Menu

Mode Gelap
274 Perwira Poltekpel Banten Siap Wujudkan Pelayaran Selamat dan Berkelanjutan Pascainsiden KMP Mutiara Sentosa II, Kemenhub Audit Sistem Manajemen Keselamatan Resiliensi Garuda Diuji, Singapura jadi Ancaman di Laga Penentu AFF 2026 MK: Transparansi Penyebab Delay Pesawat Perlu Diperkuat Semarakkan HUT Ke-81 RI, DAMRI Hadirkan Diskon 45% bagi Pelanggan Kelahiran Agustus KAI Perkuat Ekonomi Sirkular, Kelola 2.997 Ton Limbah Melalui Daur Ulang dan Guna Ulang

PERISTIWA

Teheran Resmi Konfirmasi Kematian Ali Khamenei, 40 Hari Masa Berkabung Nasional

badge-check


 Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. (Foto: Getty Images) Perbesar

Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. (Foto: Getty Images)

Wartatrans.com, JAKARTA – Pemerintah Iran menetapkan 40 hari masa berkabung dan tujuh hari libur nasional menyusul wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, pada Sabtu (28/02) dini hari.

Pengumuman tersebut disampaikan melalui stasiun televisi pemerintah Iran. Saluran berita IRINN menayangkan foto-foto Khamenei dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an sebagai latar serta pita hitam di pojok kiri atas layar sebagai simbol duka.

Penyiar televisi membacakan pernyataan resmi Dewan Keamanan Nasional Tertinggi (SNSC) yang mengonfirmasi kematian Khamenei. Dalam pernyataan itu, SNSC menuding Amerika Serikat dan Israel sebagai pihak yang bertanggung jawab atas serangan yang menyebabkan wafatnya pemimpin tertinggi Iran tersebut.

SNSC menyatakan Khamenei wafat di kantornya saat sedang menjalankan tugas. Dalam keterangan resminya, ia disebut sebagai “martir” dan kematiannya dinilai sebagai awal dari “kebangkitan dalam perjuangan melawan para penindas.”

Media pemerintah Iran juga melaporkan bahwa putri Khamenei, seorang menantu, serta seorang cucunya turut tewas dalam serangan tersebut. Kantor berita Fars yang berafiliasi dengan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) menyebut salah satu menantu perempuan Khamenei juga menjadi korban.

Selain itu, kantor berita resmi IRNA melaporkan Panglima IRGC Mohammad Pakpour dan Sekretaris Dewan Pertahanan Iran Ali Shamkhani turut tewas dalam serangan yang disebut dilakukan oleh Amerika Serikat dan Israel.

Hingga saat ini belum ada pernyataan resmi dari pemerintah Amerika Serikat maupun Israel terkait tuduhan tersebut. (Fhm)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Aktor Senior Diding Boneng Meninggal Dunia, Seniman Aceh Ucapkan Belasungkawa

4 Agustus 2026 - 21:02 WIB

Diding Boneng Tutup Usia, Jejak Tawa dan Dedikasinya Tetap Hidup di Dunia Hiburan

3 Agustus 2026 - 12:41 WIB

KPK; hingga Juli Ada 18 OTT, Mayoritas Kepala Daerah Hasil Pilkada 2024

30 Juli 2026 - 21:23 WIB

Kemenhub Wisuda 332 Perwira Poltektrans SDP dan Poltekbang Palembang

30 Juli 2026 - 07:05 WIB

Awarding PortPress 2026: Ajang Apresiasi PTP Nonpetikemas atas Karya Jurnalistik

30 Juli 2026 - 05:47 WIB

3 Kasus Main Hakim Sendiri Berujung Kematian, Yusril Minta Polri Bertindak

30 Juli 2026 - 05:28 WIB

Mitchell Baker Cetak Hattrick, Striker 19 Tahun ini Bidik Rekor AFF

29 Juli 2026 - 06:54 WIB

Kirab Budaya Saparan: Kecamatan Borobudur, Wadah Kebudayaan yang Merajut Keutuhan dalam Kebersamaan

27 Juli 2026 - 11:09 WIB

Febrie Adriansyah Jadi Tersangka, Hotman Paris Resmi Jadi Kuasa Hukum

17 Juli 2026 - 22:43 WIB

Kecelakaan Beruntun 9 kendaraan di Sibolangit, Tewaskan Empat Orang

17 Juli 2026 - 17:26 WIB

Trending di PERISTIWA