Wartatrans.com, TAKENGON – Satuan Tugas Percepatan Pembangunan Aceh (PPA) Kabupaten Aceh Tengah melakukan audiensi dengan Bupati Aceh Tengah di ruang kerja Bupati, Senin (3/8/2026).
Pertemuan tersebut menjadi momentum awal untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi antara Satgas PPA Aceh Tengah dengan Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah dalam mendukung percepatan pembangunan daerah.

Audiensi dipimpin langsung oleh Ketua Satgas PPA Aceh Tengah, Jaya Putra, bersama jajaran pengurus. Sementara itu, Bupati Aceh Tengah menerima rombongan dengan didampingi Asisten II Sekretariat Daerah Kabupaten Aceh Tengah.
Mengawali pertemuan, Ketua Satgas PPA Aceh Tengah memperkenalkan seluruh pengurus yang hadir sekaligus menyampaikan maksud dan tujuan pembentukan Satgas PPA Aceh Tengah.
Ia menjelaskan bahwa Satgas PPA merupakan wadah kolaborasi yang berkomitmen menjadi mitra strategis Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah dalam mendukung pelaksanaan visi, misi, serta program-program prioritas pembangunan daerah.
“Satgas PPA Aceh Tengah hadir bukan untuk mengambil peran pemerintah, tetapi menjadi mitra yang siap membantu, memberikan solusi, serta berkolaborasi dalam mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Aceh Tengah,” ujar Jaya Putra.
Dalam kesempatan tersebut, Satgas PPA memaparkan berbagai kegiatan yang telah dilaksanakan sejak terbentuknya organisasi. Salah satunya adalah melakukan pemetaan terhadap wilayah-wilayah yang terdampak bencana hidrometeorologi yang melanda Kabupaten Aceh Tengah pada November 2025 lalu.
Pemetaan tersebut dilakukan sebagai dasar penyusunan langkah-langkah strategis dalam membantu percepatan pemulihan pascabencana, khususnya terkait penanganan limbah kayu yang masih tersebar di sejumlah lokasi terdampak.
Menurut Jaya Putra, keberadaan limbah kayu pascabencana tidak hanya perlu ditangani dari sisi kebersihan lingkungan, tetapi juga dapat dioptimalkan menjadi sumber nilai ekonomi bagi masyarakat apabila dikelola secara tepat melalui koordinasi dengan pemerintah daerah, instansi teknis, serta para pemangku kepentingan lainnya.
Selain fokus pada penanganan pascabencana, Satgas PPA Aceh Tengah juga telah berkontribusi dalam mendampingi beberapa kelompok tani di Kabupaten Aceh Tengah melalui kegiatan supervisi dan konsultasi penyusunan Proposal Program Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW) yang diinisiasi oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).
Pendampingan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas proposal sehingga dapat membuka peluang lebih besar bagi masyarakat dalam memperoleh dukungan pembangunan infrastruktur berbasis kebutuhan wilayah.
Ke depan, Satgas PPA Aceh Tengah telah menyiapkan berbagai program strategis yang meliputi pemberdayaan masyarakat, pendampingan pembangunan desa, penguatan ekonomi lokal, pelestarian lingkungan, hingga fasilitasi kerja sama dengan berbagai kementerian, lembaga, dunia usaha, dan mitra pembangunan lainnya.
Dalam paparannya, Ketua Satgas PPA Aceh Tengah berharap Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah dapat memberikan dukungan penuh terhadap berbagai program tersebut sehingga tercipta sinergi yang kuat antara pemerintah daerah dan Satgas PPA dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.
“Kami berharap kolaborasi ini dapat terus terjalin dengan baik. Dengan semangat kebersamaan, kami optimistis berbagai potensi daerah dapat dikembangkan secara maksimal demi kesejahteraan masyarakat Aceh Tengah,” tambahnya.
Menanggapi pemaparan tersebut, Bupati Aceh Tengah menyampaikan apresiasi atas inisiatif, semangat, dan komitmen Satgas PPA Aceh Tengah dalam mendukung pembangunan daerah.
Menurut Bupati, kolaborasi antara pemerintah dengan berbagai elemen masyarakat merupakan salah satu kunci keberhasilan pembangunan.
Bupati kepada Asisten II, mengarahkan agar seluruh poin yang telah disampaikan dalam audiensi tersebut segera ditindaklanjuti melalui koordinasi dengan perangkat daerah terkait sesuai bidang tugas masing-masing.
“Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah menyambut baik kehadiran Satgas PPA sebagai mitra pembangunan. Kami berharap komunikasi dan koordinasi dapat terus dibangun sehingga berbagai program yang direncanakan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” kata Bupati.
Audiensi yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kolaboratif tersebut menghasilkan kesamaan pandangan mengenai pentingnya membangun kemitraan yang kuat antara pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat.
Sinergi ini diharapkan menjadi fondasi dalam mempercepat pembangunan daerah, memperkuat ketahanan masyarakat pascabencana, meningkatkan kualitas infrastruktur, memberdayakan potensi lokal, serta mewujudkan Aceh Tengah yang semakin maju, mandiri, dan sejahtera.*** (Jasa)


























