Menu

Mode Gelap
Gempa M 7,7 di Filipina Picu Tsunami Minor di Indonesia, 53 Bangunan di Sulut Rusak ASDP Angkut 13 Ton Sampah Laut dan Pesisir pada Hari Laut Sedunia 2026 TDA Takengon Sukses Gelar TDA Camp 2026, Perkuat Sinergi Wirausaha di Alam Terbuka Pelaku Usaha Galangan Kapal Sebut Kenaikan Kurs Dolar dan Harga Energi Tekan Industri Aceh Tengah Siap Gelar PPN XIV, Menteri Kebudayaan Diharapkan Resmikan Taman Budaya Reza Aditya Bantah Laporan Polisi Jadi Ajang Promosi Film Dosa Pengampunan

PERISTIWA

Teheran Resmi Konfirmasi Kematian Ali Khamenei, 40 Hari Masa Berkabung Nasional

badge-check


 Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. (Foto: Getty Images) Perbesar

Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. (Foto: Getty Images)

Wartatrans.com, JAKARTA – Pemerintah Iran menetapkan 40 hari masa berkabung dan tujuh hari libur nasional menyusul wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, pada Sabtu (28/02) dini hari.

Pengumuman tersebut disampaikan melalui stasiun televisi pemerintah Iran. Saluran berita IRINN menayangkan foto-foto Khamenei dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an sebagai latar serta pita hitam di pojok kiri atas layar sebagai simbol duka.

Penyiar televisi membacakan pernyataan resmi Dewan Keamanan Nasional Tertinggi (SNSC) yang mengonfirmasi kematian Khamenei. Dalam pernyataan itu, SNSC menuding Amerika Serikat dan Israel sebagai pihak yang bertanggung jawab atas serangan yang menyebabkan wafatnya pemimpin tertinggi Iran tersebut.

SNSC menyatakan Khamenei wafat di kantornya saat sedang menjalankan tugas. Dalam keterangan resminya, ia disebut sebagai “martir” dan kematiannya dinilai sebagai awal dari “kebangkitan dalam perjuangan melawan para penindas.”

Media pemerintah Iran juga melaporkan bahwa putri Khamenei, seorang menantu, serta seorang cucunya turut tewas dalam serangan tersebut. Kantor berita Fars yang berafiliasi dengan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) menyebut salah satu menantu perempuan Khamenei juga menjadi korban.

Selain itu, kantor berita resmi IRNA melaporkan Panglima IRGC Mohammad Pakpour dan Sekretaris Dewan Pertahanan Iran Ali Shamkhani turut tewas dalam serangan yang disebut dilakukan oleh Amerika Serikat dan Israel.

Hingga saat ini belum ada pernyataan resmi dari pemerintah Amerika Serikat maupun Israel terkait tuduhan tersebut. (Fhm)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Gempa M 7,7 di Filipina Picu Tsunami Minor di Indonesia, 53 Bangunan di Sulut Rusak

8 Juni 2026 - 23:23 WIB

Gempa bumi dahsyat berkekuatan magnitudo 7,8 mengguncang wilayah lepas pantai Pulau Mindanao, Filipina, pada pagi hari, 8 Juni 2026. Foto: New Straits Times.

ASDP Angkut 13 Ton Sampah Laut dan Pesisir pada Hari Laut Sedunia 2026

8 Juni 2026 - 23:06 WIB

PELNI Perkuat Komitmen Lingkungan Lewat Penghijauan dan Daur Ulang Life Jacket

7 Juni 2026 - 11:14 WIB

Bupati Jadi Raja Dewan Mendadak Bisu, Tgk Rusli Adi Singgung Pengkhianatan Elit Nagan Raya Demi Tambang Rp 200 Triliun

6 Juni 2026 - 23:16 WIB

Pameran “Paradoks: Menelisik Suara yang Tak Pernah Benar-Benar Bungkam

6 Juni 2026 - 13:55 WIB

PNM Rayakan HUT ke-27 dengan Penanaman 27.000 Pohon di 58 Wilayah Indonesia

3 Juni 2026 - 15:45 WIB

Reuni Aktivis Seni Bulungan: Temu Kangen, Mengenang Sahabat, dan Merawat Persaudaraan

31 Mei 2026 - 13:55 WIB

Artis Erna Santoso dan Penyair Halimah Munawir Berbagi Kebahagiaan Idul Adha di Kampung Nelayan

29 Mei 2026 - 08:40 WIB

Nobar “Pesta Babi” di Tengah Gerimis, Ruang Refleksi Kemanusiaan di Temas River Park

24 Mei 2026 - 00:17 WIB

BPDAS Krueng Aceh Salurkan 2.500 Bibit untuk Pemulihan Ekonomi Korban Banjir Bandang Aceh Utara

23 Mei 2026 - 12:29 WIB

Trending di PERISTIWA