Menu ✖

Mode Gelap
Lima Tahun Pascamerger, Pelindo Teguhkan Transformasi Berlandaskan Semangat Persatuan Netizen Jepang Soroti Petugas KAI Services Bersihkan KRL Saat Kereta Beroperasi Sambut Hari Pelindo, Regional 4 Gelar Donor Darah dan Target 100 Kantong DPD Tani Merdeka Indonesia Aceh Tengah Ucapkan Selamat atas Pelantikan Plt. Kepala Dinas Pertanian Mulai Hari Ini, Argo Muria, Argo Sindoro, dan Argo Merbabu Gunakan Satu Nama KA Muria, KAI Ingatkan Pelanggan Jangan Keliru Pengobatan Gratis BMPRI Dekatkan Layanan Kesehatan kepada Warga Kampung Antalisa

PERISTIWA

Kirab Budaya Saparan: Kecamatan Borobudur, Wadah Kebudayaan yang Merajut Keutuhan dalam Kebersamaan

badge-check


 Kirab Budaya Saparan: Kecamatan Borobudur, Wadah Kebudayaan yang Merajut Keutuhan dalam Kebersamaan Perbesar

Wartatrans.com, MAGELANG — Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, tidak hanya dikenal sebagai kawasan yang menjadi rumah bagi Candi Borobudur, salah satu mahakarya peradaban dunia. Wilayah ini juga menyimpan kekayaan sosial dan budaya yang tumbuh dalam kehidupan masyarakat dari generasi ke generasi.

Secara administratif, Kecamatan Borobudur terdiri atas 20 desa dengan luas wilayah sekitar 54,55 kilometer persegi. Di antara desa-desa tersebut, Desa Borobudur memiliki posisi strategis karena berada di kawasan yang berdekatan dengan Candi Borobudur.

Salah satu wilayah yang memiliki kekuatan sosial dan budaya tersebut adalah Dusun Ngaran 1, yang lebih dikenal masyarakat dengan sebutan Ngaran Duwur. Kehidupan masyarakat di wilayah ini ditandai dengan semangat kebersamaan, kerukunan, dan toleransi yang terus dipelihara dalam kehidupan sehari-hari.

Kekompakan warga menjadi salah satu kekuatan utama Ngaran Duwur dalam menjaga harmoni sosial. Nilai-nilai persaudaraan dan toleransi tidak hanya menjadi bagian dari kehidupan bermasyarakat, tetapi juga menjadi fondasi dalam merawat keberagaman yang ada.

Selain kekuatan sosial, Ngaran Duwur juga memiliki potensi kebudayaan yang cukup besar. Beragam kesenian dan tradisi tumbuh serta diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya. Tradisi tersebut tidak berhenti sebagai peninggalan masa lalu, tetapi terus menjadi bagian dari kehidupan masyarakat sekaligus ruang untuk memperkuat identitas dan kebersamaan.

Keberadaan kesenian dan budaya di Ngaran Duwur menunjukkan bahwa masyarakat di sekitar Candi Borobudur memiliki kekayaan budaya yang hidup dan dinamis. Warisan leluhur terus dijaga, sementara masyarakat tetap membuka diri terhadap perubahan dan perkembangan zaman.

Kondisi tersebut memperlihatkan bahwa Borobudur bukan hanya memiliki nilai penting dari sisi sejarah dan pariwisata, tetapi juga menjadi ruang tumbuhnya kehidupan kebudayaan dan nilai-nilai kemanusiaan.

Di bawah bayang-bayang Candi Borobudur, masyarakat Ngaran Duwur terus merawat kebersamaan melalui tradisi, kesenian, toleransi, dan semangat gotong royong. Kebudayaan pun menjadi jembatan yang merajut perbedaan, memperkuat persaudaraan, serta menjaga keutuhan masyarakat dalam kehidupan bersama.*** (Priyo)

Baca Lainnya

Lima Tahun Pascamerger, Pelindo Teguhkan Transformasi Berlandaskan Semangat Persatuan

1 Oktober 2026 - 14:43 WIB

Sambut Hari Pelindo, Regional 4 Gelar Donor Darah dan Target 100 Kantong

1 Oktober 2026 - 14:29 WIB

Pengobatan Gratis BMPRI Dekatkan Layanan Kesehatan kepada Warga Kampung Antalisa

1 Oktober 2026 - 12:49 WIB

Kebun Hantu, Menyusuri Arsip Tubuh dan Pengalaman yang Tak Selesai

1 Oktober 2026 - 10:53 WIB

AI Mengubah Wajah Demokrasi, Akademisi: Verifikasi Jadi Senjata Publik

1 Oktober 2026 - 10:43 WIB

Penerapan Biometrik Meluas, dari Registrasi SIM Card hingga Perjalanan Udara

1 Oktober 2026 - 09:31 WIB

Dr. Mohammad Amin, M. Sn,MA Jangan Malu Disebut Kampungan, Dangdut Justru Siap Menembus UNESCO

1 Oktober 2026 - 03:44 WIB

Mansyur S Minta Wejangan Rhoma Irama: Jangan Takut Dangdut Ditinggal Anak Muda

1 Oktober 2026 - 03:12 WIB

Jeritan Pilu Warga Berawang Baro Pegasing Delapan Dekade Merdeka, Terisolasi di Kubangan Lumpur dan Janji Manis Pembangunan ‎

1 Oktober 2026 - 03:08 WIB

Peduli Lingkungan Sejak Dini, Terminal Teluk Lamong Edukasi Siswa tentang Pemilahan Sampah

30 September 2026 - 20:34 WIB

Trending di NASIONAL