Menu

Mode Gelap
Respons Cepat Hadapi Lonjakan Logistik di Ketapang, Layanan Penyeberangan Tetap Terkendali KAI Daop 1 Jakarta Catat Lonjakan Mobilitas Selama Long Weekend Wafat Yesus Kristus Komunitas Seni Kuflet Gelar Tur Literasi Sumatera di Jambi, Sasar Kampus hingga Komunitas INDOSIAR Luncurkan “Band Academy”, Upaya Hidupkan Kembali Era Musik Band Indonesia Rayakan Liburan dengan Perjalanan Hemat, DAMRI Hadirkan Promo “Twin Date 4.4 Kelola 196 Ribu Penumpang, Pelindo Regional 2 Pastikan Kelancaran Arus Lebaran 2026

PERON

Banjir lagi Banjir lagi, Sejumlah KA Batal Berangkat

badge-check


 Banjir lagi Banjir lagi, Sejumlah KA Batal Berangkat Perbesar

Wartatrans.com, SEMARANG — KAI Daop 4 Semarang menyampaikan bahwa pada Minggu (18/1/2026), sejumlah perjalanan kereta api terpaksa dibatalkan sebagai dampak genangan air yang kembali terjadi pada petak jalan Stasiun Pekalongan dan Stasiun Sragi, tepatnya di Km 88+6/7.

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, genangan air pada lokasi tersebut kembali mengalami kenaikan mulai Sabtu (17/1/2026) pukul 21.59 WIB. Minggu (18/1/2026) per pukul 07.01 WIB ketinggian genangan pada jalur hulu terpantau sekitar +10,2 cm di atas kepala rel, sementara pada jalur hilir mencapai sekitar +13,2 cm.

Banjir merendam jalur rel kereta.

Konfirmasi terakhir, beberapa daerah lain yang terhubung kereta juga mengalami musibah yang sama yaitu kepala rel tergenang air mencapai 10 hingga 13 sentimeter.

Kereta api dengan keberangkatan dari berbagai stasiun di wilayah Daop 4 Semarang yang mengalami pembatalan antara lain KA Kaligung, KA Kamandaka, KA Argo Sindoro, KA Argo Muria, KA Tawangjaya Premium, KA Ambarawa Ekspres, dan KA Tegal Bahari.

Selain pembatalan sejumlah perjalanan, PT KAI juga menerapkan pola operasi memutar untuk KA Argo Bromo Anggrek, KA Sembrani, KA Jayabaya, serta KA Pandalungan.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, menyampaikan permohonan maaf kepada para pelanggan karena sejumlah perjalanan KA terpaksa masih dibatalkan karena faktor keselamatan yang tidak mungkin diabaikan.

“Keselamatan perjalanan kereta api menjadi prioritas utama kami, sehingga pembatalan sejumlah KA masih harus dilakukan demi menghindari potensi risiko di lintasan,” kata Luqman.

Banjir yang melanda jalur kereta.

“PT KAI terus berkoordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk memantau perkembangan kondisi di lapangan.” lanjutnya.

Sebelumnya, banjir juga sempat menggenangi jalur rel antara Stasiun Pekalongan dan Stasiun Sragi sejak Sabtu (17/1/2026) dinihari. Ini sempat mengganggu perjalanan kereta jalur Pantura Jawa Tengah dari arah Barat ke Timur dan sebaliknya. Tapi pada sore harinya jalur kembali normal seiring surutnya banjir.

Namun malamnya hujan turun lagi melanda wilayah Pekalongan. Saking derasnya hujan mengakibatkan jalur rel kembali terendam. Sampai berita ini dibuat (18/1/2026) air belum surut ditambah langit masih mendung.***(Slamet Widodo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

KAI Daop 1 Jakarta Catat Lonjakan Mobilitas Selama Long Weekend Wafat Yesus Kristus

3 April 2026 - 09:32 WIB

KAI Daop 7 Madiun Layani 492 Ribu Pelanggan Selama Angkutan Lebaran 2026

2 April 2026 - 21:31 WIB

Awal Libur Panjang Paskah, Volume Penumpang Kereta Api Tembus 183 Ribu

2 April 2026 - 20:51 WIB

KCIC Imbau Masyarakat Pesan Tiket Whoosh Lebih Awal Jelang Libur Panjang Paskah

2 April 2026 - 20:36 WIB

KAI Services Buka Pelatihan Gada Pratama dan Gada Madya di Seluruh Regional, Cetak Security Profesional dan Humanis

2 April 2026 - 15:29 WIB

KAI Daop 1 Jakarta Operasikan 17 KA Tambahan dan 68 KA Reguler pada Libur Panjang Paskah

2 April 2026 - 15:21 WIB

Rel Lintas Maswati–Sasaksaat Kembali Normal Usai Longsor, Perjalanan KA Berangsur Pulih

2 April 2026 - 12:04 WIB

Perjalanan KA Jakarta–Bandung Kembali Normal Usai Longsor, KAI Pastikan Operasional Aman

2 April 2026 - 10:16 WIB

Longsor di Bandung Barat, Sejumlah KA dari Gambir dan Pasar Senen Dibatalkan

1 April 2026 - 21:03 WIB

KAI Percepat Penanganan Longsoran di Lintas Maswati–Sasaksaat, Target Selesai 5 Jam

1 April 2026 - 20:17 WIB

Trending di PERON