Menu

Mode Gelap
KAI Angkut 374.098 Ton Komoditas Perkebunan hingga Juli 2026, Tumbuh 18 Persen Yogyakarta–YIA Cuma Rp50.000, Naik DAMRI Makin Hemat Sepanjang Agustus Dorong Operasional Hijau, Terminal Teluk Lamong Tambah E-RTG untuk Perkuat Kapasitas TPK Nilam Perkuat Transparansi Logistik, IPC TPK Siapkan Operasional Alat Pemindai Peti Kemas Ekspor PORONEPTU Hadir di Balai Budaya Jakarta, Tafsir Ulang Primbon Jawa Lewat Seni Instalasi Pop Surealisme Tias The Orion “Si Madura All In”, Komposer Single ‘Maafkan Aku’ Hasilkan Puluhan Juta Stream di Spotify

SENI BUDAYA

Aktor Senior Diding Boneng Meninggal Dunia, Seniman Aceh Ucapkan Belasungkawa

badge-check


 Aktor Senior Diding Boneng Meninggal Dunia, Seniman Aceh Ucapkan Belasungkawa Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – Dunia seni pertunjukan dan perfilman Indonesia kembali berduka. Aktor senior Diding Boneng, yang memiliki nama asli Zainal Abidin, meninggal dunia pada Senin, 3 Agustus 2026, dalam usia 76 tahun.

Kepergian Diding Boneng menjadi kehilangan bagi keluarga, sahabat, serta para seniman yang selama puluhan tahun mengenal kiprahnya di dunia teater dan perfilman Indonesia.

Lahir pada 4 Maret 1950, Diding Boneng mengawali perjalanan keseniannya dari panggung teater. Pada 1973, ia mengikuti Festival Teater Remaja (FTR), yang kemudian dikenal sebagai Festival Teater Jakarta (FTJ).

Dari panggung teater tersebut, kiprahnya berkembang hingga memasuki dunia perfilman nasional. Debutnya di layar lebar dimulai melalui film Tiga Dara Mencari Cinta pada 1980.

Namanya kemudian semakin dikenal publik melalui berbagai film bergenre komedi. Diding Boneng tercatat pernah tampil bersama grup lawak Warkop dalam sejumlah film, antara lain Godain Kita Dong (1989), Mana Bisa Tahan (1990), Bisa Naik Bisa Turun (1991), dan Masuk Kena Keluar Kena (1992).

Ia juga terlibat dalam film-film Catatan Si Boy, salah satu karya yang menjadi bagian penting dari sejarah perfilman Indonesia pada era 1980-an.

Tak Pernah Meninggalkan Teater

Meski namanya dikenal luas melalui layar lebar, Diding Boneng tidak pernah meninggalkan dunia teater yang menjadi awal perjalanan keseniannya.

Hingga masa-masa akhir kehidupannya, ia masih menunjukkan kepedulian terhadap perkembangan teater, termasuk menghadiri kegiatan Festival Teater Jakarta, khususnya di wilayah Jakarta Timur. Dalam sejumlah kesempatan, ia hadir bukan hanya sebagai penonton, tetapi juga dipercaya menjadi juri.

Konsistensinya tersebut membuat Diding Boneng tidak hanya dikenang sebagai aktor yang mampu menghibur masyarakat melalui film-film komedi, tetapi juga sebagai seniman yang memiliki kepedulian terhadap keberlangsungan seni pertunjukan dan regenerasi pelaku teater.

Kepergiannya meninggalkan ruang duka bagi banyak insan seni. Jejak panjangnya di panggung teater dan layar lebar menjadi bagian dari perjalanan sejarah seni pertunjukan Indonesia.

Seniman Aceh Sampaikan Belasungkawa

Ucapan duka juga datang dari para seniman di Aceh. Mereka menyampaikan belasungkawa mendalam atas berpulangnya Diding Boneng dan mengenang kiprahnya sebagai salah satu aktor yang telah memberikan warna bagi dunia teater dan perfilman nasional.

“Terima kasih atas dedikasi, karya, dan pengabdian Bang Diding bagi dunia teater dan perfilman Indonesia. Karyanya telah menghibur masyarakat lintas generasi,” demikian ungkapan belasungkawa dari kalangan seniman Aceh.

 

Bagi para seniman, kepergian Diding Boneng bukan sekadar kehilangan seorang aktor, tetapi juga kehilangan sosok yang telah melewati perjalanan panjang dalam dunia seni pertunjukan Indonesia.

Karya-karyanya akan tetap menjadi bagian dari ingatan masyarakat dan menjadi referensi bagi generasi yang melanjutkan perjalanan seni peran dan teater di Indonesia.

Semoga Allah SWT mengampuni segala khilaf dan kesalahannya, melapangkan kuburnya, serta menempatkan almarhum di tempat terbaik di sisi-Nya.*** (Kamaruzzaman)

Baca Lainnya

PORONEPTU Hadir di Balai Budaya Jakarta, Tafsir Ulang Primbon Jawa Lewat Seni Instalasi Pop Surealisme

4 Agustus 2026 - 21:16 WIB

Tias The Orion “Si Madura All In”, Komposer Single ‘Maafkan Aku’ Hasilkan Puluhan Juta Stream di Spotify

4 Agustus 2026 - 21:10 WIB

Vedra Banten Hidupkan Lagu “Bukan Cinta Manusia Biasa”, Tuai Pujian Juri The Icon Indonesia

4 Agustus 2026 - 15:05 WIB

Tak Hanya Jago Adegan Laga, Ismi Melinda Taklukkan Tantangan Merapi Merbabu Trail Run

3 Agustus 2026 - 15:37 WIB

Diding Boneng Tutup Usia, Jejak Tawa dan Dedikasinya Tetap Hidup di Dunia Hiburan

3 Agustus 2026 - 12:41 WIB

TISI Luncurkan Antologi Puisi Dwi Bahasa “Bahasa Ibu, Bahasa Darahku”, Octavianus Masheka: Bahasa Daerah Bagian dari Sejarah Perjuangan Kemerdekaan

3 Agustus 2026 - 08:41 WIB

Salman Yoga Akan Baca Puisi Bahasa Gayo pada Peluncuran Antologi “Bahasa Ibu, Bahasa Darahku” di TIM Jakarta

2 Agustus 2026 - 20:48 WIB

Salman Yoga S, Penyair Gayo yang Membawa Bahasa Ibu ke Panggung Sastra Nusantara

2 Agustus 2026 - 20:43 WIB

Nanda Winar Sagita Wakili Aceh di Balige Writers Festival 2026, Angkat Kisah Sisingamangaraja XII dan Aceh

2 Agustus 2026 - 17:46 WIB

Bincang Santai Sastra Puisi: Dari Kata-Kata Merawat Kebudayaan dan Kebangsaan

2 Agustus 2026 - 14:04 WIB

Trending di SENI BUDAYA