Menu

Mode Gelap
Kopi Gayo Aceh Masuk 5 Besar Biji Kopi Terbaik Dunia Versi TasteAtlas 2026 Legislator Jawa Barat Soroti Kesenjangan Antarwilayah di Kabupaten Bogor, Dorong Pemerataan Pembangunan Berbasis Kesejahteraan 6 Pelabuhan ASDP Sah Terapkan Standar Baru Keselamatan Nasional Tindak Lanjut Kerja Sama Potensi Daerah dan Layanan Publik, Bupati OKI Kunjungi Bupati Bandung Reservasi Resmi Dibuka, The Langham, Custom House Bangkok Siap Sambut Tamu Mulai Desember KAI Raih Indeks Kepuasan Pelanggan 4,53, Suara Pelanggan Jadi Dasar Perbaikan Layanan

RAGAM

Legislator Jawa Barat Soroti Kesenjangan Antarwilayah di Kabupaten Bogor, Dorong Pemerataan Pembangunan Berbasis Kesejahteraan

badge-check


 Legislator Jawa Barat Soroti Kesenjangan Antarwilayah di Kabupaten Bogor, Dorong Pemerataan Pembangunan Berbasis Kesejahteraan Perbesar

Wartatrans.com, BOGOR – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Fraksi PKS, Haji Fikri Hudi Oktiarwan, S.Sos menyoroti masih adanya kesenjangan pembangunan dan kesejahteraan antarwilayah di Kabupaten Bogor. Menurutnya, meskipun Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Bogor terus menunjukkan tren peningkatan, manfaat pembangunan belum dirasakan secara merata oleh seluruh masyarakat.

Berdasarkan publikasi resmi Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bogor, IPM Kabupaten Bogor tahun 2025 yang dipublikasikan dalam Kabupaten Bogor Dalam Angka 2026 mencapai 74,53 dan masuk dalam kategori tinggi. IPM mengukur kualitas hidup masyarakat melalui tiga dimensi utama, yakni kesehatan, pendidikan, dan standar hidup layak.

“Angka IPM yang terus meningkat tentu patut diapresiasi. Namun, kita tidak boleh hanya melihat angka rata-rata. Di balik capaian tersebut masih terdapat kesenjangan antarwilayah yang harus menjadi perhatian serius pemerintah,” ujar politisi senior Kabupaten Bogor hari ini, Rabu (5/8/2026).

Anggota Komisi IV DPRD Jawa Barat itu menjelaskan bahwa masih terdapat kecamatan yang menghadapi keterbatasan akses terhadap layanan pendidikan berkualitas, fasilitas kesehatan, infrastruktur dasar, hingga peluang ekonomi. Kondisi tersebut menyebabkan tingkat kesejahteraan masyarakat berkembang dengan kecepatan yang berbeda-beda.

Menurut Haji Fikri, pembangunan ke depan harus diarahkan pada pemerataan sehingga seluruh masyarakat, baik yang tinggal di wilayah perkotaan maupun perdesaan, memperoleh kesempatan yang sama untuk meningkatkan kualitas hidupnya.

“Keadilan pembangunan bukan hanya tentang membangun lebih banyak, tetapi memastikan setiap warga memiliki akses yang setara terhadap pendidikan, layanan kesehatan, lapangan pekerjaan, serta infrastruktur yang memadai,” tegasnya.

Ia juga mendorong Pemerintah Kabupaten Bogor dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk memperkuat kolaborasi dalam menyusun kebijakan pembangunan berbasis data, sehingga program yang dijalankan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat di wilayah yang masih tertinggal.

Haji Fikri menambahkan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia harus berjalan beriringan dengan penguatan ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan UMKM, pengembangan sektor pertanian, peningkatan keterampilan tenaga kerja, serta pembangunan infrastruktur yang mampu membuka akses ekonomi baru.

“Tujuan akhir pembangunan adalah menghadirkan kesejahteraan yang dirasakan oleh seluruh masyarakat. Tidak boleh ada wilayah yang tertinggal dalam menikmati hasil pembangunan. Dengan pemerataan yang berkeadilan, Kabupaten Bogor akan tumbuh menjadi daerah yang maju, inklusif, dan sejahtera,” pungkasnya.*** (Dull)

Baca Lainnya

Tindak Lanjut Kerja Sama Potensi Daerah dan Layanan Publik, Bupati OKI Kunjungi Bupati Bandung

5 Agustus 2026 - 17:15 WIB

Pelindo Ajak Shipping Line Bangun Jaringan Logistik Terintegrasi

5 Agustus 2026 - 10:29 WIB

Pegawai PPPK Kabupaten Bandung Gelombang I Ikuti Orientasi, Dibekali Pemahaman Pelayanan Publik

5 Agustus 2026 - 10:28 WIB

Perkuat Arah Strategis Perusahaan, Pelindo Sinergi Lokaseva Gelar Town Hall Meeting 2026

5 Agustus 2026 - 10:24 WIB

Perkuat Kiprah Pereli Perempuan Indonesia, PRIVE Health Team Kembali Dukung LodySasty di AXCR 2026 di Thailand

5 Agustus 2026 - 09:50 WIB

Dorong Operasional Hijau, Terminal Teluk Lamong Tambah E-RTG untuk Perkuat Kapasitas TPK Nilam

4 Agustus 2026 - 22:23 WIB

Perkuat Transparansi Logistik, IPC TPK Siapkan Operasional Alat Pemindai Peti Kemas Ekspor

4 Agustus 2026 - 21:16 WIB

Perkuat Ekosistem Logistik, Pelindo Regional 2 Banten dan APBMI Banten Sepakati Kerja Sama Bongkar Muat di Pelabuhan Ciwandan

4 Agustus 2026 - 20:33 WIB

Rakor Lilawangsa Run 2026 Dimatangkan, Libatkan Unsur TNI, Polri, Kesehatan hingga UMKM

4 Agustus 2026 - 19:16 WIB

Musim Kering Periode Agustus – September Mengancam 74 % Wilayah Indonesia

4 Agustus 2026 - 19:10 WIB

Trending di RAGAM