Menu ✖

Mode Gelap
Ditjenpas Jabar Gandeng PWI untuk Perkuat Komunikasi Publik Alam Pedang Berkibar di Takengon, Zam Zam Mubarak: Momentum Kebangkitan Identitas Historis Gayo H. Fikri Prihatin Kenakalan Remaja Kembali Marak di Kabupaten Bogor, Semua Pihak Diminta Turun Tangan Prabowo dan El-Sisi Sepakati Empat Kerja Sama Strategis, Indonesia–Mesir Perkuat Kemitraan Ekonomi hingga Pertahanan Kabut Asap Kepung Fakfak, Warga Bertahan di Rumah, Kualitas Udara Mengancam Kesehatan Kemenhub Optimistis Zero ODOL Dimulai 1 Januari 2027

RAGAM

Bencana Aceh Tengah: Akses Terputus Total, Penyaluran Bantuan Terkendala

badge-check


 Bencana Aceh Tengah: Akses Terputus Total, Penyaluran Bantuan Terkendala Perbesar

Wartatrans.com ACEH — Sejumlah wilayah di Kabupaten Aceh Tengah dilaporkan berada dalam kondisi darurat menyusul bencana banjir dan longsor yang terjadi sejak akhir pekan. Berdasarkan informasi lapangan yang dihimpun dari warga setempat, hingga Sabtu (29/11/2025) penyaluran bantuan dari pemerintah provinsi maupun pusat belum dapat dilakukan akibat akses transportasi dan jaringan komunikasi yang lumpuh.

Irwan, warga Takengon yang menjadi salah satu sumber informasi dari lokasi terdampak, menyampaikan bahwa hampir seluruh kawasan bencana mengalami kerusakan berat. “Semua lokasi terdampak bencana dalam kondisi sangat memprihatinkan. Belum ada bantuan dari provinsi maupun pusat yang masuk,” ujarnya.

Menurutnya, akses darat tidak dapat dilalui karena longsor terjadi di banyak titik sekaligus. “Jalan putus total di setiap titik dan puluhan jembatan dilaporkan rusak atau hilang. Kondisi komunikasi yang lumpuh juga menghambat pengiriman data lapangan,” kata Irwan.

Keterbatasan akses tersebut menyebabkan kebutuhan mendesak seperti bantuan medis dan bahan pangan belum dapat dipenuhi. Jalur udara disebut sebagai satu-satunya opsi yang memungkinkan. “Saat ini tidak memungkinkan menyalurkan bantuan melalui jalur darat. Bantuan belum dapat dikirim karena kondisi wilayah terisolasi,” tambahnya.

Keterlambatan laporan resmi dari pemerintah daerah ke pemerintah provinsi juga disebabkan oleh terputusnya jaringan komunikasi di sebagian besar wilayah bencana.

Wilayah yang dilaporkan mengalami dampak terparah yang berhasil dihimpun sementara menyebutkan sejumlah kecamatan berikut mengalami kondisi paling kritis:

1. Kecamatan Lut Tawar

2. Kecamatan Kebayakan

3. Kecamatan Pegasing

4. Kecamatan Celala

5. Kecamatan Silih Nara

6. Kecamatan Rusip Antara

7. Kecamatan Ketol

8. Kemukiman Pamar

9. Kecamatan Linge

10. Kecamatan Jagong Jeget

11. Kecamatan Bintang

12. Sebagian wilayah Kecamatan Bebesen

13. Kecamatan Kute Panang

Warga berharap penyaluran bantuan darurat dapat segera dilakukan melalui jalur udara sambil menunggu pembukaan akses darat dan pemulihan jaringan komunikasi di wilayah terdampak.*** (Jasa)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Ditjenpas Jabar Gandeng PWI untuk Perkuat Komunikasi Publik

13 Oktober 2026 - 15:27 WIB

Alam Pedang Berkibar di Takengon, Zam Zam Mubarak: Momentum Kebangkitan Identitas Historis Gayo

13 Oktober 2026 - 15:21 WIB

H. Fikri Prihatin Kenakalan Remaja Kembali Marak di Kabupaten Bogor, Semua Pihak Diminta Turun Tangan

13 Oktober 2026 - 14:36 WIB

Prabowo dan El-Sisi Sepakati Empat Kerja Sama Strategis, Indonesia–Mesir Perkuat Kemitraan Ekonomi hingga Pertahanan

13 Oktober 2026 - 13:02 WIB

Kabut Asap Kepung Fakfak, Warga Bertahan di Rumah, Kualitas Udara Mengancam Kesehatan

13 Oktober 2026 - 12:30 WIB

Banjir dan Longsor Lumpuhkan Akses Blangkejeren–Kutacane, Aktivitas Ekonomi Warga Terancam

12 Oktober 2026 - 20:16 WIB

Rocky Gerung Diminta Tak Lagi Desak Gibran Mundur, Kebebasan Berpendapat dan Etika Kekuasaan Jadi Sorotan

12 Oktober 2026 - 20:02 WIB

Townhall Meeting IPC TPK 2026: Fokus Penyelarasan Peta Peran Pelindo Group dan Transformasi Perusahaan

12 Oktober 2026 - 18:48 WIB

Pelindo Kenalkan Dunia Maritim kepada Siswa SMPN 129 Jakarta melalui Edukasi Kemaritiman

12 Oktober 2026 - 18:45 WIB

Rocky Gerung Minta Gibran Mundur dari Jabatan Wapres, Ingatkan Prabowo Jangan Terseret Polemik

12 Oktober 2026 - 16:40 WIB

Trending di RAGAM