran 2026.

Seperti yang terjadi di rest area km 57 tol Jakarta-Cikampek pada saat puncak arus mudik dan kepadatan di pelabuhan Gilimanuk serta akses menuju tol Sumatera.

Menhub menyebut, sejumlah evaluasi telah dilakukan bersama dengan Kementerian/Lembaga maupun stakeholder terkait.

“Kami sudah sampaikan kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Jasamarga untuk mengevaluasi rest area km 57 maupun rest area lainnya, dan dilakukan mitigasi sehingga tidak terjadi hal serupa ke depannya,” ujarnya.

Untuk penyeberangan, Menhub mengakui adanya kepadatan selama dua hari di Pelabuhan Gilimanuk pada masa arus mudik.

Namun di hari ke-3, kepadatan tersebut berhasil terurai. Adanya keterbatasan area buffer zone serta peningkatan kendaraan yang signifikan, termasuk kendaraan-kendaraan besar menjadi penyebab kepadatan di pelabuhan.

“Pada saat itu kami menangani dengan memanfaatkan buffer zone dan menyegerakan kendaraan-kendaraan kecil untuk segera menyeberang. Kami juga memprioritaskan kendaraan roda dua untuk didahulukan menyeberang,” papar Menhub.

Dikatakannya, perbaikan akan terus dilakukan, bukan hanya melibatkan satu pihak, melainkan seluruh stakeholder yang terlibat dalam penanganan arus mudik maupun balik lebaran.

Menhub berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat sehingga dapat menghadirkan rasa aman, nyaman, dan kepastian selama melakukan perjalanan.

Sebagai informasi, berdasarkan Mobile Positioning Data (MPD), jumlah orang yang melakukan perjalanan selama masa Angkutan Lebaran (13-29 Maret 2026) mencapai 147,55 juta orang atau naik 2,53% dari hasil survei sebanyak 143,92  juta orang.

Secara keseluruhan, terdapat kenaikan penumpang angkutan umum sebesar 11,79% pada Angkutan Lebaran 2026, menjadi 23,73 juta orang dibandingkan periode sama tahun lalu.

Kenaikan tertinggi terdapat pada moda penyeberangan yakni 5,61 juta penumpang, mengalami kenaikan sebesar 17,05% dibandingkan periode sama 2025.

Turut hadir dalam kegiatan ini Sekretaris Jenderal Arif Toha, Direktur Jenderal Perhubungan Darat Aan Suhanan, Direktur Jenderal Perhubungan Laut Muhammad Mashyud, Direktur Jenderal Perhubungan Udara Lukman F. Laisa, Direktur Jenderal Perkeretapian Allan Tandiono, dan Direktur Jenderal Integrasi Transportasi dan Multimoda Risal Wasal. (omy)

 

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Fasilitas FL Technics di Bali Resmi Raih Sertifikasi Global EASA Part-145

28 Oktober 2026 - 19:50 WIB

Komitmen ASDP Hubungkan Nusantara melalui 232 Lintasan Perintis

28 Oktober 2026 - 19:36 WIB

Melalui Kolaborasi Bersama Stakeholders, Ditjen Hubdat Perkuat Budaya Keselamatan

28 Oktober 2026 - 18:31 WIB

IPCM Catat Pertumbuhan Pendapatan 5,33% hingga Kuartal III 2026

28 Oktober 2026 - 15:12 WIB

Gandeng 2 MRO, Pelita Air Sebut Pentingnya Perawatan Pesawat

28 Oktober 2026 - 11:38 WIB

KAI Pastikan Kereta dari Gambir Tetap Normal di Tengah Demo Jakarta

28 Oktober 2026 - 11:00 WIB

PJM Perkuat Kolaborasi dan Keselamatan Kerja melalui Program SAIL di Kalimantan

28 Oktober 2026 - 10:05 WIB

KAI Sediakan 124 Unit Fasilitas Air Minum Gratis di Stasiun, Penumpang Bisa Isi Ulang Tumbler

28 Oktober 2026 - 06:24 WIB

Antisipasi Gangguan saat Musim Hujan, KAI Perkuat Perawatan Jalur Kereta

27 Oktober 2026 - 22:28 WIB

Begini Langkah Strategi Ditjen Hubdat Hadapi Libur Nataru

27 Oktober 2026 - 16:24 WIB

Trending di JALUR