Menu

Mode Gelap
KSOP Utama Tanjung Perak Pastikan Kesiapan E-RTG Baru di Terminal Petikemas Nilam AHY: Jadilah Versi Terbaik Diri Sendiri, Generasi Muda Penentu Masa Depan Indonesia Kemenhub Dukung Proses Evakuasi dan Persiapan Salvage KMP Virgo Transport 8 Pelindo Regional 4 Perkuat Budaya Dialog Lewat BWL Bupati Pati Nonaktif Sudewo Dituntut 8,5 Tahun Penjara, Bentrok Antar Pendukung Dikecam Warga Semarang Anggota DPRD Jawa Barat Dorong Penguatan KWT Srikandi Alamanda sebagai Penggerak Ketahanan Pangan dan Ekonomi Perempuan Jonggol

PERISTIWA

Teheran Resmi Konfirmasi Kematian Ali Khamenei, 40 Hari Masa Berkabung Nasional

badge-check


 Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. (Foto: Getty Images) Perbesar

Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. (Foto: Getty Images)

Wartatrans.com, JAKARTA – Pemerintah Iran menetapkan 40 hari masa berkabung dan tujuh hari libur nasional menyusul wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, pada Sabtu (28/02) dini hari.

Pengumuman tersebut disampaikan melalui stasiun televisi pemerintah Iran. Saluran berita IRINN menayangkan foto-foto Khamenei dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an sebagai latar serta pita hitam di pojok kiri atas layar sebagai simbol duka.

Penyiar televisi membacakan pernyataan resmi Dewan Keamanan Nasional Tertinggi (SNSC) yang mengonfirmasi kematian Khamenei. Dalam pernyataan itu, SNSC menuding Amerika Serikat dan Israel sebagai pihak yang bertanggung jawab atas serangan yang menyebabkan wafatnya pemimpin tertinggi Iran tersebut.

SNSC menyatakan Khamenei wafat di kantornya saat sedang menjalankan tugas. Dalam keterangan resminya, ia disebut sebagai “martir” dan kematiannya dinilai sebagai awal dari “kebangkitan dalam perjuangan melawan para penindas.”

Media pemerintah Iran juga melaporkan bahwa putri Khamenei, seorang menantu, serta seorang cucunya turut tewas dalam serangan tersebut. Kantor berita Fars yang berafiliasi dengan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) menyebut salah satu menantu perempuan Khamenei juga menjadi korban.

Selain itu, kantor berita resmi IRNA melaporkan Panglima IRGC Mohammad Pakpour dan Sekretaris Dewan Pertahanan Iran Ali Shamkhani turut tewas dalam serangan yang disebut dilakukan oleh Amerika Serikat dan Israel.

Hingga saat ini belum ada pernyataan resmi dari pemerintah Amerika Serikat maupun Israel terkait tuduhan tersebut. (Fhm)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Kebakaran Kontainer di NPCT1 Cepat Dipadamkan, Tidak Ada Korban

22 September 2026 - 12:40 WIB

KKP Amankan 1.048 Ton Udang Impor di Jatim, Potensi Kerugian Negara Rp405,8 Miliar

22 September 2026 - 12:23 WIB

KAI Gagalkan Dugaan Pencurian Kabel Bonding di Stasiun Kampung Bandan

20 September 2026 - 17:49 WIB

Sinema Rakyat Aceh Tengah Buka Ruang bagi Talenta dan Cerita Lokal

19 September 2026 - 06:06 WIB

10 Hari 5 Jurnalis dengan Kapal Arupadatu I Hilang, Tim SAR Hentikan Pencarian

18 September 2026 - 07:20 WIB

AMPB Setiap Hari Demo Bank Mandiri, Sebagian Besar Warganet tidak Simpati Lagi

17 September 2026 - 16:03 WIB

Si Jago Merah Lahap Lantai Dua Rumah di Pendere Sari, Guru Muda Risa Mahyana Selamat Namun Trauma Berat ‎

15 September 2026 - 22:22 WIB

Karnaval Maulid di Pekalongan Disorot, Atraksi Diduga Mirip Ritual Satanik

15 September 2026 - 07:07 WIB

Sungai-Sungai Indonesia Mulai Menyusut, Alarm Krisis Air di Tengah Kemarau 2026

14 September 2026 - 20:36 WIB

KKP Limpahkan Berkas Dua Tersangka Bom Ikan di Kawasan Konservasi Kapoposang ke Kejaksaan

14 September 2026 - 17:32 WIB

Trending di PERISTIWA