Wartatrans.com, BANDA ACEH – Tim relawan Svara.org kembali bergerak menyalurkan bantuan untuk korban bencana banjir bandang dan tanah longsor di Aceh, Senin (29/12/2025).
Koordinator lapangan Svara(dibaca Suara), Annisa, mengatakan timnya hari ini menuju Aceh Tengah dengan membawa beras dan logistik penting lainnya.

“Doakan perjalanan kami lancar ya, hari ini kami berangkat ke Aceh Tengah,” ujar Annisa, Senin.
Tim inti Svara terdiri dari 10 hingga 11 orang yang berasal dari berbagai latar profesi, seperti guru, peneliti, pekerja kantoran, Beberapa anggota membawa pekerjaan mereka selama bertugas, dan ada pula yang mendapat izin khusus dari tempat kerja.
Tim Svara, diceritakan Annisa akan melakukan peyaluran bantuan dan kegiatan trauma healing, community recovery hingga beberapa hari ke depan.
Di lapangan terdampak bencana banyak anak-anak yang saat ini tidak melakukan kegiatan. Rumah tempat tinggal banyak yang habis tersapu bencana dahsyat tersebut, fasilitas umum serta sarana prasarana pendidikan hingga kesehatan juga terdampak. Pekerja di daerah bencana juga saat ini menjadi korban dan tidak bisa melakukan banyak hal selain pembersihan serta pembersihan hingga pemulihan diri.
Menurut Annisa, sebulan pascabencana, masih banyak daerah yang belum tersentuh bantuan secara optimal, khususnya daerah terpencil seperti Samarkilang, Langkahan, dan beberapa desa di Aceh Tamiang.
Mereka sejak awal bencana sudah mendatangi banyak lokasi terdampak dengan membawa sejumlah bantuan. Tidak hanya logistik makanan, mereka juga membawa sejumlah peralatan tinggal hingga kebutuhan di pengungsian saat darurat.
“Di Samarkilang, bantuan 80 ton untuk warga sempat hilang di Bener Meriah, sementara Langkahan prioritasnya air bersih, dan Bener Meriah butuh logistik serta selimut,” jelasnya.
Sampai saat ini tim Svara masih menerima bantuan donasi dari masyarakat. Menurut laporan kegiatan pada akun Instagram @svara.org, hingga tanggal 15 Desember 2025 donasi yang sudah terkumpul mencapai Rp 753 juta. Svara akan memperluas jangkauan penyaluran bantuan, dan memperpanjang penerimaan donasi hingga tanggal 30 Desember 2025.
Sedangkan, hingga saat ini bantuan yang telah disalurkan yaitu ke Aceh Tamiang, Aceh Singkil, Aceh Tengah, Langsa, Pidie Jaya, Bireuen, Subulussalam, Aceh Utara, Lhokseumawe, Aceh Barat, Aceh Jaya, Aceh Tenggara dan Nagan Rayadengan total distribusi mencapai Rp 619 juta.(****)










