Menu

Mode Gelap
Vika Salim Tak Kejar Pernikahan Mewah, Pilih Selesaikan Rumah Sebelum Ijab Kabul Sandrina Michelle Ungkap Alasan Nyaman Jalani Hubungan dengan Junior Roberts KSOP Utama Tanjung Perak Pastikan Kesiapan E-RTG Baru di Terminal Petikemas Nilam AHY: Jadilah Versi Terbaik Diri Sendiri, Generasi Muda Penentu Masa Depan Indonesia Kemenhub Dukung Proses Evakuasi dan Persiapan Salvage KMP Virgo Transport 8 Pelindo Regional 4 Perkuat Budaya Dialog Lewat BWL

PERON

Lebih 1.39 Juta Tiket Lebaran 2026 Terjual, Seluruh Tanggal Keberangkatan Sudah Dapat Dipesan Sejak 15 Februari

badge-check


 Lebih 1.39 Juta Tiket Lebaran 2026 Terjual, Seluruh Tanggal Keberangkatan Sudah Dapat Dipesan Sejak 15 Februari Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) menetapkan masa Angkutan Lebaran 2026 berlangsung pada 11 Maret hingga 1 April 2026. Dalam periode tersebut, KAI menghadirkan layanan terintegrasi guna mendukung mobilitas masyarakat pada arus mudik dan arus balik Idulfitri.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyampaikan bahwa seluruh tanggal keberangkatan pada periode Angkutan Lebaran telah tersedia dan dapat dipesan oleh masyarakat sejak 15 Februari 2026 kemarin.

“Hingga saat ini, baik tiket kereta reguler maupun tambahan sudah dapat dipesan melalui aplikasi Access by KAI dan kanal resmi lainnya. Kami mengimbau masyarakat segera merencanakan perjalanan agar dapat memilih jadwal dan relasi sesuai kebutuhan,” ujar Anne, Senin (16/2/2026).

Hingga 16 Februari 2026 pukul 10.00 WIB, penjualan tiket untuk keberangkatan 11 Maret hingga 1 April 2026 telah mencapai 1.398.369 tiket. Ketersediaan tempat duduk pada berbagai relasi dan tanggal masih dapat dimanfaatkan pelanggan, dengan angka penjualan yang terus bergerak dinamis.

Beberapa tanggal mencatat transaksi tinggi, antara lain keberangkatan 24 Maret 2026 sebanyak 102.827 tiket, disusul 23 Maret 2026 sebanyak 99.921 tiket, 19 Maret 2026 sebanyak 95.331 tiket, serta 18 Maret 2026 sebanyak 92.248 tiket. Jumlah tersebut masih berpotensi bertambah seiring proses pemesanan yang terus berlangsung.

Berdasarkan data sementara, berikut 10 kereta api dengan jumlah pelanggan tertinggi:

1. KA Airlangga relasi Pasar Senen–Surabaya Pasarturi (pp): 57.498 pelanggan
2. KA Bengawan relasi Pasar Senen–Purwosari (pp): 47.403 pelanggan
3. KA Serayu relasi Pasar Senen–Kiaracondong–Purwokerto (pp): 46.751 pelanggan
4. KA Sri Tanjung relasi Ketapang–Lempuyangan (pp): 43.426 pelanggan
5. KA Kahuripan relasi Kiaracondong–Blitar (pp): 41.433 pelanggan
6. KA Sawunggalih relasi Kutoarjo–Pasar Senen (pp): 39.905 pelanggan
7. KA Rajabasa relasi Kertapati–Tanjungkarang (pp): 37.299 pelanggan
8. KA Pasundan Tambahan relasi Kiaracondong–Surabaya Gubeng (pp): 32.460 pelanggan
9. KA Joglosemarkerto relasi Solo Balapan–Purwokerto–Tegal–Semarang Tawang–Solo Balapan (pp): 29.974 pelanggan
10. KA Probowangi relasi Surabaya Gubeng–Ketapang (pp): 26.729 pelanggan

Anne menambahkan bahwa tren penjualan menunjukkan antusiasme masyarakat yang terus meningkat menjelang periode Lebaran. KAI secara berkala memantau perkembangan penjualan guna menjaga kesesuaian antara kapasitas angkut, keselamatan operasional, serta kenyamanan pelanggan selama perjalanan.

“Bagi pelanggan yang belum memperoleh tiket pada relasi pilihan, kami menyarankan untuk mempertimbangkan alternatif tanggal keberangkatan, baik lebih awal maupun setelah hari yang direncanakan. Skema connecting train juga dapat menjadi opsi untuk menjangkau kota tujuan melalui kombinasi perjalanan yang tersedia,” jelas Anne.

Pemerintah juga memberikan insentif tarif sebesar 30 persen untuk perjalanan pada 14 hingga 29 Maret 2026 sebagai bagian dari strategi menjaga daya beli masyarakat serta mendukung keterkelolaan mobilitas nasional. Menindaklanjuti kebijakan tersebut, KAI melaksanakan penugasan Angkutan Idulfitri 2026 dengan fokus pada kesiapan sarana, kelancaran operasional, dan pelayanan pelanggan.

KAI mengajak masyarakat melakukan pembelian melalui kanal resmi, yaitu aplikasi Access by KAI, situs kai.id, serta mitra penjualan resmi yang bekerja sama dengan perusahaan, guna memastikan keamanan transaksi dan kemudahan layanan.

“Momentum akhir pekan ini dapat dimanfaatkan untuk berdiskusi bersama keluarga, menentukan tanggal terbaik, serta memilih rute perjalanan yang paling sesuai. Dengan perencanaan lebih awal, perjalanan Lebaran 2026 dapat dijalani dengan tenang, aman, dan nyaman,” tutup Anne.(*****)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

KAI Divre III Palembang Perluas PLTS 40 kWp di Dua Depo

22 September 2026 - 14:21 WIB

KAI Services Latih 25 Pekerja Tangani Kondisi Darurat di Kereta Api

22 September 2026 - 13:44 WIB

KCIC-Polda Jabar Perkuat Pengamanan Whoosh, 1.773 CCTV Dikerahkan Pantau Operasional

22 September 2026 - 13:10 WIB

KAI Mini Fair di Stasiun Tugu, Loko Food Truck Sajikan Kuliner untuk Teman Perjalanan

22 September 2026 - 12:14 WIB

KAI Daop 1 Catat 16 Kasus Pencurian Kabel Rel Kereta Api

22 September 2026 - 11:38 WIB

KRL Jabodetabek Kembali Layani 1.065 Perjalanan, Empat Jadwal Bogor Dipulihkan

21 September 2026 - 11:22 WIB

Sambut HUT ke-81, KAI Siapkan Nusantara Explorer untuk Perjalanan Wisata Indonesia

21 September 2026 - 05:11 WIB

KAI Gagalkan Dugaan Pencurian Kabel Bonding di Stasiun Kampung Bandan

20 September 2026 - 17:49 WIB

Satu KRL CLI-225 Kembali Beroperasi, Commuter Line Bogor Tambah 4 Perjalanan

19 September 2026 - 11:34 WIB

Akses Kota Baru Parahyangan ke Stasiun Whoosh Padalarang Disiapkan, Ada Skybridge

18 September 2026 - 07:54 WIB

Trending di PERON