Menu

Mode Gelap
Alumni Sanggar Garajas Berduka, Umianto Basuki Tutup Usia Kemenhub Tingkatkan Kompetensi Teknisi Telekomunikasi Pelayaran Kartun Satir Slamet Widodo Warnai JAKARTUN 2026 Catatan Tentang Tubuh, Napas, dan Resiko dalam Membaca “Huesca” Band 7Dunia Visit to Bogor, Perkuat Promosi “Seandainya Engkau Tahu” Lewat Radio Dari Indie ke Arus Utama: Strategi 7Dunia Menembus Pasar Digital Lewat “Seandainya Engkau Tahu”

RAGAM

Bencana Aceh Tengah: Akses Terputus Total, Penyaluran Bantuan Terkendala

badge-check


 Bencana Aceh Tengah: Akses Terputus Total, Penyaluran Bantuan Terkendala Perbesar

Wartatrans.com ACEH — Sejumlah wilayah di Kabupaten Aceh Tengah dilaporkan berada dalam kondisi darurat menyusul bencana banjir dan longsor yang terjadi sejak akhir pekan. Berdasarkan informasi lapangan yang dihimpun dari warga setempat, hingga Sabtu (29/11/2025) penyaluran bantuan dari pemerintah provinsi maupun pusat belum dapat dilakukan akibat akses transportasi dan jaringan komunikasi yang lumpuh.

Irwan, warga Takengon yang menjadi salah satu sumber informasi dari lokasi terdampak, menyampaikan bahwa hampir seluruh kawasan bencana mengalami kerusakan berat. “Semua lokasi terdampak bencana dalam kondisi sangat memprihatinkan. Belum ada bantuan dari provinsi maupun pusat yang masuk,” ujarnya.

Menurutnya, akses darat tidak dapat dilalui karena longsor terjadi di banyak titik sekaligus. “Jalan putus total di setiap titik dan puluhan jembatan dilaporkan rusak atau hilang. Kondisi komunikasi yang lumpuh juga menghambat pengiriman data lapangan,” kata Irwan.

Keterbatasan akses tersebut menyebabkan kebutuhan mendesak seperti bantuan medis dan bahan pangan belum dapat dipenuhi. Jalur udara disebut sebagai satu-satunya opsi yang memungkinkan. “Saat ini tidak memungkinkan menyalurkan bantuan melalui jalur darat. Bantuan belum dapat dikirim karena kondisi wilayah terisolasi,” tambahnya.

Keterlambatan laporan resmi dari pemerintah daerah ke pemerintah provinsi juga disebabkan oleh terputusnya jaringan komunikasi di sebagian besar wilayah bencana.

Wilayah yang dilaporkan mengalami dampak terparah yang berhasil dihimpun sementara menyebutkan sejumlah kecamatan berikut mengalami kondisi paling kritis:

1. Kecamatan Lut Tawar

2. Kecamatan Kebayakan

3. Kecamatan Pegasing

4. Kecamatan Celala

5. Kecamatan Silih Nara

6. Kecamatan Rusip Antara

7. Kecamatan Ketol

8. Kemukiman Pamar

9. Kecamatan Linge

10. Kecamatan Jagong Jeget

11. Kecamatan Bintang

12. Sebagian wilayah Kecamatan Bebesen

13. Kecamatan Kute Panang

Warga berharap penyaluran bantuan darurat dapat segera dilakukan melalui jalur udara sambil menunggu pembukaan akses darat dan pemulihan jaringan komunikasi di wilayah terdampak.*** (Jasa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Alumni Sanggar Garajas Berduka, Umianto Basuki Tutup Usia

22 April 2026 - 10:55 WIB

Canda Jakarta dalam Goresan Munadi, Kartun Jadi Cermin Sosial di JAKARTUN 2026

22 April 2026 - 07:10 WIB

Kartunis Yoyo Kartun Siap Ramaikan Pameran JAKARTUN 2026

22 April 2026 - 06:44 WIB

YGMQ Sukses Gelar Haflah III, Kemenag Kabupaten Bogor Beri Dukungan

22 April 2026 - 00:32 WIB

Banjir dan Longsor Terjang Bogor Barat, Aktivis Minta KDM Turun Tangan

21 April 2026 - 23:56 WIB

Semangat Kartini dalam Layanan DAMRI: Peran Perempuan, Ruang Aman, dan Akses Terjangkau

21 April 2026 - 21:06 WIB

Kampanye Anti Tindak Kekerasan Seksual, KAI Commuter Dorong Penumpang Berani Lapor

21 April 2026 - 20:29 WIB

FIFGROUP Rayakan Hari Kartini dengan Aktivasi Interaktif di MRT Blok M, Ajak Perempuan Kenali Potensi Diri

21 April 2026 - 19:23 WIB

Makassar New Port Dilirik Investor Global, Abu Dhabi Ports Group Tinjau Potensi Hub Indonesia Timur

21 April 2026 - 19:02 WIB

Pangkalan PLP Kelas I Tanjung Priok Gelar Upacara Bendera Peringatan Hari Kartini 2026

21 April 2026 - 18:42 WIB

Trending di ANJUNGAN