Menu

Mode Gelap
Pengurus KNG Raya Gelar Pertemuan Bahas RAT 2026 dan Bantuan Bencana Hari Pertama Tahun Baru, Menhub Dudy Pantau Arus Lalu Lintas di Jalur Tol Keluar-Masuk Jakarta Menhub Dudy Pastikan Kesiapan untuk Arus Balik Nataru di Stasiun Yogya UMK Kubu Raya 2026 Naik 7,7 Persen, Ditetapkan Rp3,1 Juta Warga Tangse Masuk Hutan Lindung, Cari Pelaku Tambang Ilegal Penyebab Banjir Bandang Penyeberangan Merak–Bakauheni Terpantau Aman dan Lancar, Cuaca Bersahabat

PERON

Bandung Jadi Simpul Mobilitas Nataru, 578 Ribu Pelanggan Gunakan Layanan KAI Group

badge-check


					Bandung Jadi Simpul Mobilitas Nataru, 578 Ribu Pelanggan Gunakan Layanan KAI Group Perbesar

Wartatrans.com, BANDUNG – Bandung kembali mengukuhkan posisinya sebagai salah satu destinasi favorit selama Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), dengan melayani 578.104 pelanggan KAI Group pada periode 18–23 Desember 2025, didukung beragam akses perjalanan mulai dari kereta api jarak jauh, Commuter Line, hingga konektivitas kereta cepat Whoosh yang terintegrasi di kawasan Bandung Raya.
Selama periode libur akhir tahun, kawasan Bandung Raya selain diakses melalui Stasiun Bandung, tetapi juga melalui Stasiun Kiaracondong, Cimahi, Padalarang, serta konektivitas kereta cepat Whoosh.

Untuk layanan kereta api jarak jauh, tercatat 108.941 pelanggan menuju Bandung dan 106.954 pelanggan berangkat dari Bandung pada periode 18–23 Desember 2025 dari berbagai Stasiun di Bandung. Tingginya pergerakan ini mencerminkan posisi Bandung sebagai tujuan utama perjalanan libur akhir tahun, baik untuk wisata, silaturahmi, maupun aktivitas ekonomi.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyampaikan bahwa tingginya mobilitas tersebut menunjukkan Bandung memiliki daya tarik kuat dengan banyak pilihan akses layanan kereta api.

“Bandung menjadi salah satu destinasi favorit selama Nataru karena memiliki banyak pintu akses layanan. Masyarakat dapat memilih berbagai moda, mulai dari kereta api jarak jauh, Commuter Line, hingga kereta cepat Whoosh yang terhubung dengan layanan feeder di Bandung Raya,” ujar Anne.

Dari sisi relasi perjalanan, hingga 24 Desember 2025 pukul 08.00 WIB, sejumlah relasi favorit selama masa Nataru menunjukkan tingginya minat perjalanan ke dan dari wilayah Jawa, termasuk Bandung. Relasi favorit tersebut antara lain:

1. Gambir – Yogyakarta: 35.850 pelanggan

2. Yogyakarta – Gambir: 34.031 pelanggan

3. Lempuyangan – Pasar Senen: 28.218 pelanggan

4. Pasar Senen – Lempuyangan: 25.969 pelanggan

5. Semarang Tawang – Gambir: 23.033 pelanggan

6. Gambir – Bandung: 22.664 pelanggan

7. Bandung – Gambir: 22.069 pelanggan

8. Gambir – Semarang Tawang: 21.988 pelanggan

9. Pasar Senen – Yogyakarta: 20.910 pelanggan

10. Yogyakarta – Surabaya Gubeng: 19.196 pelanggan

Relasi Gambir–Bandung dan Bandung–Gambir masuk dalam jajaran relasi terfavorit, memperkuat posisi Bandung sebagai salah satu tujuan utama perjalanan Nataru.

Pada layanan Commuter Line Area II Bandung, KAI Commuter melayani 350.603 pelanggan selama periode 18–23 Desember 2025. Layanan ini mencakup Commuter Line Bandung Raya, Garut, dan Cibatuan yang mendukung mobilitas harian masyarakat, wisatawan, serta pergerakan dari wilayah penyangga menuju pusat aktivitas di Bandung dan sekitarnya.

Sementara itu, kereta cepat Whoosh mencatat 120.547 pelanggan pada periode 18–23 Desember 2025. Dari jumlah tersebut, 29.480 pelanggan naik dari Stasiun Padalarang dan 26.483 pelanggan naik dari Stasiun Bandung. Adapun pelanggan yang turun tercatat 26.483 pelanggan di Padalarang dan 29.480 pelanggan di Stasiun Bandung. Integrasi layanan feeder di Bandung, Cimahi, dan Padalarang turut mendukung kelancaran perjalanan lanjutan menuju pusat kota dan kawasan wisata.

Selain realisasi tersebut, layanan Whoosh juga diproyeksikan terus melayani pergerakan masyarakat hingga akhir masa Nataru. Berdasarkan akumulasi proyeksi perjalanan pemesanan tiket pada periode 18 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026, Whoosh diperkirakan akan melayani lebih dari 166.782 penumpang selama masa Angkutan Natal dan Tahun Baru.

Di sisi lain, kereta api lokal Siliwangi relasi Sukabumi–Cipatat turut mendukung mobilitas masyarakat. Hingga 24 Desember 2025 pukul 08.00 WIB, tercatat 8.785 pelanggan dari arah Sukabumi menuju Cipatat dan 8.499 pelanggan dari arah Cipatat menuju Sukabumi yang akan melakukan perjalanan pada periode 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026.

KAI juga mencatat proyeksi kedatangan pelanggan kereta api jarak jauh yang masih terus meningkat. Hingga 24 Desember 2025 pukul 08.00 WIB, diproyeksikan 88.824 pelanggan akan tiba di Stasiun Bandung, 50.681 pelanggan turun di Stasiun Kiaracondong, serta 8.219 pelanggan menuju Stasiun Cimahi pada periode 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026.

Anne menegaskan bahwa KAI terus mengoptimalkan layanan operasional, integrasi antarmoda, serta pengelolaan stasiun untuk menjaga keselamatan, ketepatan waktu, dan kenyamanan perjalanan masyarakat selama libur akhir tahun.

“Optimalisasi layanan di kawasan Bandung diharapkan mempermudah mobilitas masyarakat, mendukung aktivitas pariwisata, serta memberikan dampak Ekonomi positif bagi daerah sepanjang masa Natal dan Tahun Baru,” tutup Anne.(*****)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Menhub Dudy Pastikan Kesiapan untuk Arus Balik Nataru di Stasiun Yogya

2 Januari 2026 - 09:00 WIB

KA Bandara Adi Soemarmo Catat Okupansi 129 Persen Selama Nataru, jadi Pilihan Utama Masyarakat Madiun

1 Januari 2026 - 19:36 WIB

KAI Catat Penjualan Tiket Nataru Capai 3,8 Juta, Okupansi KA Jarak Jauh Tembus 115 Persen

1 Januari 2026 - 17:49 WIB

Perjalanan KA Malam Tahun Baru Berjalan Lancar, Penambahan Berhenti di Stasiun Jatinegara Efektif

1 Januari 2026 - 16:51 WIB

KAI Services Siapkan 9 Dapur Produksi untuk Penuhi Kebutuhan Makanan Penumpang Saat Nataru

1 Januari 2026 - 15:47 WIB

Trending di PERON