Menu ✖

Mode Gelap
AI Mengubah Wajah Demokrasi, Akademisi: Verifikasi Jadi Senjata Publik Tanam 10 Pala Tomandin di SMA Don Bosco Fakfak, Siswa Belajar Ketangguhan di Tengah El Nino KAI Services Perkuat Layanan Premium di Balik Perjalanan Nusantara Explorer KKP Percepat Sertifikasi Awak Kapal Perikanan melalui Modernisasi Pelatihan Transjakarta Laut Disiapkan, 3 Pulau Jadi Terminal Utama Juni 2027 Penerapan Biometrik Meluas, dari Registrasi SIM Card hingga Perjalanan Udara

SENI BUDAYA

Aktor Senior Diding Boneng Meninggal Dunia, Seniman Aceh Ucapkan Belasungkawa

badge-check


 Aktor Senior Diding Boneng Meninggal Dunia, Seniman Aceh Ucapkan Belasungkawa Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – Dunia seni pertunjukan dan perfilman Indonesia kembali berduka. Aktor senior Diding Boneng, yang memiliki nama asli Zainal Abidin, meninggal dunia pada Senin, 3 Agustus 2026, dalam usia 76 tahun.

Kepergian Diding Boneng menjadi kehilangan bagi keluarga, sahabat, serta para seniman yang selama puluhan tahun mengenal kiprahnya di dunia teater dan perfilman Indonesia.

Lahir pada 4 Maret 1950, Diding Boneng mengawali perjalanan keseniannya dari panggung teater. Pada 1973, ia mengikuti Festival Teater Remaja (FTR), yang kemudian dikenal sebagai Festival Teater Jakarta (FTJ).

Dari panggung teater tersebut, kiprahnya berkembang hingga memasuki dunia perfilman nasional. Debutnya di layar lebar dimulai melalui film Tiga Dara Mencari Cinta pada 1980.

Namanya kemudian semakin dikenal publik melalui berbagai film bergenre komedi. Diding Boneng tercatat pernah tampil bersama grup lawak Warkop dalam sejumlah film, antara lain Godain Kita Dong (1989), Mana Bisa Tahan (1990), Bisa Naik Bisa Turun (1991), dan Masuk Kena Keluar Kena (1992).

Ia juga terlibat dalam film-film Catatan Si Boy, salah satu karya yang menjadi bagian penting dari sejarah perfilman Indonesia pada era 1980-an.

Tak Pernah Meninggalkan Teater

Meski namanya dikenal luas melalui layar lebar, Diding Boneng tidak pernah meninggalkan dunia teater yang menjadi awal perjalanan keseniannya.

Hingga masa-masa akhir kehidupannya, ia masih menunjukkan kepedulian terhadap perkembangan teater, termasuk menghadiri kegiatan Festival Teater Jakarta, khususnya di wilayah Jakarta Timur. Dalam sejumlah kesempatan, ia hadir bukan hanya sebagai penonton, tetapi juga dipercaya menjadi juri.

Konsistensinya tersebut membuat Diding Boneng tidak hanya dikenang sebagai aktor yang mampu menghibur masyarakat melalui film-film komedi, tetapi juga sebagai seniman yang memiliki kepedulian terhadap keberlangsungan seni pertunjukan dan regenerasi pelaku teater.

Kepergiannya meninggalkan ruang duka bagi banyak insan seni. Jejak panjangnya di panggung teater dan layar lebar menjadi bagian dari perjalanan sejarah seni pertunjukan Indonesia.

Seniman Aceh Sampaikan Belasungkawa

Ucapan duka juga datang dari para seniman di Aceh. Mereka menyampaikan belasungkawa mendalam atas berpulangnya Diding Boneng dan mengenang kiprahnya sebagai salah satu aktor yang telah memberikan warna bagi dunia teater dan perfilman nasional.

“Terima kasih atas dedikasi, karya, dan pengabdian Bang Diding bagi dunia teater dan perfilman Indonesia. Karyanya telah menghibur masyarakat lintas generasi,” demikian ungkapan belasungkawa dari kalangan seniman Aceh.

Bagi para seniman, kepergian Diding Boneng bukan sekadar kehilangan seorang aktor, tetapi juga kehilangan sosok yang telah melewati perjalanan panjang dalam dunia seni pertunjukan Indonesia.

Karya-karyanya akan tetap menjadi bagian dari ingatan masyarakat dan menjadi referensi bagi generasi yang melanjutkan perjalanan seni peran dan teater di Indonesia.

Semoga Allah SWT mengampuni segala khilaf dan kesalahannya, melapangkan kuburnya, serta menempatkan almarhum di tempat terbaik di sisi-Nya.*** (Kamaruzzaman)

Baca Lainnya

Dr. Mohammad Amin, M. Sn,MA Jangan Malu Disebut Kampungan, Dangdut Justru Siap Menembus UNESCO

1 Oktober 2026 - 03:44 WIB

Mansyur S Minta Wejangan Rhoma Irama: Jangan Takut Dangdut Ditinggal Anak Muda

1 Oktober 2026 - 03:12 WIB

Rhoma Irama Menangis Saat Menonton Film Lawas, dari Pengabdian ke Perjuangan Dangdut Menuju UNESCO

30 September 2026 - 08:17 WIB

Kolaborasi Addie MS & Twilite Orchestra, Anggun, dan Judika Warnai Perayaan 81 Tahun KAI

30 September 2026 - 07:37 WIB

Mentor Bang Budi dan Lukisan Karya Anak yang Membawa Cerita Aceh Tamiang ke Jakarta

30 September 2026 - 01:37 WIB

KAI Kooperatif dalam Proses Hukum dan Pastikan Pendampingan bagi Masinis Terkait Insiden Bekasi Timur

29 September 2026 - 20:09 WIB

Bupati Aceh Tamiang Dorong Terapi Melukis untuk Pulihkan Trauma Anak Korban Bencana

29 September 2026 - 19:34 WIB

Ekraf Peduli Hadirkan Karya Anak Korban Bencana Sumatra, Pemerintah Dorong Pemulihan Lewat Seni

29 September 2026 - 18:39 WIB

Dianna Dee Full Jadwal Show, Sempatkan Cover Lagu di YouTube, 1 Minggu Tembus Setengah Juta Views

29 September 2026 - 17:10 WIB

HUT ke 81, KAI Daop 4 Semarang Menggelar Acara Baca Puisi Antar Negara

29 September 2026 - 09:44 WIB

Trending di RAGAM