Wartatrans.com, GARUT – Perhatian pemerintah terhadap pemerataan kualitas pendidikan hingga pelosok daerah kembali dirasakan masyarakat. SMAN 28 Garut di Desa Purbayani, Kecamatan Caringin, Kabupaten Garut, kini tengah menjalani program revitalisasi dan rehabilitasi sejumlah fasilitas gedung sekolah.
Program yang digagas pemerintah pusat tersebut menjadi angin segar bagi dunia pendidikan di wilayah selatan Garut. Dengan adanya perbaikan sarana dan prasarana, proses belajar mengajar diharapkan dapat berlangsung lebih nyaman, aman, dan kondusif.

Kegiatan rehabilitasi mulai dilaksanakan sejak Juli 2026 dengan dukungan anggaran sebesar Rp839.581.000. Pekerjaan ditargetkan berlangsung selama 120 hari kalender dan diharapkan dapat rampung menjelang akhir tahun 2026.
Sejumlah fasilitas yang menjadi sasaran revitalisasi antara lain Laboratorium IPA, Laboratorium Komputer, serta dua ruang kelas. Perbaikan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas lingkungan belajar sekaligus mendukung aktivitas akademik para siswa dan tenaga pendidik.
Ketua Pelaksana Kegiatan, Tata Juhara, menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi atas terealisasinya program revitalisasi tersebut.
“Harapan kami sederhana: dengan ruang belajar yang lebih baik, semangat para siswa dan tenaga pendidik pun ikut tumbuh berkembang. Proses belajar mengajar menjadi lebih kondusif, dan kualitas pendidikan di sekolah ini dapat terus meningkat,” ungkap Tata Juhara di lokasi kegiatan, Senin (3/8/2026).
Menurutnya, keberadaan sarana pendidikan yang memadai bukan sekadar pelengkap, tetapi merupakan salah satu faktor penting dalam menunjang peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Ruang belajar yang nyaman, lengkap, dan terawat, kata dia, akan menciptakan suasana pendidikan yang positif. Kondisi tersebut pada akhirnya dapat membantu siswa dalam menyerap pembelajaran secara lebih optimal serta memberikan ruang yang lebih baik bagi tenaga pendidik dalam menjalankan tugasnya.
“Kami sangat menghargai perhatian yang diberikan pemerintah. Semoga perbaikan ini membawa dampak nyata bagi kemajuan sekolah dan prestasi para siswa di masa mendatang,” tambahnya.
SMAN 28 Garut sendiri memiliki posisi strategis bagi masyarakat di wilayah selatan Kabupaten Garut. Sekolah yang berada di Desa Purbayani, Kecamatan Caringin, tersebut tidak hanya menjadi tempat berlangsungnya proses pendidikan, tetapi juga menjadi salah satu tumpuan masyarakat dalam mempersiapkan generasi muda.
Lokasinya yang tidak jauh dari pusat Kecamatan Caringin dan berada di kawasan yang relatif dekat dengan destinasi wisata Pantai Rancabuaya turut menjadikan keberadaan sekolah tersebut penting bagi perkembangan masyarakat setempat.
Dengan berlangsungnya program revitalisasi ini, pihak sekolah dan masyarakat berharap seluruh pekerjaan dapat diselesaikan tepat waktu dengan kualitas yang baik. Lebih dari sekadar memperbaiki bangunan, program tersebut diharapkan menjadi investasi jangka panjang dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan mencetak generasi muda yang lebih unggul di wilayah selatan Garut.***
(Asbuy)



























