Menu ✖

Mode Gelap
Brigjen TNI (Purn) Amrizar, Purnawirawan TNI Tetap Produktif Berkarya, Ciptakan Lagu Bermuatan Kritik Sosial dan Motivasi Ketua KP3ALA Rahmat Salam Hadiri Deklarasi Pejuang ALA Bogor-Jakarta Pemerintah Perkuat Dukungan Pencalonan Indonesia sebagai Anggota Dewan ICAO Pastikan Standardisasi Bongkar Muat, Danantara Tinjau Pusat Kendali Operasi IPC TPK Dari Jakarta, Banten, hingga Jawa Barat, DAMRI Hadirkan Kemudahan Akses Menuju Bandara Soekarno-Hatta IDSurvey dan S&P Global Bahas Penguatan ESG serta Pengembangan Bisnis Konsultasi

RAGAM

Legislator Jabar Soroti Kesenjangan Antarwilayah di Kabupaten Bogor, Dorong Pemerataan Pembangunan Berbasis Kesejahteraan

badge-check


 Legislator Jabar Soroti Kesenjangan Antarwilayah di Kabupaten Bogor, Dorong Pemerataan Pembangunan Berbasis Kesejahteraan Perbesar

Wartatrans.com, BOGOR – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Fraksi PKS, Haji Fikri Hudi Oktiarwan, S.Sos menyoroti masih adanya kesenjangan pembangunan dan kesejahteraan antarwilayah di Kabupaten Bogor. Menurutnya, meskipun Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Bogor terus menunjukkan tren peningkatan, manfaat pembangunan belum dirasakan secara merata oleh seluruh masyarakat.

Berdasarkan publikasi resmi Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bogor, IPM Kabupaten Bogor tahun 2025 yang dipublikasikan dalam Kabupaten Bogor Dalam Angka 2026 mencapai 74,53 dan masuk dalam kategori tinggi. IPM mengukur kualitas hidup masyarakat melalui tiga dimensi utama, yakni kesehatan, pendidikan, dan standar hidup layak.

“Angka IPM yang terus meningkat tentu patut diapresiasi. Namun, kita tidak boleh hanya melihat angka rata-rata. Di balik capaian tersebut masih terdapat kesenjangan antarwilayah yang harus menjadi perhatian serius pemerintah,” ujar politisi senior Kabupaten Bogor hari ini, Rabu (5/8/2026).

Anggota Komisi IV DPRD Jawa Barat itu menjelaskan bahwa masih terdapat kecamatan yang menghadapi keterbatasan akses terhadap layanan pendidikan berkualitas, fasilitas kesehatan, infrastruktur dasar, hingga peluang ekonomi. Kondisi tersebut menyebabkan tingkat kesejahteraan masyarakat berkembang dengan kecepatan yang berbeda-beda.

Menurut Haji Fikri, pembangunan ke depan harus diarahkan pada pemerataan sehingga seluruh masyarakat, baik yang tinggal di wilayah perkotaan maupun perdesaan, memperoleh kesempatan yang sama untuk meningkatkan kualitas hidupnya.

“Keadilan pembangunan bukan hanya tentang membangun lebih banyak, tetapi memastikan setiap warga memiliki akses yang setara terhadap pendidikan, layanan kesehatan, lapangan pekerjaan, serta infrastruktur yang memadai,” tegasnya.

Ia juga mendorong Pemerintah Kabupaten Bogor dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk memperkuat kolaborasi dalam menyusun kebijakan pembangunan berbasis data, sehingga program yang dijalankan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat di wilayah yang masih tertinggal.

Haji Fikri menambahkan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia harus berjalan beriringan dengan penguatan ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan UMKM, pengembangan sektor pertanian, peningkatan keterampilan tenaga kerja, serta pembangunan infrastruktur yang mampu membuka akses ekonomi baru.

“Tujuan akhir pembangunan adalah menghadirkan kesejahteraan yang dirasakan oleh seluruh masyarakat. Tidak boleh ada wilayah yang tertinggal dalam menikmati hasil pembangunan. Dengan pemerataan yang berkeadilan, Kabupaten Bogor akan tumbuh menjadi daerah yang maju, inklusif, dan sejahtera,” pungkasnya.*** (Dull)

Baca Lainnya

Ketua KP3ALA Rahmat Salam Hadiri Deklarasi Pejuang ALA Bogor-Jakarta

7 November 2026 - 06:11 WIB

Pastikan Standardisasi Bongkar Muat, Danantara Tinjau Pusat Kendali Operasi IPC TPK

6 November 2026 - 20:20 WIB

Dari Jakarta, Banten, hingga Jawa Barat, DAMRI Hadirkan Kemudahan Akses Menuju Bandara Soekarno-Hatta

6 November 2026 - 20:10 WIB

IDSurvey dan S&P Global Bahas Penguatan ESG serta Pengembangan Bisnis Konsultasi

6 November 2026 - 19:50 WIB

AI Ubah Dunia Kerja, Pelindo Solusi Digital Bekali Mahasiswa USU Kompetensi Masa Depan

6 November 2026 - 10:35 WIB

Pelindo Jasa Maritim Ajak Pelajar Tuban Mengenali Dunia Kemaritiman Indonesia

6 November 2026 - 10:22 WIB

Menhub Dudy dan Menaker Yassierli Bahas Kesiapan Angkutan Libur Nataru

6 November 2026 - 09:43 WIB

KKP Latih 2.886 Nelayan di 16 Provinsi untuk Tingkatkan Keselamatan dan Kecakapan Melaut

5 November 2026 - 21:14 WIB

Imperial Suites DAMRI Hadirkan Pengalaman Perjalanan Premium Jakarta–Surabaya–Malang dengan Bus Double Decker

5 November 2026 - 20:44 WIB

Pelindo Mengajar, Inspirasi Generasi Emas di Makassar

5 November 2026 - 20:23 WIB

Trending di ANJUNGAN