Menu

Mode Gelap
Terminal Teluk Lamong dan BPD GINSI Jawa Timur Satukan Langkah Perkuat Pelayanan Kepelabuhanan Menteri PU Sampaikan Salam Presiden Prabowo, Tokoh Masyarakat Gayo Balas dengan Doa Top 10 Stasiun KA Jarak Jauh Layani 23,15 Juta Pelanggan pada Semester I 2026, Pasar Senen Jadi yang Tersibuk Eksekusi Lahan Pasar Inpres Takengon Ricuh, Aparat Amankan Situasi KAI Targetkan Stasiun Gambir Layani KRL pada 2028, Dukung Akses Langsung ke Monas KAI Perkuat Operasi dan Transformasi Bisnis Usai RUPS 2025, Bobby Rasyidin Paparkan Empat Arah Strategis

PERON

Banjir lagi Banjir lagi, Sejumlah KA Batal Berangkat

badge-check


 Banjir lagi Banjir lagi, Sejumlah KA Batal Berangkat Perbesar

Wartatrans.com, SEMARANG — KAI Daop 4 Semarang menyampaikan bahwa pada Minggu (18/1/2026), sejumlah perjalanan kereta api terpaksa dibatalkan sebagai dampak genangan air yang kembali terjadi pada petak jalan Stasiun Pekalongan dan Stasiun Sragi, tepatnya di Km 88+6/7.

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, genangan air pada lokasi tersebut kembali mengalami kenaikan mulai Sabtu (17/1/2026) pukul 21.59 WIB. Minggu (18/1/2026) per pukul 07.01 WIB ketinggian genangan pada jalur hulu terpantau sekitar +10,2 cm di atas kepala rel, sementara pada jalur hilir mencapai sekitar +13,2 cm.

Banjir merendam jalur rel kereta.

Konfirmasi terakhir, beberapa daerah lain yang terhubung kereta juga mengalami musibah yang sama yaitu kepala rel tergenang air mencapai 10 hingga 13 sentimeter.

Kereta api dengan keberangkatan dari berbagai stasiun di wilayah Daop 4 Semarang yang mengalami pembatalan antara lain KA Kaligung, KA Kamandaka, KA Argo Sindoro, KA Argo Muria, KA Tawangjaya Premium, KA Ambarawa Ekspres, dan KA Tegal Bahari.

Selain pembatalan sejumlah perjalanan, PT KAI juga menerapkan pola operasi memutar untuk KA Argo Bromo Anggrek, KA Sembrani, KA Jayabaya, serta KA Pandalungan.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, menyampaikan permohonan maaf kepada para pelanggan karena sejumlah perjalanan KA terpaksa masih dibatalkan karena faktor keselamatan yang tidak mungkin diabaikan.

“Keselamatan perjalanan kereta api menjadi prioritas utama kami, sehingga pembatalan sejumlah KA masih harus dilakukan demi menghindari potensi risiko di lintasan,” kata Luqman.

Banjir yang melanda jalur kereta.

“PT KAI terus berkoordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk memantau perkembangan kondisi di lapangan.” lanjutnya.

Sebelumnya, banjir juga sempat menggenangi jalur rel antara Stasiun Pekalongan dan Stasiun Sragi sejak Sabtu (17/1/2026) dinihari. Ini sempat mengganggu perjalanan kereta jalur Pantura Jawa Tengah dari arah Barat ke Timur dan sebaliknya. Tapi pada sore harinya jalur kembali normal seiring surutnya banjir.

Namun malamnya hujan turun lagi melanda wilayah Pekalongan. Saking derasnya hujan mengakibatkan jalur rel kembali terendam. Sampai berita ini dibuat (18/1/2026) air belum surut ditambah langit masih mendung.***(Slamet Widodo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Top 10 Stasiun KA Jarak Jauh Layani 23,15 Juta Pelanggan pada Semester I 2026, Pasar Senen Jadi yang Tersibuk

8 Juli 2026 - 21:25 WIB

KAI Perkuat Operasi dan Transformasi Bisnis Usai RUPS 2025, Bobby Rasyidin Paparkan Empat Arah Strategis

8 Juli 2026 - 13:31 WIB

Suasana Hangat Stasiun Yogyakarta, Penumpang Padati Perjalanan KRL, KA Bandara, hingga KA Jarak Jauh

8 Juli 2026 - 09:21 WIB

Bogor Line Layani 78,08 Juta Pelanggan pada Semester I 2026, KAI Perkuat Kapasitas Stasiun Bogor dengan SF12

8 Juli 2026 - 04:53 WIB

KAI Siapkan Stasiun Gambir Jadi Hub Transportasi Terintegrasi KAJJ, KRL hingga Monas

7 Juli 2026 - 20:43 WIB

Aset KAI Group Meningkat Jadi Rp105,43 Triliun pada 2025, Perkuat Layanan Berbasis Rel

7 Juli 2026 - 20:12 WIB

Sosok Yayang Ragil Hospitality Inspiring Frontliner Juni 2026, Disiplin dan Pelayanan Prima Jadi Kunci

7 Juli 2026 - 15:09 WIB

KCIC Beri Promo Libur Sekolah, Tiket Whoosh Diskon hingga Rp200 Ribu dan Cashback 50 Persen

7 Juli 2026 - 13:18 WIB

Laba KAI Group Naik jadi Rp2,28 Triliun pada 2025, Ditopang Efisiensi dan Kinerja Operasional

7 Juli 2026 - 11:19 WIB

KAI Hadirkan Rail Clinic di Garut, Subang, dan Bandar Lampung, Perluas Akses Layanan Kesehatan Warga

7 Juli 2026 - 10:08 WIB

Trending di PERON