Menu

Mode Gelap
Dirut KAI Dampingi Menteri PKP dan COO Danantara Tinjau Kawasan Bantaran Rel, Percepatan Inventarisasi dan Penataan Dijalankan Lebih 32 Juta Pelanggan, Rekor Tertinggi KAI Group dalam 5 Tahun Terakhir Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok Kembalikan Motor Hasil Pencurian Pada Pemilik ASDP Jaga Layanan Lintas Sumatera-Jawa-Bali di Libur Long Weekend Paskah Kemenhub Apresiasi Operator Kendaraan Angkutan Barang yang Tertib Aturan Neno Warisman Buka Pameran “Betawie Punye Yahye” Karya Yahya TS

RAGAM

ASAR Humanity Inisiasi Gerakan Pemulihan Berbasis Kolaborasi: Gotong Royong Negeri, Sumatera Bangkit Kembali

badge-check


 ASAR Humanity Inisiasi Gerakan Pemulihan Berbasis Kolaborasi: Gotong Royong Negeri, Sumatera Bangkit Kembali Perbesar

Wartatrans.com, ACEH — Gotong royong bukan sekadar tradisi, melainkan cara masyarakat Indonesia bertahan dan bangkit bersama. Gotong royong menjadi kekuatan utama bangsa—bahkan menjadi salah satu fondasi lahirnya kemerdekaan Indonesia.

ASAR Humanity menginisiasi gerakan “Gotong Royong Negeri, Sumatera Bangkit Kembali”, sebuah movement campaign untuk mendampingi pemulihan masyarakat pascabencana banjir di Sumatera, dengan fokus awal di wilayah Aceh.

“Pemulihan tidak bisa dikerjakan sendirian. Ia membutuhkan waktu, tenaga, dan kebersamaan. Gotong royong adalah kekuatan utama masyarakat kita sejak dulu, dan nilai itulah yang ingin kami hidupkan kembali hari ini,” ujar Purwadi Nugroho, Direktur Komunikasi & Media ASAR Humanity di Aceh, beberapa waktu lalu.

Purwadi menegaskan, setiap elemen masyarakat memiliki ruang untuk ikut bergotong royong dalam gerakan ini.

“Siapa pun bisa terlibat. Teman-teman ojek daring bisa menyisihkan sebagian rezekinya dari setiap order, komunitas musisi bisa bergerak lewat karya, tukang cukur bisa berbagi dari setiap layanan, dan masyarakat luas bisa berkontribusi melalui donasi, ide, tenaga, doa, hingga menyebarkan narasi kebaikan di media sosial. Inilah gotong royong,” tegasnya.

ASAR Humanity melakukan pemetaan area terdampak untuk memastikan setiap aksi pemulihan berjalan tepat guna, bermartabat, dan berkelanjutan—tanpa memaksakan proses di wilayah yang belum siap memasuki tahap pemulihan.

Fokus utama gerakan ini adalah manusia dan keberlanjutan. Tidak hanya membangun kembali infrastruktur, tetapi juga memulihkan aktivitas hidup warga, menguatkan peran masyarakat sebagai pelaku utama pemulihan, serta menumbuhkan kembali rasa kebersamaan pascabencana.

Aceh dipilih sebagai fokus awal karena luasnya dampak banjir dan kompleksitas pemulihan yang dibutuhkan. Ke depan, gerakan ini diharapkan dapat diperluas dan direplikasi ke wilayah lain di Sumatera sesuai dengan kondisi dan kesiapan lapangan.

“Bangsa ini memiliki portofolio gotong royong negeri yang hebat dari masa ke masa, terlebih saat dilanda bencana. Dari mulai tsunami Aceh, gempa bumi-tsunami dan liquifaksi di Palu, Sigi, Donggala, hingga gempa Lombok dapat kita pulihkan kembali  dengan gotong-royong negeri,” lanjut Purwadi.

Pekan ini, ASAR Humanity mulai mengaktivasi rangkaian kampanye Gotong Royong Negeri, Sumatera Bangkit Kembali melalui berbagai kanal komunikasi, kolaborasi lapangan, dan konten kreatif. Salah satu aksi awal yang dilakukan adalah aktivasi gotong royong di Aceh berupa kegiatan bersih-bersih desa bersama masyarakat dan relawan, sebagai simbol dimulainya proses pemulihan yang dikerjakan bersama.

Melalui gerakan ini, ASAR Humanity berharap pemulihan pascabencana tidak berhenti sebagai rangkaian aksi jangka pendek, melainkan tumbuh menjadi gerakan kolektif bangsa yang menghidupkan kembali solidaritas sosial dan semangat gotong royong sebagai solusi bersama menghadapi bencana.*** (Septiadi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Atas Intervensi Presiden Prabowo, Makam Serka Anumerta M. Nur Ichwan Digeser dari TPU ke TMP

5 April 2026 - 16:19 WIB

Teater Puisi “Sengkewe Sepanjang Musim” Hidupkan Ruang Publik Takengon

5 April 2026 - 08:15 WIB

Walikota Pekalongan Menentang Kebijakan WFH Pemerintah Pusat, Ada Apa ? 

4 April 2026 - 23:21 WIB

Sedekah Sumur Bor ke-8 Dimulai, Warga Bidari Aceh Utara Sambut Harapan Baru

4 April 2026 - 21:02 WIB

Satgas Antinarkoba Dibentuk, Pemkab Bogor Perluas Jangkauan hingga Desa

4 April 2026 - 18:18 WIB

Tiga Titik Tanggul Sungai Tuntang di Demak Jebol Sekaligus, Empat Kecamatan Terendam Air

4 April 2026 - 17:52 WIB

Tradisi Membaca, Memahami Kita – Memahami Gen-Z

4 April 2026 - 16:03 WIB

Pelatihan CTO Perkuat SDM Andal di Terminal Petikemas Berlian untuk Akselerasi Transformasi

3 April 2026 - 19:12 WIB

Polemik Toko Kue Gambang Semarang Kian Berkembang Liar, Owner Sesungguhnya Sulit Ditemui

3 April 2026 - 14:09 WIB

Pascagempa Sulut, PGE Pastikan PLTP Lahendong Aman dan Beroperasi Stabil

3 April 2026 - 13:42 WIB

Trending di EKOBIS