Menu

Mode Gelap
Layanan Kapal Dipercepat, Antrean Kendaraan di Gilimanuk Berangsur Terurai Indra Adhari Rilis “Lebaran Telah Tiba”, Lanjutkan Eksperimen #OneMonthOneSong Kemenhub Sesuaikan Operasional Transportasi di Bali Jelang Hari Raya Nyepi 7 Awak Kapal Gandha Nusantara 17 Selamat Hadapi Gelombang Tinggi dan Angin Kencang di Perairan Malut AirNav Lepas 4.000 Pemudik Gratis Naik Kereta Api ke Yogya, Semarang, Surabaya, dan Malang Arus Mudik Jawa–Sumatera Terpantau Naik Tajam di H-7 Lebaran

EKOBIS

AirNav Lepas 4.000 Pemudik Gratis Naik Kereta Api ke Yogya, Semarang, Surabaya, dan Malang

badge-check


 AirNav Indonesia Mudik Gratis dan Berbagi Harapan pada masyarakat luas di Stasiun Senen Perbesar

AirNav Indonesia Mudik Gratis dan Berbagi Harapan pada masyarakat luas di Stasiun Senen

Wartatrans.com, JAKARTA – AirNav Indonesia kembali berpartisipasi dalam Program Mudik Gratis Bersama BUMN Tahun 2026 dengan naik kereta api (KA).

Sebanyak 4.000 pemudik difasilitasi BUMN pengatur lalu lintas udara tersebut untuk memeriahkan momen Idul Fitri 1447 H di kampung halaman mereka dengan menumpang angkutan KA secara gratis.

”Hari ini, 2.960 pemudik kita berangkatkan untuk mudik ke kampung halaman. Kemudian 1.040 lagi kita fasilitasi untuk kepulangan pada 29 Maret 2026,” jelas Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko AirNav Indonesia Azizatun Azhimah, saat melepas keberangkatan pemudik dari Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Ahad (15/3/2026).

Azizatun menyampaikan, keterlibatan AirNav Indonesia dalam mudik gratis secara rutin yang diselenggarakan melalui Program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (TJSL) merupakan bentuk komitmen perusahaan untuk mendukung pemerintah, khususnya dalam mendukung perjalanan mudik yang aman, nyaman, serta terjangkau bagi masyarakat yang membutuhkan.

Adapun rute mudik gratis bertajuk “Mudik Aman & Nyaman Bersama AirNav 2026” tersebut meliputi perjalanan dari Jakarta menuju Yogyakarta, Semarang, Malang, dan Surabaya.

Pemberangkatan pemudik dilakukan serentak dari Stasiun Pasar Senen pada hari ini. Seluruh perjalanan menggunakan rangkaian KA kelas ekonomi premium.

Khusus tujuan Yogyakarta, AirNav Indonesia membuka dua rute tujuan, yaitu Pasar Senen – Lempuyangan dengan menggunakan KA Bogowonto, serta Pasar Senen – Tugu menggunakan KA Senja Utama.

Untuk tujuan Semarang, dari Pasar Senen, pemudik diberangkatkan menuju Tawang menggunakan KA Tawang Jaya Premium. Kemudian pemudik rute tujuan Malang (Kota Baru) diberangkatkan menggunakan KA Majapahit, serta tujuan Surabaya (Gubeng) menggunakan KA Jayakarta.

Sedangkan untuk rute kepulangan, AirNav hanya membuka satu rute perjalanan, yaitu dari Stasiun Gubeng Surabaya menuju Stasiun Pasar Senen Jakarta, yang akan diberangkatkan pada Ahad (29/3/2026).

Untuk diketahui, ini adalah kali kedua AirNav Indonesia memfasilitasi mudik gratis menggunakan KA dengan kuota bertambah. Pada periode Lebaran 2025, AirNav menyediakan sebanyak 3.000 tiket gratis.

”Karena antusiasme dan apresiasi masyarakat yang cukup tinggi terhadap AirNav Indonesia, tahun ini jumlahnya kami tambah 1000 tiket lagi. Insya Allah, nilai kebermanfaatan dan keberkahannya, baik untuk masyarakat maupun perusahaan juga bertambah,” ungkap Azizatun.

Fokus Kemanan dan Keselamatan

Direktur Keselamatan, Keamanan dan Standardisasi AirNav Indonesia Capt. Nurcahyo yang turut melepas keberangkatan pemudik gratis tersebut menambahkan, pemilihan moda transportasi KA untuk program mudik gratis bukan tanpa alasan.

Menurutnya, dengan KA, jumlah masyarakat yang bisa dibantu AirNav Indonesia untuk mudik bisa lebih banyak bila dibandingkan moda angkutan lain.

Faktor lain yang menjadi pertimbangan adalah, untuk membantu pemerintah mengurangi beban jalan raya dan mengurangi risiko kecelakaan.

”Ketimbang mereka harus naik sepeda motor ke kampung halamannya, tentunya mudik naik kereta api akan jauh lebih aman. Selain itu juga bebas macet dan yang pasti nyaman. Untuk waktu perjalanan juga jauh lebih terprediksi,” ujar Nurcahyo.

Hal tersebut, menurutnya, sejalan dengan semangat AirNav Indonesia dalam mendukung pelaksanaan masa angkutan Lebaran.

”AirNav Indonesia berupaya menyiapkan seluruh aspek operasional untuk memastikan pelayanan navigasi penerbangan selama periode Angkutan Lebaran kali ini dapat berjalan aman, lancar, dan efisien,” ujarnya.

Untuk mengantisipasi terjadinya peningkatan trafik penerbangan selama periode Lebaran juga diiringi dengan peningkatan kewaspadaan terhadap berbagai potensi risiko keselamatan penerbangan.

”Kami terus meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi hazard selama periode Lebaran. Seperti cuaca ekstrem, abu vulkanik, balon udara liar, potensi bird strike, serta gangguan operasional bandara maupun maskapai. Seluruh personel operasional juga diingatkan untuk meningkatkan disiplin terhadap prosedur serta koordinasi antarunit untuk menjaga keselamatan penerbangan,” tutup Nurcahyo. (omy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pelindo Regional 4 Buka Puasa Bersama Pedagang Asongan Pelabuhan Makassar, Perkuat Kebersamaan di Bulan Ramadhan

15 Maret 2026 - 17:59 WIB

TPK Koja Raih Penghargaan Transformasi Organisasi Terbaik di Ajang Anugerah BUMN 2026

15 Maret 2026 - 16:11 WIB

Pelindo Tetap Beroperasi Penuh Selama Masa Angkutan Lebaran 2026

15 Maret 2026 - 14:10 WIB

34 Paus Pilot Diselamatkan dari Terdampar di Rote Ndao, 21 Ekor Ditemukan Mati

15 Maret 2026 - 03:54 WIB

PTP Nonpetikemas Pastikan Pelayanan Arus Barang Tetap Berjalan Selama Libur Lebaran

14 Maret 2026 - 18:46 WIB

Pertamina Patra Niaga Berikan Harga Khusus Avtur Dukung Kelancaran Penerbangan Masa Libur Idul Fitri 2026

14 Maret 2026 - 16:20 WIB

Jelang Arus Puncak Lebaran, KAI Logistik Perkuat Kesiapan Operasional Layanan Pengiriman

14 Maret 2026 - 16:06 WIB

Perkuat Daya Saing Angkutan KA Kontainer, KAI Logistik Siapkan Skema Block Space

14 Maret 2026 - 15:47 WIB

DAMRI Perkuat Kesiapan Angkutan Lebaran 2026, Pastikan Armada dan Kru Siap Layani Pemudik

14 Maret 2026 - 15:11 WIB

Bupati Cilacap Ditangkap KPK, Jateng Hattrick Kasus Dugaan Korupsi

14 Maret 2026 - 11:58 WIB

Trending di PERISTIWA