Menu

Mode Gelap
Anggota DPRD Jawa Barat Dorong Penguatan KWT Srikandi Alamanda sebagai Penggerak Ketahanan Pangan dan Ekonomi Perempuan Jonggol 6 Pesawat N219 PTDI Siap Perkuat Armada di TNI-AD KAI Divre III Palembang Perluas PLTS 40 kWp di Dua Depo Tata Kelola dan Akuntabilitas Patroli Kapal Negara Diperkuat KAI Services Latih 25 Pekerja Tangani Kondisi Darurat di Kereta Api KCIC-Polda Jabar Perkuat Pengamanan Whoosh, 1.773 CCTV Dikerahkan Pantau Operasional

BANDARA

Bandara Soekarno-Hatta Tutup Sementara Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau

badge-check


 Bandara Soekarno-Hatta Perbesar

Bandara Soekarno-Hatta

Wartatrans.com, JAKARTA – Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Kementerian Perhubungan terus melakukan pemantauan dan koordinasi intensif bersama dengan operator penerbangan, pengelola bandara, layanan navigasi penerbangan dan BMKG terhadap dampak aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau terhadap operasional penerbangan, khususnya di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK).

Berdasarkan NOTAM Nomor A3341/26
Saat ini Ahad (6/9), Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta di tutup sementara mulai pukul 01.30 WIB sd 05.30 WIB.

Hal tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut hasil paper test pada Ahad (6/9) pukul 00.35 WIB – 01.05 WIB menunjukan hasil positif adanya indikasi sebaran abu vulkanik di Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

“Berdasarkan data monitoring per 5 September 2026 pukul 22.00 WIB, terdapat 33 penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta yang terdampak,” jelas Dirjen Perhubungan Udara Luan F Laisa.

Pada Penerbangan internasional terdapat 16 pembatalan, tujuh penundaan, dan lima penjadwalan kembali.

Rute penerbangan yang terkena dampak yaitu penerbangan menuju dan dari Singapura (SIN), Hong Kong (HKG), Sydney (SYD), Seoul/Incheon (ICN), Doha (DOH), Amsterdam (AMS), dan Kuala Lumpur (KUL).

Pada penerbangan domestik terdapat empat pembatalan dan satu penerbangan yang dialihkan.

Rute penerbangan yang terdampak yaitu penerbangan dari dan ke Lampung (TKG), menuju Denpasar (DPS) dan menuju Surabaya (SUB).

“Ditjen Perhubungan Udara juga memberikan perhatian khusus terhadap pemulihan jadwal penerbangan pada 6 September 2026, mengingat adanya potensi dampak berantai (cascading impact) terhadap rotasi pesawat, ketersediaan armada, jadwal penerbangan berikutnya, serta kapasitas terminal,” urainya.

Aspek keselamatan tetap menjadi prioritas utama dalam setiap keputusan operasional, salah satunya adalah
penyesuaian jadwal penerbangan yang dilakukan oleh maskapai.

Penyesuaian operasional penerbangan akan terus dilakukan secara dinamis berdasarkan perkembangan kondisi di lapangan.

Pihaknya mengimbau kepada masyarakat atau calon penumpang yang akan melakukan perjalanan melalui Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta agar memantau informasi terbaru dari maskapai terkait status penerbangannya dan mengatur waktu perjalanan dengan mempertimbangkan kemungkinan adanya perubahan jadwal.

“Ditjen Perhubungan Udara akan terus memonitor perkembangan situasi bersama operator penerbangan, pengelola bandara, layanan navigasi penerbangan dan BMKG dan pihak terkait lainnya serta menyampaikan informasi terbaru apabila terdapat perubahan signifikan terhadap operasional penerbangan,” tutup Lukman. (omy)

Baca Lainnya

6 Pesawat N219 PTDI Siap Perkuat Armada di TNI-AD

22 September 2026 - 15:37 WIB

Melalui Pertukaran Data ADS-B, AirNav dan CAAS Perkuat Layanan Lintas FIR

21 September 2026 - 10:41 WIB

Kemenhub Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Kondisi Darurat di Bandara APT Pranoto

19 September 2026 - 13:44 WIB

Pelita Air Bagikan Ratusan Tiket Nonton Gratis MotoGP di Mandalika

19 September 2026 - 13:19 WIB

Bandara Ngurah Rai Sambut Penerbangan Perdana Super Air Jet dari Bandung

19 September 2026 - 06:55 WIB

17 Tahun AirAsia jadi Maskapai Berbiaya Hemat Terbaik Dunia Versi Skytrax

18 September 2026 - 19:46 WIB

Ada Sejumlah Posisi Ditawarkan, AirNav Buka Rekrutmen Karyawan

18 September 2026 - 17:44 WIB

Bandara Husein Hadirkan Rute Medan-Bandung dengan Super Air Jet

18 September 2026 - 17:13 WIB

Kerja Sama Teknis Penerbangan Sipil Ditjen Hubud dan DGAC Prancis

18 September 2026 - 17:03 WIB

Bandara Soetta, Ngurah Rai, Sepinggan, dan Ahmad Yani Raih Level 4 Akreditasi Customer Experience Dunia dari ACI

18 September 2026 - 15:17 WIB

Trending di BANDARA